Beranda Persalinan Kenapa ASI Bercampur Darah? Yuk Kenali Penyebabnya.

Kenapa ASI Bercampur Darah? Yuk Kenali Penyebabnya.

Beberapa Bunda yang sedang masa laktasi mungkin akan panik ketika melihat ASI berdarah saat sedang memompa ASI. Sebenarnya, ini biasa terjadi pada semua Ibu menyusui. 

Beberapa tanda bahwa ASI bercampur darah mungkin tampak melalui warna ASI perah atau Bunda melihat ada sedikit bercak darah pada bibir si kecil. Untuk lebih lanjut berikut tanda-tanda ASI bercampur darah. 

Tanda-tanda ASI bercampur darah

ASI bisa berubah warna seperti warna ASI berdarah. Alasan warna ASI bisa berubah seperti ASI berdarah tidak hanya dikarenakan darah tetapi juga karena pewarna makanan atau buah bit. 

Berikut ini adalah beberapa tanda ASI bercampur darah: ASI berwarna merah terang, merah muda, hitam, hijau zaitun dan coklat. Terdapat bintik-bintik hitam darah pada kotoran bayi yang telah mengonsumsi ASI berdarah. Bunda perlu tahu bahwa jika pendarahan berlanjut melewati beberapa hari pertama ini maka Bunda harus memeriksakannya ke dokter.

Penyebab ASI berdarah

Sedikit darah yang ada dalam ASI di hari-hari pertama menyusui adalah hal cukup umum. Hal ini terjadi dikarenakan perubahan yang terjadi pada payudara saat awal masa menyusui. Payudara Bunda mengalami perubahan baik pada bentuk, ukuran, fungsi dan lainnya sejak awal menyusui.

Hal ini penting untuk mendukung produksi ASI sebagai makanan bayi. Bunda tidak perlu berhenti menyusui si kecil. Menemukan darah dalam ASI tidak selalu menunjukkan masalah serius. Sebaiknya, Bunda mengenali penyebab umum mengapa ASI bercampur darah.

Berikut penyebab yang menimbulkan ASI berdarah, diantaranya:

  1. Puting pecah-pecah

Penyebab paling umum dari ASI berdarah adalah puting pecah-pecah. Bagi Ibu menyusui yang memiliki puting datar maka akan cenderung berakibat pada puting pecah-pecah pada masa menyusui. Rasa perih yang akan terasa saat bayi menghisap atau saat Bunda sedang memompa ASI.

Sering kali, darah pun tersembur keluar walau hanya setitik darah. Selain itu, masalah puting lainnya juga menyebabkan ASI bercampur darah, yakni seperti melepuh, eksim, sayatan, dan goresan di areola dan puting. Semuanya ini juga bisa menyebabkan perdarahan dan membuat ASI bercampur darah.

Cara mengatasi masalah puting bisa dengan memakai salep khusus. Carilah salep melalui resep dokter yang aman untuk bayi dan Bunda. Tidak perlu panik, terus menyusui juga bisa mempercepat penyembuhan puting yang pecah-pecah.

  1. Mastitis

Mastitis juga bisa menjadi penyebab ASI berdarah. Mastitis adalah infeksi payudara yang dapat menghasilkan ASI bercampur darah dari payudara yang terinfeksi. Gejala lain dari masitias seperti kemerahan, bengkak, nyeri, dan demam biasanya hadir dengan mastitis.

  1. Pecahnya kapiler

Kapiler adalah pembuluh darah kecil di payudara Bunda. Pembuluh darah ini dapat menjadi rusak karena tidak menggunakan pompa payudara dengan benar, atau trauma lain pada payudara Bunda. Kapiler yang rusak mengakibatkan darah dapat bocor ke dalam ASI sehingga ASI bercampur darah.

Oleh karena itu, gunakanlah pompa payudara dengan benar. Ikuti petunjuk penggunaan pompa payudara dengan benar untuk menghindari kerusakan payudara Bunda. Pilihlah kecepatan dan hisapan yang nyaman dan tidak mengiritasi payudara Bunda.

  1. Sindrom pipa rusty

Darah akan mengalir ke payudara Bunda dengan cepat mulai sejak ASI mulai diproduksi. Darah dari tahap pembesaran payudara vaskular ini dapat meresap ke dalam saluran ASI.

Hal ini menyebabkan kolostrum menjadi coklat, oranye, atau warna karat. Sindrom pipa berkarat terlihat lebih sering terjadi pada Bunda yang baru pertama kali melahirkan. Itu tidak berbahaya atau menyakitkan, dan biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

  1. Kanker Payudara

Penyebab lainnya ASI berdarah adalah penyakit kanker payudara. Ada beberapa bentuk kanker payudara, seperti karsinoma duktal dan penyakit Paget, yang dapat menyebabkan perdarahan dari puting. Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk waspada saat ASI bercampur darah.

  1. Papilloma intraductal

Ketika ASI berdarah maka bisa jadi ada perdarahan merah dari puting yang tidak berhubungan dengan puting yang sakit dan rusak atau penyebab yang telah disebutkan sebelumnya. Akan tetapi, hal itu bisa disebabkan oleh papilloma intraductal. Papilloma intraductal adalah pertumbuhan tumor jinak kecil di payudara yang tidak bersifat kanker. Papilloma intraductal ini merusak saluran susu yang menyebabkan keluarnya cairan berdarah dari puting Bunda.

Sebaiknya Bunda tetap kenali mengapa ASI bisa berdarah, dan jika terdapat gejala yang tidak sepantasnya atau membuat Bunda tidak nyaman, segeralah periksakan ke dokter ya Bunda untuk menghindari hal yang membahayakan untuk Bunda dan si kecil.