Beranda Kehamilan Kapan Kepala Janin Sudah Harus Memutar Ke Bawah Rahim?

Kapan Kepala Janin Sudah Harus Memutar Ke Bawah Rahim?

Seiring berkembangnya janin dan semakin kuatnya otot janin maka janin akan semakin sering bergerak dan berputar di dalam rahim. Pada usia kehamilan 28 minggu Bunda akan semakin sering merasakan janin bergerak dan menendang.

Namun Posisi apakah yang normal saat proses persalinan ?

Posisi normal ini disebut dengan posisi anterior, atau disebut juga dengan posisi chepalic.

Idealnya, ketika lahir posisi bayi adalah dengan posisi kepala ke bawah, wajahnya menghadap ke punggung ibu, posisi dagu bayi mendekati dada nya sendiri, dan bagian kepala belakang bagian atas siap masuk ke panggul ibu.

Bagian kepala ini adalah bagian yang dapat menekan serviks ibu dan membuka jalan persalinan.

Kapan Waktu Yang Tepat Kepala Janin Berada Di Posisi Bawah?

Usia kehamilan di minggu ke-30 merupakan saatnya posisi bayi berubah menuju ke bawah. Waktu bayi dengan posisi kepala di bawah ini bisa berbeda-beda pada beberapa ibu hamil. Ada yang bayinya mencapai posisi ini saat minggu ke 32, 34, dan 36.

Namun yang perlu dikhawatirkan jika bayi tidak berputar balik hingga usia kehamilan mencapai lebih dari 36 minggu. Ada beberapa usaha yang perlu dilakukan untuk mencegah lahir dengan posisi yang seperti ini. Coba Anda konsultasikan dengan dokter Anda.

Namun jangan panik, ada juga bayi yang memutar posisinya memang baru di saat mendekati waktu persalinannya.

Bagaimana Jika Telah Mendekati Hari Lahir Namun Posisi Kepala Belum Normal?

Mendekati hari kelahiran jika masih pada kondisi yang tidak ideal, dokter biasanya akan memberikan teknik ECV (External Cephalic Version). Prosedur ini merupakan teknik penekanan di daerah perut. Kondisi ini akan membuat rasa tidak nyaman bagi Bunda, tapi cara ini aman untuk dilakukan. Pada saat menggunakan teknik ini, detak jantung bayi akan dipantau dengan sangat ketat.

Namun, jika teknik ECV tidak berhasil dilakukan, maka dokter biasanya menawarkan untuk melahirkan dengan metode operasi caesar. Cara ini lebih aman untuk bayi yang berada pada posisi lahir yang tidak tepat.

Bagaimana Mengatasi Posisi Kepala Janin Yang Masih Belum Berada Dibawah?

  • Posisi Telentang

Berbaringlah di lantai yang telah dialasi karpet atau matras yoga. Letakkan sebuah bantal di bawah pinggul Bunda agar posisi perut lebih tinggi dari kepala.

Bila kepala Bunda terasa tak nyaman, bisa juga menggunakan bantal di kepala, dengan catatan menambah jumlah bantal di bawah pinggul agar posisinya tetap lebih tinggi dari kepala.

Kemudian bernapaslah dalam-dalam dan perlahan. Usahakan badan menjadi serileks mungkin, tahan posisi ini selama 15 menit.

Lakukan sebanyak tiga kali setiap hari. Hasilnya akan lebih efektif jika perut Bunda dalam keadaan kosong dan bayi sedang aktif.

  • Posisi Berlutut Dengan Kedua Tangan (Sujud)

Letakkan kedua lutut dan telapak tangan di lantai, kemudian doronglah bagian panggul ke atas sehingga rahim lebih tinggi dari kepala (posisi seperti bersujud).

Dalam posisi ini, bergoyanglah ke depan dan ke belakang secara pelan. Lakukan selama 5-15 menit.

Pastikan Bunda memakai alas yang nyaman agar tangan dan lutut tidak langsung bersentuhan dengan lantai. Bunda juga bisa memakai penyangga agar lebih nyaman. Lakukan sebanyak dua kali dalam sehari.

BACA JUGA : Ciri-Ciri Posisi Bayi Sungsang Paling Mudah Diketahui