Beranda Persalinan Bahaya Dari Kelahiran Prematur

Bahaya Dari Kelahiran Prematur

Sebelumnya sahabat Bunda dapat memahami terlebih dahulu penyebab dari kelahiran prematur dalam link yang berjudul penyebab kelahiran prematur.

Dari kelahiran prematur, bayi yang dilahirkan membutuhkan penanganan khusus. Hal ini dikarenakan bayi yang lahir dengan usia kandungan prematur, memiliki organ yang belum sempurna dalam menjalankan fungsinya. Khususnya pada organ paru-paru, karena organ paru-paru berkembang dan siap menjalankan fungsinya pada kehamilan trimester akhir.

Berikut penanganan khusus yang akan diberikan oleh dokter saat bayi dilahirkan dengan usia kehamilan prematur, diantaranya :

  • Perawatan bayi akan dilakukan di ruangan khusus bayi yakni NICU
  • Bayi akan dimasukan ke dalam inkubator agar tetap hangat. Inkubator juga membantu sang bayi supaya suhu tubuhnya tetap normal.
  • Pemasangan sensor di tubuh sang bayi untuk memonitor sistem pernapasan, detak jantung, tekanan darah, dan suhu tubuh sang bayi.
  • Pemberian asupan cairan, nutrisi, termasuk air susu ibu melalui selang intravena yang dimasukkan melalui hidung sang bayi.
  • Bayi yang lahir dengan kondisi kulit berwarna kekuning-kuningan akan diberikan terapi cahaya bilirubin untuk mengurangi kadar bilirubin dalam tubuh.
  • Bayi yang lahir prematur seringkali kesulitan membentuk sel darah merahnya sendiri
  • Transfusi darah mungkin dilakukan untuk meningkatkan volume darah sang bayi.
  • Dokter akan memeriksa kondisi jantung sang bayi melalui pemeriksaan ekokardiogram dengan menggunakan gelombang suara.
  • Pemeriksaan USG dilakukan untuk memeriksa kemungkinan adanya pendarahan di otak, serta organ tubuh lain seperti hati dan ginjal.
  • Dokter juga akan memeriksa mata sang bayi untuk memeriksa apakah ada kelainan pada retina yang bisa mengganggu penglihatan.

Selain penanganan diatas, kemungkinan dokter akan memberikan bantuan obat-obatan jika bayi membutuhkannya.

Dampak Kelahiran Prematur Untuk Bayi

Saat bayi prematur lahir, banyak sekali gangguan jangka panjang maupun jangka pendek yang mungkin dialami. Menurut IDAI dan organisasi March of Dimes, inilah beberapa masalah kesehatan tersebut:

JANGKA PENDEK

  • Penurunan Suhu

Bayi prematur mudah mengalami penurunan suhu dibawah normal, yaitu kurang dari 36,5 derajat Celcius. Penurunan suhu ini dapat membuat bayi sesak napas, lemah, pucat, ataupun berwarna biru karena kekurangan oksigen.

  • Jaundice

Bayi prematur lebih rentan terkena sakit kuning dibanding bayi lahir cukup bulan. Penyebabnya adalah karena organ hati mereka belum berkembang sempurna, sehingga fungsinya juga belum maksimal.

  • Respiratory Distress Syndrome (RDS)

Dalam satu tahun, sekitar 23.000 bayi yang lahir kurang dari 34 minggu mengalami RDS, atau sindrom gawat napas. Hal ini disebabkan oleh paru-paru bayi yang belum matang sempurna.

  • Ketergantungan Psikologis

Secara psikologis, tingkat ketergantungan bayi pada ibunya masih sangat tinggi. Ia ingin selalu didekap seperti saat masih dalam kandungan. Maka jika bayi sudah bisa keluar dari inkubator, sebaiknya Moms memberikan perawatan metode kangguru atau skin to skin contact, agar panas badan ibu mengalir ke bayi. Inilah inkubator alami yang bebas biaya.

JANGKA PANJANG

  • Gangguan Kecerdasan

Menurut organisasi March of Dimes, kelahiran prematur dapat memberi dampak pada gangguan perkembangan dan intelektual. Masalah ini dapat mengakibatkan seseorang mengalami keterlambatan perkembangan fisik, belajar, komunikasi dan bergaul dengan orang lain, dan mengurus diri sendiri.

  • Masalah Perilaku

Masih dari sumber yang sama, kelahiran prematur juga bisa mengakibatkan masalah perilaku, termasuk cemas berlebih dan ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder.

  • Cerebral Palsy

Masalah saraf juga sering diderita anak yang lahir prematur. Masalah itu bisa jadi cerebral palsy, yang mempengaruhi otak, tulang punggung, dan saraf seluruh tubuh.

  • Asma

Masalah ini menyerang saluran pernapasan anak yang membuatnya terasa seperti tercekik. Saat baru lahir, bayi prematur juga rentan terkena apnea atau henti napas selama 20 detik atau lebih.

  • BPD

Dikenal juga dengan bronchopulmonary dysplasia, penyakit paru-paru kronis yang membuat organ tersebut tumbuh tidak normal atau bengkak. Waktu demi waktu, masalah ini bisa membaik, tetapi ia akan mengalami gejala seperti asma sepanjang hidupnya.

  • Infeksi

Sistem imun pada bayi prematur belum sempurna, sehingga mereka lebih rentan terserang virus, bakteri, atau organisme lain yang menyebabkan infeksi. Contoh infeksinya adalah pneumonia (infeksi paru-paru), sepsis (infeksi darah), dan meningitis (infeksi selaput otak).

  • Gangguan Penglihatan

Anak yang lahir prematur lebih rentang mengalami masalah penglihatan, seperti retinopathy of prematurity (ROP)

  • Gangguan Pendengaran

Masalah ini umum terjadi pada bayi prematur, yang memang lebih rentang mengalami gangguan pendengaran dibanding mereka yang lahir tepat waktu.

  • Masalah Gigi

Biasanya, bayi prematur mengalami pertumbuhan gigi yang terlambat. Selain itu warna giginya juga mudah berubah dan tumbuh berantakan.