Beranda Kehamilan Bolehkah menyusui saat hamil?

Bolehkah menyusui saat hamil?

 

Apakah berbahaya bila menyusui dalam keadaan hamil? Benarkah itu akan merangsang kontraksi? Sebetulnya itu adalah pertanyaan dari banyak sahabat bunda.  Sebetulnya jika tidak memliki keluhan seperti kontraksi, tidak ada perdarahan, preklamsi, prematur atau kehamilan bayi kembar itu tidak masalah atau boleh boleh saja.  Tetapi bila ada keluhan atau ada riwayat di kehamilan sebelumnya seperti keguguran maka disarankan untuk tidak menyusuinya, karena bisa merangsang hormon-hormon yang membantu proses kelahiran lebih dini. Saat ibu menyusui ada hormon oksitosin yang berkaitan dengan proses menyusui itu dapat merangsang kontraksi pada rahim. Lebih baik diperiksakan dulu ke dokter untuk dikonsultasikan.

 

Penting diperhatikan adalah kebutuhan nutrisi bunda, karena hal ini sering dilalaikan sahabat bunda tentang kebutuhan nutrisinya.

 

Usia Bayi Kebutuhan kalori per hari
<6 bulan 650 Kalori
>6 bulan 500 Kalori

 

Usia Kehamilan Kebutuhan kalori per hari
Trimester kedua 350 Kalori
Trimester ketiga 450 Kalori

 

 

Ibu hamil tanpa menyusui di trimester kedua membutuhkan sekitar 350 kalori, begitupun pada trimester berikutnya bisa bertambah sampai dengan 500 kalori. Sahabat bunda yang menyusui memang sering mengalami rasa lapar yang berlebihan, karena memang bunda yang menyusui membutuhkan beberapa kalori untuk menghasilkan asi. Ibu menyusui yang memiliki bayi kurang dari 6 bulan membutuhkan 650 kalori perhari, sedangkan diatas 6 bulan turun menjadi 500 kalori perhari karena sang bayi pelah memperoleh nutrisi dari MPASI. Jadi bila bunda menyusui dan juga hamil, maka kebutuhan kalorinya bisa ditambah antara kebutuhan menyusui dan kebutuhan kehamilan. Jadi sang bunda membutuhkan sekitar 1000 kalori perhari bila hamil sambil menyusui. Tetapi itu baru tercukupi untuk kebutuhan hamil dan menyusui, belum kebutuhan dari sang bunda sendiri. Kebutuhan orang dewasa seperti bunda membutuhkan sekitar 1500-2000 kalori per hari. Sahabat bunda disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter untuk kesehatan bunda dan sang bayi.