Beranda Anak Kenapa Anak Susah Makan?

Kenapa Anak Susah Makan?

Kenapa Anak Susah Makan-Halamanbunda.com

Memiliki anak yang susah makan akan membuat Bunda khawatir dan mudah emosional saat memasuki waktu makan si kecil. Aktivitasnya yang semakin aktif namun makanan yang dikonsumsi cenderung sedikit. Saat itu pula Bunda akan khawatir apakah si kecil mendapatkan cukup nutrisi untuk pertumbuhannya. 

Perlu Bunda ketahui saat memasuki usia anak 1 sampai 5 tahun, anak akan mengalami fase penurunan nafsu makan, dan dalam beberapa pekan nafsu makan akan naik kembali, dan terus begitu. Berdasarkan literatur penurunan nafsu makan pada anak adalah hal yang normal. 

Penyebab Nafsu Makan Si Kecil Menurun

Saat menginjak usia satu hingga lima tahun, balita bisa tidak mengalami kenaikan berat badan pada tiga sampai empat bulan di setiap tahunnya dan hal ini normal. Selain itu, memang akan selalu ada fase balita mengalami penurunan nafsu makan. 

Nafsu makan si Kecil dikontrol pada otaknya, mereka akan makan sebanyak yang mereka butuhkan untuk pertumbuhan dan energinya. Namun, ada banyak orang tua yang memaksa si Kecil untuk makan lebih banyak dari yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Memaksa si Kecil makan sesuai porsi yang Bunda terapkan justru bisa menjadi faktor nafsu makan si Kecil berkurang.

Berapa Lama Nafsu Makan Si Kecil Rendah?

Saat Bunda sudah bisa membiarkan si Kecill menentukan seberapa banyak makanan yang ia ingin konsumsi, maka masalah ini biasanya akan berkurang pada 2 hingga 4 pekan. Setelah itu, nafsu makan si Kecil akan meningkat, saat ia sudah semakin besar dan memiliki kebutuhan yang lebih besar.

Bantu Tingkatkan Nafsu Makan Si Kecil

Berikut beberapa tips yang dapat Bunda terapkan untuk meningkatkan nafsu makan si kecil, diantaranya :

  • Percayakan Si Kecil Mengenal Sendiri Porsi Makannya.

Si Kecil akan makan sesuai dengan kebutuhannya. Otak si Kecil akan memastikan ia sudah mengonsumsi cukup kalori untuk perkembangan dan energi normal. Tugas Bunda adalah menyediakan menu yang seimbang untuk si Kecil.

  • Siapkan  Satu Camilan Ringan.

Bunda bisa berikan si Kecil satu camilan ringan di antara waktu makan namun ingat, salah satu alasan paling umum mengapa si Kecil menolak makan adalah karena perutnya sudah kenyang dengan banyaknya camilan yang ia makan. Prioritas si Kecil haruslah pada makanan besar, ia hanya boleh memakan cemilan saat lapar ketika jam makan masih cukup lama.

  • Jangan Suapi Si Kecil Bila Ia Bisa Makan Sendiri.

Orang tua yang memiliki anak susah makan biasanya suka menyuapi anaknya. Namun saat si Kecil sudah cukup besar dan mampu makan sendiri (umumnya usia 15 bulan), maka biarkan ia makan sendiri. Jika si Kecil lapar, maka ia akan menyuap makanannya sendiri. Hal ini juga baik untuk menghindari tantrum di saat waktu makan.

  • Sajikan Porsi Kecil untuk Si Kecil.

Nafsu makan si Kecil bisa turun seketika ia melihat porsi makan yang besar. Jika Ibu membiasakan porsi makan yang sering, ia biasanya mampu untuk menghabiskan ini. Jika porsi tersebut masih membuatnya lapar maka tunggu sampai ia yang minta makanannya ditambah.

  • Jadikan Waktu Makan Menyenangkan.

Ajak si Kecil terlibat dalam proses persiapan masakan, juga libatkan ia dalam obrolan akan efektif untuk mengurangi tantrum si Kecil di waktu makan.

Baca : Mengenali Waktu Yang Tepat Pemberian Vitamin Susah Makan Pada Anak