Beranda Anak Cara Membersihkan Botol dan Dot Dengan Peralatan Rumah Sederhana

Cara Membersihkan Botol dan Dot Dengan Peralatan Rumah Sederhana

Botol dan dot bayi merupakan sebuah peralatan yang sering Bunda gunakan saat bayi menggunakannya. Lalu bagaimana membersihkan botol dan dot yang benar?

Daya tahan tubuh bayi baru lahir terutama bayi yang lahir prematur memiliki daya tahan tubuh yang lemah. Sehingga Bunda membutuhkan perhatian ekstra terhadap kebersihan pada alat yang digunakannya.

Penggunaan botol susu dan dot yang tidak bersih membuat bayi rentan terkena penyakit, terutama diare dan muntah. Karena bakteri yang terdapat pada botol dan dot tersebut.

Cara Membersihkan 

Membersihkan botol dan dot sangat mudah, meski Bunda tidak memiliki alat sterilisasi di rumah namun Bunda dapat membersihkan dengan alat rumah tangga yang sederhana di rumah.

  • Bersihkan tangan dengan sabun sebelum membersihkan botol susu
  • Cuci bersih botol susu dan dot dengan sabun yang tidak mengandung detergen
  • Sikat seluruh sisi botol dan dot secara teliti, dan lepaskan masing-masing botol dan dot saat menyikat agar semua sisi tersikat
  • Bilas botol dan dot dengan air sampai benar-benar bersih 
  • Tiriskan botol dan dot sampai kering

Sampai tahap ini berarti Bunda membersihkan bakteri dan kuman, namun tidak semua nya hilang. Setelah botol dan dot kering Bunda dapat mensterilkan botol dan dot dengan alat steril, namun jika Bunda tidak memilikinya bisa melakukan pembersihkan dengan mengukusnya.

  • Siapkan alat kukus ,
  • Panaskan air terlebih dahulu, 
  • Setelah panas/mendidih masukan botol dan dot / alat yang akan dikukus,
  • Lakukan pengukusan kurang lebih 10-15 menit dengan api kecil,
  • Setelah selesai matikan api dan jangan buka tutupnya,
  • Setelah 5 menit dibiarkan buka tutupnya dan ambil botol dan dot yang sudah di kukus,
  • Letakkan di wadah yang bersih dan tertutup,
  • Sebaiknya wadah yang digunakan untuk menyimpan botol dan dot dikukus terlebih dahulu,
  • Botol dan dot yang tersimpan di wadah tertutup simpan dalam lemari pendingin (kulkas).

Proses ini diberi nama Disinfeksi tingkat tinggi (DTT) yaitu tindakan yang dilakukan untuk menghilangkan semua mikroorganisme kecuali endospora bakteri dengan cara merebus.

Kapan sebaiknya botol dan dot disterilkan/ DTT

  • Lakukan saat Bunda membeli botol / dot baru
  • Saat bayi sakit
  • Bunda merasa botol kotor, atau setelah berpergian

Seiring dengan bertambahnya usia bayi, setelah bayi berumur lebih dari 1 tahun, mensterilkan botol bayi biasanya sudah tidak diperlukan. Hal ini karena daya tahan bayi sudah lebih baik dan sudah lebih kebal terhadap serangan penyakit.

Menurut saran para ahli, sampai usia bayi paling tidak 6 bulan sampai 1 tahun untuk mensterilkan botol. Dulu, direkomendasikan agar botol susu disterilkan setiap selesai digunakan tapi kini, itu tidak perlu lagi dilakukan, Bunda hanya perlu lakukan dengan minimal 1x sehari saat pagi, atau saat – saat yang sudah dijelaskan diatas. Namun jika Bunda ingin melakukannya setiap kali botol digunakan karena memiliki banyak botol dan waktu  tentu tidak masalah.