Beranda Anak Jenis-Jenis Makanan Penambah Serat Untuk Si Kecil 

Jenis-Jenis Makanan Penambah Serat Untuk Si Kecil 

Jenis-Jenis Makanan Penambah Serat Untuk Si Kecil - Halamanbunda.com

Memilih makanan berserat tinggi tidak hanya baik untuk dewasa melainkan untuk si kecil. Anak-anak adalah kelompok usia yang rentan mengalami masalah sembelit. Dengan memenuhi kebutuhan seratnya Bunda dapat mencegah masalah sembelit pada anak. 

Banyak jenis-jenis makanan yang mengandung serat, namun terdapat jenis makanan tertentu yang memiliki kandungan serat yang tinggi, dimana jenis makanan tersebut dapat digunakan sebagai makanan si kecil. 

Daftar makanan berserat untuk anak

Terkadang, anak-anak tidak terlalu menyukai sayur dan buah-buahan sehingga akan menyulitkan Bunda untuk memenuhi kebutuhan seratnya, Itu sebabnya, Bunda perlu putar otak untuk memberikan makanan berserat yang disukai anak.

Beberapa jenis makanan berserat yang mungkin bisa membuat anak lebih bersemangat, antara lain: 

  1. Oatmeal

Salah satu jenis makanan berserat tinggi yang cocok untuk anak Bunda adalah oatmeal. Cobalah untuk sesekali mengganti sereal atau roti ketika sarapan dengan oatmeal gandum utuh. 

Makanan sehat dan enak ini umumnya mengandung sekitar 4 gram serat ketika sudah dimasak. Selain sehat, Bunda pun bisa mencampurkan oatmeal dengan buah atau sirup favorit anak Bunda, seperti strawberry, kayu manis, atau sirup maple. 

  1. Roti gandum

Alih-alih menyediakan roti putih, Bunda bisa menghidangkan roti gandum di dalam menu sarapan untuk Bunda dan anak. Di dalam roti gandum terdapat serat sebanyak 2 gram setiap irisannya. 

Hampir sama dengan oatmeal, memilih roti gandum sebagai menu sarapan anak bisa membuat mereka semangat karena dapat memilih isian roti sesuai dengan kesukaan mereka. Misalnya, selai kacang dan jelly atau selai coklat. 

  1. Nasi merah

Jika anak Bunda gemar makan nasi, nasi merah merupakan makanan berserat yang patut mereka coba. Sebagai pengganti nasi putih, nasi merah mengandung lebih banyak serat dan vitamin E. 

Walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dimasak, nasi merah memiliki rasa yang cukup unik, sehingga bisa dicampur dengan masakan yang kaya akan serat lainnya. Contohnya, menghidangkan nasi merah dengan kacang-kacangan. 

  1. Pasta gandum utuh

Bosan dengan nasi? Bunda bisa menggantinya dengan pasta gandum. Pasta yang terbuat dari tepung gandum utuh ini termasuk makanan yang berserat tinggi karena mengandung sekitar 2 gram serat per ½ mangkuk kecil. 

Selain itu, Bunda bisa menambahkan berbagai macam daging dan sayuran untuk menyelipkan protein dan zat lainnya agar kebutuhan nutrisi dan serat anak tercukupi.

  1. Apel

Bunda juga bisa menyajikan apel untuk memenuhi kebutuhan serat anak. Agar lebih bervariasi, Bunda bisa memberikan anak salad buah berisi campuran apel, pir, pisang, dan taburan almond di atasnya.

Satu buah apel berukuran sedang (sekitar 100 gram) mengandung 2,6 gram serat.

  1. Popcorn

Popcorn atau berondong jagung adalah makanan berserat tinggi yang sulit ditolak oleh anak karena biasanya dimakan saat menonton sebuah film. Ternyata, tiga mangkuk kecil popcorn mengandung 2 gram serat, sehingga baik untuk memenuhi asupan serat anak.

Jika Bunda khawatir kandungan gula pada popcorn yang dijual di pasaran terlalu tinggi, Bunda bisa memasaknya sendiri dengan menggunakan bahan yang jauh lebih sehat, seperti memakai minyak zaitun. 

Selain itu, usahakan untuk mengurangi tambahan pemanis, seperti karamel, agar tidak merusak gigi anak. Jangan lupa bahwa jagung berondong hanya cocok untuk anak-anak yang sudah berusia di atas 4 tahun karena dikhawatirkan balita yang mengonsumsinya bisa tersedak. 

Sekarang, bukan alasan lagi bahwa makanan berserat kebanyakan membosankan untuk anak Bunda. Masih ada berbagai pilihan yang bisa Bunda coba untuk memenuhi kebutuhan serat harian anak.