Beranda Anak Bayi Kejang Demam, Lalu Bagaimana?

Bayi Kejang Demam, Lalu Bagaimana?

Demam pada bayi adalah saat suhu tubuh bayi mengalami kenaikan, dan menunjukan suhu di atas 38oC saat dilakukan pemeriksaan dengan termometer, beberapa bayi menjadi lebih lesu, rewel dan tidak nafsu makan/minum.

Kejang demam adalah kejang yang bisa terjadi saat demam  (umumnya demam di atas 38°C). Di usia balita, kejang demam gampang terjadi karena daya tahan tubuh anak masih belum terlalu kuat untuk menahan infeksi.

Tipe Kejang Demam

Kejang demam dibedakan dalam dua macam. Ada yang berlangsung singkat yang disebut kejang demam sederhana, ada pula yang berlangsung lebih dari 15 menit yang disebut kejang demam kompleks.  Pada kejang demam kompleks, seluruh tubuh anak akan tersentak-sentak, gemetaran, dan bola matanya bergerak-gerak tidak beraturan. Anak juga bisa menjadi tidak sadarkan diri, terkadang juga  muntah atau buang air kecil selama kejang-kejang.

Penanganan Kejang Demam

Saat Bunda mendapati demam disertai kejang pada anak dirumah, Bunda dapat melakukan hal berikut :

Lakukan 

  • Jika anak mengalami kejang demam, berusahalah untuk tetap tenang.
  • Pastikan anak berada di tempat aman, seperti lantai.  Jauhkan benda-benda yang ada di sekitarnya agar tidak jatuh menimpa anak.
  • Posisikan tubuh anak miring  ke kiri/kanan untuk mencegahnya tersedak  air liur yang banyak keluar.

Hindari / Jangan Lakukan

  • Jangan mencoba menahan anak yang sedang kejang.
  • Jangan menaruh apapun di mulut anak.
  • Jangan mencoba memberi obat penurun demam  pada saat kejang terjadi.
  • Jangan mencoba memberi anak  minum dengan tujuan menurunkan suhu tubuhnya.

Waktu Yang Tepat Membawa Ke Dokter / Rumah Sakit 

Bunda dapat membawa ke fasilitas kesehatan saat ditemui hal berikut :

  • Kejang berlangsung lebih dari 5 menit.
  • Kejang hanya melibatkan bagian tubuh tertentu, bukan seluruh tubuh
  • Anak mengalami kesulitan bernapas atau tubuhnya tampak  membiru.
  • Anak  terlihat lamban dan tidak merespons secara normal.
  • Anak  tidak kembali ke perilaku normal selama satu jam atau lebih setelah kejang.
  • Anak  terlihat mengalami dehidrasi.
  • Anak kembali kejang  dalam 24 jam.

Sebaiknya Bunda melakukan terapi sebelum kejang datang, karena penyebab kejang yang belum jelas diketahui penyebabnya secara pasti, lakukan penanganan demam secara dini sebagai upaya menghindari kejang timbul. 

Baca :  Mengenal Penyebab Demam Pada Bayi dan Penanganan Demam

Tahap Awal Penanganan Demam Anak Di Rumah