Beranda Anak Bisakah ASI Sebagai Obat Batuk Pilek Bayi ?

Bisakah ASI Sebagai Obat Batuk Pilek Bayi ?

Batuk dan pilek adalah penyakit yang sering diderita pada setiap manusia, dimana penyakit ini sangat mudah ditularkan. Namun akan menyedihkan bagi orang tua jika bayinya yang terkena batuk pilek ya Bunda. Lalu bagaimana jika bayi terserang batuk dan pilek?

Mengatasi Bayi Batuk Pilek 

Batuk pilek pada bayi dapat Bunda atasi di rumah dengan cara sederhana, berikut beberapa cara mengatasi batuk pilek pada bayi diantaranya :

  • Berikan ASI lebih sering 

ASI merupakan obat alami untuk batuk pilek si kecil nih Bunda, karena ASI mengandung Immunoglobulin A (IgA) yang banyak terdapat pada kolostrum yakni ASI berwarna kekuningan yang keluar pertama dari payudara. Zat ini melindungi bayi dari serangan infeksi dan virus apapun. 

Immunoglobulin A melapisi saluran cerna agar kuman tidak dapat masuk ke dalam aliran darah dan akan melindungi bayi hingga sistem kekebalan tubuhnya berfungsi dengan baik. Oleh sebab itu pentingnya pemberian ASI secara dini. 

Saat bayi batuk pilek maka secara alami tubuh Bunda akan mengenali penyakit yang dialami bayi, dimana sinyal penyakit tersebut dihantarkan melalui hisapan mulut bayi, kemudian ASI secara alami memproduksi antibodi lebih tinggi untuk si bayi. 

Oleh sebab itu ASI akan berubah-ubah isi/ komponennya tergantung kebutuhan bayi, setiap Bunda akan memiliki kualitas ASI yang berbeda-beda menyesuaikan bayinya masing-masing. 

Saat si kecil sedang sakit sebaiknya Bunda menyusui lebih sering, terus tawarkan si kecil ASI, agar bayi lebih banyak mendapatkan manfaat dari ASI dan lebih cepat pulih. 

  • Jemur bayi pada matahari pagi 

Saat batuk dan pilek si kecil akan menghasilkan lendir yang berlebihan, dan membuat dia tidak nyaman. Bunda dapat menjemur bayi dengan matahari pagi (jam 7-8) secara langsung dan tetap menggunakan pakaian ya Bunda. 

Jemur matahari ini akan membantu mengeluarkan lendir yang berlebihan dan meringankan gejala flu. Bunda dapat menjemur bayi selama kurang lebih 5-10 menit dengan sedikit membolak balik badan si kecil agar tidak satu sisi saja yang terkena matahari. 

Namun jika bayi mudah berkeringat (berlebihan) cukup 3-5 menit saja ya Bunda, namun lakukan secara rutin setiap hari ya Bunda. 

  • Berikan uap aromaterapi alami 

Bunda dapat memberikan uap aromaterapi secara alami untuk membantu melegakan tenggorokan si kecil. Cara membuat uap alami adalah dengan menaruh air panas dalam wadah terbuka dan teteskan beberapa tetes minyak kayu putih dalam air panas. Uap air panas yang terdapat aromaterapi akan membantu melegakan pernafasan si kecil. 

Jika Bunda memiliki alat aromaterapi akan lebih baik, karena uap akan bertahan lebih lama dan lebih praktis dalam pemakaiannya. 

Selain dengan uap, bantu si kecil mendapatkan posisi berbaring yang nyaman ya Bunda agar jalan nafasnya tidak tersumbat. Bantu dengan meninggikan area kepala dengan ganjalan bantal. 

  • Atur istirahat si kecil lebih banyak 

Jika si kecil sangat aktif bermain, tetap jadwalkan istirahat. Bantu si kecil mendapatkan kualitas istirahat yang baik dan cukup. Jika si kecil kurang enak badan akan mudah rewel. Jika perlu Bunda meluangkan waktu untuk menimangnya. Jika si kecil hanya mau tidur dalam pelukan/ gendongan Bunda, lakukan saja. Semua lelah Bunda akan berakhir jika si kecil sehat kembali. 

  • Hubungi dokter jika gejala lebih berat

Jika cara-cara tersebut tidak meringankan gejala dalam waktu lama, dan si kecil menunjukan gejala yang parah seperti demam, muntah, tidak nafsu makan, segara hubungi dokter ya Bunda, untuk membantu Bunda dalam penanganan medis secara maksimal.