Beranda Keluarga 4 Minuman Antioksidan Alami menangkal Radikal Bebas

4 Minuman Antioksidan Alami menangkal Radikal Bebas

Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan satu buah elektron dari pasangan elektron bebasnya, atau merupakan hasil pemisahan homolitik suatu ikatan kovalen. Akibat pemecahan homolitik, suatu molekul akan terpecah menjadi radikal bebas yang mempunyai elektron tak berpasangan. 

Elektron memerlukan pasangan untuk menyeimbangkan nilai spinnya, sehingga molekul radikal menjadi tidak stabil dan mudah sekali bereaksi dengan molekul lain, membentuk radikal baru. 

Radikal bebas dapat dihasilkan dari hasil metabolisme tubuh dan faktor eksternal seperti asap rokok, hasil penyinaran ultra violet, zat pemicu radikal dalam makanan dan polutan lain. 

Penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas bersifat kronis, yaitu dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk penyakit tersebut menjadi nyata. Contoh penyakit yang sering dihubungkan dengan radikal bebas adalah serangan jantung,kanker, katarak dan menurunnya fungsi ginjal. Untuk mencegah atau mengurangi penyakit kronis karena radikal bebas diperlukan antioksidan.

Antioksidan merupakan molekul yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi molekul lain.[1] Oksidasi adalah reaksi kimia yang dapat menghasilkan radikal bebas, sehingga memicu reaksi berantai yang dapat merusak sel. Antioksidan seperti tiol atau asam askorbat (vitamin C) mengakhiri reaksi berantai ini.

Untuk menjaga keseimbangan tingkat oksidasi, tumbuhan dan hewan memiliki suatu sistem yang kompleks dari tumpangsuh antioksidan, seperti glutation dan enzim (misalnya: katalase dan superoksida dismutase) yang diproduksi secara internal atau dapat diperoleh dari asupan vitamin C, vitamin A dan vitamin E.

Minuman Alami Kaya Antioksidan

Untuk mengatasi radikal bebas yang terdapat pada tubuh membutuhkan antioksidan. Semakin banyak paparan radikal bebas pada tubuh, semakin banyak pula antioksidan yang dibutuhkan. 

Berikut antioksidan alami yang dapat Bunda konsumsi secara alami, untuk mencegah dan mengurangi penyakit yang timbul dari radikal bebas, diantaranya :

  • Semangka + Lemon

Semangka terdiri dari 92% air yang membuat tubuh terhidrasi dengan baik. Semangka diketahui mengandung antioksidan lycopene kuat dalam jumlah besar, lebih tinggi daripada buah lainnya.

Kandungan antioksidan dan vitamin C yang kuat pun terkandung dalam lemon.Ketika digabungkan bersama tentu dapat membantu memerangi pembentukan radikal bebas.

  • Mangga + Nanas

Mangga merupakan buah yang kaya akan vitamin A dan flavonoid seperti beta-karoten, alfa karoten, dan beta-cryptoxanthin.Semua kandungannya ini memiliki sifat-sifat antioksidan dan membantu dalam menjaga penglihatan yang baik.

Nanas pun memiliki kandungan antioksidan yang baik seperti vitamin C dan asam fenolik.Saat dikombinasikan, kandungan antioksidannya bisa lebih banyak dan bertahan lama di dalam tubuh untuk mencegah salah satu penyakit radikal bebas seperti kanker.

  • Strawberry + Jeruk

Stroberi adalah salah satu buah kaya antioksidan yang telah terbukti melawan karsinogen. Buah ini mengandung anthocyanin, antioksidan yang melindungi tubuh terhadap penyakit kardiovaskular dan juga vitamin C yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan radikal bebas.

Jeruk juga diketahui punya banyak mengandung vitamin C, yang bila dikombinasikan dengan stroberi bisa melipatgandakan manfaat antioksidan yang dihasilkan.

  • Apel + Jambu Biji

Kaya akan antioksidan, quercetin, pektin, dan flavonoid, buah apel begitu direkomendasikan untuk dikonsumsi. Kandungannya itu bisa membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif.

Selain itu, jambu biji dikatakan sebagai buah super yang mengandung banyak antioksidan seperti vitamin A, vitamin C, dan lycopene. Jika digabungkan maka komposisi keduanya akan meningkatkan antioksidan pada tubuh untuk melawan radikal bebas.

Bahayanya penyakit kronis yang disebabkan oleh radikal bebas membuat kita harus lebih peduli terhadap makanan yang kita konsumsi. Rutin mengonsumsi buah dapat meningkatkan antioksidan dalam tubuh untuk melawan penyakit yang mungkin timbul akibat radikal bebas.