Beranda Konsepsi Kebiasaan Buruk Saat Menstruasi

Kebiasaan Buruk Saat Menstruasi

Menstruasi merupakan sebuah siklus bulanan yang terjadi pada wanita subur. Bagi wanita subur yang belum menikah akan mengalami menstruasi yang menandakan sel telur yang matang tidak dibuahi oleh sperma, maka akan melebur bersama bangkal plasenta bersama darah menstruasi.

Disaat menstruasi terjadi perlukaan di dalam rahim, sehingga setiap wanita yang mengalami menstruasi merasakan nyeri seperti kram perut dan membutuhkan perawatan yang berbeda saat tidak haid.

Banyak wanita subur yang menjalani menstruasi melakukan hal yang seharusnya  tidak dilakukan, hal tersebut yang paling sering adalah jarang mengganti pembalut.

Hal Buruk Yang Harus Dihindari

Banyak kebiasaan yang kurang baik yang sahabat Bunda lakukan saat menstruasi yang tanpa disadari, berikut hal yang harus sahabat Bunda hindari (kebiasaan buruk)  saat menstruasi, diantaranya :

  • Konsumsi Makanan Asin

Kebiasaan buruk yang pertama tentunya memang sangat sulit untuk dihindari. Pasalnya, sesuatu yang berhubungan dengan makanan membuat kita mengabaikan akan hal tersebut. Makanan asin tentunya memiliki kandungan yodium yang sangat tinggi. Namun, rasa yang sedap dan juga nikmat sangat memungkinkan wanita untuk mengkonsumsinya secara berlebih.

Hal yang perlu sahabat Bunda tahu bahwa mengkonsumsi makanan asin yang berlebih pada saat menstruasi akan menyebabkan tidak nyaman dan juga rasa kembung pada perut. Untuk itu, sebisa mungkin kita harus menghindari dalam mengkonsumsi makanan asin terutama pada saat PMS dan juga menstruasi.

  • Jarang Mengganti Pembalut

kebiasaan buruk pada saat menstruasi yang kedua memang sangat sering dilakukan oleh wanita subur yang sedang menstruasi. Hal ini dikarenakan menganggap sepele akan pembalut yang telah dipenuhi dengan darah.

Hal yang harus sahabat Bunda tahu bahwa pembalut yang sudah penuh dengan darah haid sangat rentan terkena kuman dan juga bakteri loh Bunda.

Jarang mengganti pembalut dan bahkan menggunakannya seharian justru akan mengundang banyak penyakit pada bagian reproduksi sahabat Bunda, terutama bagian serviks dan rahim.

Darah kotor tentunya menjadi sarang bakteri dan juga kuman, terlebih lagi pembalut yang tidak diganti selama seharian penuh.

Selain itu, pembalut yang sering bocor karena sudah tidak dapat menampung darah tentunya dapat menimbulkan radang pada organ reproduksi. Radang pada organ reproduksi tentunya ditandai dengan munculnya bintik merah, basah, gatal, perih dan juga menimbulkan bau yang tidak sedap.

  • Terlalu Banyak Minum Soda

Banyak wanita subur yang sedang menstruasi menganggap minum soda saat menstruasi akan membuat darah semakin deras keluar, dan menstruasi menjadi cepat selesai.

Teori tersebut sangatlah salah ya sahabat Bunda, yang benar adalah saat memasuki waktu menstruasi wanita subur dilarang mengkonsumsi soda loh.

Hal ini dikarenakan soda mengandung kafein yang tentu akan memperburuk keadaan dan juga gejala yang tidak nyaman pada wanita nantinya.

Mengonsumsi minuman yang berkarbonasi dan juga kafein dapat meningkatkan denyut jantung dan juga tekanan darah. Selain itu, kafein dapat menyebabkan nyeri menstruasi dan juga PMS yang semakin meningkat. Kondisi tersebut dapat lebih memperburuk keadaan seperti masalah tidur, kecemasan, kecapekan yang hebat serta ketegangan yang berlebih.

Konsumsi kafein yang tinggi setiap harinya dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara loh sahabat Bunda.

  • Salah Dalam Membersihkan Vagina

Melakukan pembersihan vagina dengan benar adalah hal yang sangat dibutuhkan saat menstruasi, agar bakteri dan kuman tidak bersarang di area vagina, terutama vagina luar yang bisa menyebabkan bau tak sedap dan gatal di area vagina.

Teknik dalam membersihkan vagina tentunya harus dilakukan dengan tepat. Untuk membersihkan vagina, tentunya harus memastikan terlebih dahulu apakah darah yang ada di seputar vagina sudah bersih. Jika sudah, lakukan pembersihan pada vagina dari arah depan ke arah belakang, bukan sebaliknya.

Jika membersihkan vagina dengan cara sebaliknya yaitu dari belakang ke depan, sangat memungkinkan bakteri dan juga kuman yang ada di sekitar anus akan masuk ke vagina dan terkontaminasi dengan darah menstruasi. Kondisi tentunya membuat organ reproduksi wanita menjadi rentan terkena penyakit.

  • Begadang

selain mengonsumsi kafein dan juga minuman bersoda, begadang menjadi kebiasaan buruk pada saat menstruasi yang kerap dilakukan. Ketika seorang wanita sedang mengalami siklus menstruasi tentunya menjadi cara terbaik untuk mengembalikan sistem metabolisme pada tubuh. Selain itu, tidur yang cukup dapat dapat memperbaiki suasana hati sehingga mood kita akan lebih baik loh sahabat Bunda.

Jika tubuh seorang wanita sedang mengalami menstruasi dan sering begadang tentunya sistem imun dan juga suasana hati menjadi terganggu. Untuk itu, diharapkan jika sedang menstruasi harus memiliki kualitas tidur yang sangat baik. Setidaknya tidur selama delapan jam setiap harinya.

  • Pemakaian Pembersih Vagina

Kebiasaan buruk pada saat menstruasi yang kerap dilakukan oleh wanita ialah menggunakan cairan pembersih terutama yang mengandung wewangian.

Sabun atau cairan pembersih yang digunakan tentunya mengandung bahan kimia dan juga pengawet. Jika digunakan pada saat menstruasi tentunya akan menimbulkan reaksi iritasi dan juga alergi.

Pada dasarnya, vagia wanita memiliki cairan pembersih alami yang berasal dari rahim. Vagina tentunya memiliki aroma yang khas sehingga tidak perlu diberikan pewangi lagi.

Jika sahabat Bunda ingin menggunakan sabun pembersih kewanitaan tentunya harus menggunakan sabun yang tidak akan mempengaruhi keseimbangan pH dan bakteri pada kewanitaan. Alangkah baiknya, jika menggunakan cairan pembersih yang mengandung povidone-iodine.

  • Terlalu Banyak Minum Es

Memasukkan air es ke dalam kebiasaan buruk pada saat menstruasi memang terbilang klise. Namun, kebiasaan buruk tersebut memang menjadi hal yang harus diperhatikan.

Hal ini dikarenakan dengan mengonsumsi air es dapat menyebabkan darah tertinggal pada dinding rahim dalam kurun waktu tertentu. Darah yang menumpuk tentunya dapat berubah menjadi kista dan dapat memicu kanker pada rahim.

  • Melakukan Hubungan Seksual

Melakukan hubungan seksual adalah hal yang harus dihindari saat sedang menstruasi. Bukan hanya hal yang buruk ni sahabat Bunda, tetapi juga merupakan hal yang tidak boleh dilakukan.

Melakukan hubungan seksual saat menstruasi akan meningkatkan penularan penyakit seksual dan timbulnya infeksi

Hal tersebut dikarenakan virus dan juga kuman yang ada pada penis akan terkontaminasi dengan darah haid sehingga sangat mungkin terjadinya penyebaran virus dan kuman di organ reproduksi wanita yaitu rahim.

Ketika virus dan juga kuman berada di dalam rahim tentunya sangat beresiko seorang wanita mengalami penyakit seksual menular. Penyakit radang panggul tentunya sangat mungkin untuk berkembang pada saat atau sesudah siklus menstruasi berhenti.

Meningkatnya kemungkinan terjadinya infeksi sangat tinggi, hal ini dikarenakan leher rahim wanita akan lebih terbuka sehingga virus dan juga bakteri akan mudah masuk kedalam rahim. Untuk itu sangat dilarang melakukan hubungan intim saat menstruasi ya sahabat Bunda.

  • Tidak Berolahraga

Jika seorang wanita sudah jarang melakukan olahraga tentunya tidak menutup kemungkinan untuk merasakan nyeri yang luar biasa pada saat sedang menstruasi.

Olahraga tentunya dapat membuat tubuh seorang wanita menjadi lebih baik dan juga terhindar dari rasa nyeri ketika sedang menstruasi. Untuk itu, lebih baik lakukan olahraga meskipun sedang menstruasi karena akan menghindarkan diri dari rasa nyeri pada saat menstruasi. Dan jadikan kebiasaan berolahraga meski tidak sedang menstruasi agar tubuh menjadi rileks dan nyeri haid berkurang.

  • Douching

Douching adalah melakukan penyemprotan air ke vagina untuk membersihkan vagina. Tentunya, teknik membersihkan vagina dengan cara menyemprotkan cairan ke bagian dalam vagina sangatlah dilarang terutama saat menstruasi.

Hal ini dikarenakan teknik douching dapat mengganggu keseimbangan pH alami yang ada pada vagina. Selain itu, teknik douching dapat menimbulkan kuman dan juga infeksi dalam jangka panjang.

Tetap menjaga kebersihan diri dan area vagina adalah cara yang paling ampuh untuk menjaga kesehatan reproduksi wanita agar terhindar dari resiko infeksi, penyakit seksual menular, bau tak sedap bahkan yang paling mengerikan adalah kista atau kanker dan kemandulan nih sahabat Bunda.

BACA JUGA :