Beranda Persalinan Adakah Pengaruh Puasa Untuk Ibu Menyusui?

Adakah Pengaruh Puasa Untuk Ibu Menyusui?

Tak lama lagi bulan puasa akan datang, tapi bunda adalah new mom yang masih memberikan ASI secara eksklusif, pasti hal ini jadi dilema buat bunda yang ingin berpuasa di bulan ramadhan, tetapi tetap ingin memberikan ASI untuk memenuhi kebutuhan Si kecil.

Jika bunda merasa khawatir, apakah kegiatan puasa dapat menurunkan tingkat kualitas ASI bunda, dan apa yang harus bunda lakukan. Bunda bisa simak pembahasanya berikut ini.

Puasa Tidak Mempengaruhi Produksi ASI

Ada pengaruh tidak sih puasa dengan rasa ASI nantinya? Atau apakah saat menyusui dan berpuasa akan timbul masalah? Nyatanya tidak bunda. Bagi bunda yang ingin berpuasa dan sedang menyusui itu bukanlah masalah. Hanya saja bunda yang sedang memberikan ASI eksklusif memerlukan banyak nutrisi pendukung, untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhan Si Kecil. Berpuasa bagi bunda yang sedang di masa menyusui pun tidak begitu berdampak pada produksi ASI. 

Jika ada pertanyaan, selama puasa berat badan bunda turun, lalu apakah ini berdapak pada ASI? Penurunan berat badan bunda saat berpuasa, hanya mempengaruhi kandungan lemak dalam ASI, bukan jumlahnya. 

Ada beberapa catatan yang perlu bunda ketahui, walau bunda tetap bisa berpuasa di masa menyusui. Hal yang perlu bunda perhatikan adalah usia Si kecil, sebaiknya kegiatan menyusui lebih aman dilakukan jika Si Kecil sudah menginjak usia enam bulan. Karena pada masa tersebut ia telah mendapatkan asupan makanan dan minuman MPASI (makanan pendamping air susu ibu).

Satu hal lagi yang perlu bunda ketahui, kuantitas dan kualitas ASI tidak akan terpengaruh dengan seberapa banyak makanan yang bunda konsumsi. Maka dari itu, kegiatan menyusui saat puasa tentunya tidak akan mempengaruhi kesehatan Si kecil. Si kecil tetap memperoleh semua nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya. 

Apakah Puasa Berdampak pada Kesehatan Ibu?

Berdampak atau tidaknya puasa pada kesehatan bunda, tergantung pada konsumsi makanan dan minuman yang bunda konsumsi, jika diatur dengan baik, bunda bisa mencangkup kebutuhan nutrisi yang diperlukan untuk memproduksi ASI. Jadi bunda harus memperhatikan berapa banyak dan makanan apa saja yang akan bunda makan saat berbuka nanti dan juga untuk sahur. Ketika asupan yang bunda konsumsi kurang memenuhi kebutuhan nutrisi selama menyusui saat puasa, maka dapat berdampak pada kesehatan bunda. 

Mengapa hal tersebut dapat terjadi?. Hal ini dapat terjadi karena tubuh bunda akan mengambil nutrisi yang diperlukan untuk memproduksi ASI dari cadangan nutrisi yang ada dalam tubuh bunda. Misalnya, saat asupan kalsium buna kurang untuk memenuhi kualitas ASI, maka tubuh akan mengambil cadangan kalsium yang tersimpan dalam tulang. Dan jika bunda tidak bisa menggantikan kalsium dalam tulang yang hilang, maka bunda memiliki resiko untuk mengalami masalah tulang di kemudian hari.

Selain itu, tak kalah pentingnya bunda minum banyak air mineral. Karena bunda yang sedang menyusui akan mengeluarkan banyak cairan, sehingga dapat merasa lebih cepat haus saat puasa. Kekurangan cairan saat berpuasa, dapat menyebabkan bunda yang dalam masa menyusui bisa mengalami dehidrasi. Hal ini tentunya bisa berdampak buruk pada produksi ASI bunda. Setidaknya bunda perlu minum lebih dari 8 gelas per hari selama berpuasa untuk mencegah dehidrasi.