Beranda Persalinan Kenapa Banyaknya ASI Setiap Ibu Berbeda?

Kenapa Banyaknya ASI Setiap Ibu Berbeda?

Bagi Bunda yang saat ini sedang melalui proses laktasi, harus diketahui jangan pernah mendengar dan membandingan sendiri banyaknya jumlah ASI yang Bunda miliki dengan orang lain, karena banyak faktor yang mempengaruhi jumlah ASI yang Keluar.

Perlu Bunda pahami bahwa ASI akan diproduksi sesuai dengan kebutuhan. Artinya semakin banyak ASI yang dikeluarkan dari payudara, semakin banyak juga produksi ASI yang dihasilkan. Jika ASI yang sudah diproduksi dan tidak dikeluarkan dari payudara Bunda, maka produksi ASI akan menurun menyesuaikan kebutuhan. Sebab itulah mengapa Bunda tidak boleh membandingkan jumlah ASI Bunda dengan yang lain. 

Faktor yang mempengaruhi produksi ASI 

Selain mengikuti kebutuhan, produksi ASI juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang diantaranya : 

  • Jumlah alveoli (tempat memproduksi ASI) setiap wanita berbeda, alveoli akan berkembang sejak masa remaja dan tumbuh sebagai tempat memproduksi ASI saat masa kehamilan, tentu jumlah ini tidak akan sama. 
  • Masalah berat badan, berat badan yang kurus dan obesitas tentu akan mempengaruhi produksi ASI nih Bunda, jadi sebaiknya jaga asupan nutrisi agar cukup sehingga tidak kurus atau obesitas. 
  • Bayi yang mengalami kesulitan menghisap atau tidak melakukan perlekatan dengan benar, hal ini mempengaruhi produksi ASI selanjutnya, karena jika payudara tidak dikosongkan secara sempurna maka produksi ASI akan menurun, sekali lagi produksi akan menyesuaikan kebutuhan, jadi pastikan kosongkan payudara dengan maksimal ya Bunda. 
  • Frekuensi menyusui yang tidak maksimal, membuat produksi menurun. Sama seperti penjelasan di atas ya Bunda, produksi akan menyesuaikan kebutuhan. 
  • Asupan makanan, Produksi ASI sangant dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi oleh Bunda. Oleh karena itu Bunda perlu menyantap makanan yang mengandung gizi seimbang secara teratur.
  • Keadaan psikis Bunda tak kalah pentingnya dalam proses kelancaran ASI. Karena refleks keluarnya ASI sangat dikontrol oleh perintah yang dikirim oleh hipotalamus. Bila Bunda dalam keadaan stress, cemas, khawatir, tegang dan sebagainya, ASI tidak akan turun dari alveoli menuju puting. Umumnya hal ini terjadi pada hari-hari pertama menyusui.
  • Perawatan payudara yang benar akan memperlancar produksi ASI. Oleh karena itu sebaiknya perawatan payudara dilakukan saat Bunda masih dalam masa kehamilan.
  • Penggunaan KB 

Kunci bagi Bunda yang ingin memiliki produksi ASI melimpah 

Memegang prinsip ASI akan keluar sesuai dengan kebutuhan, maka yang paling penting untuk menjaga produksi ASI adalah mengeluarkannya secara maksimal dan konsisten, berikut tips yang dapat Bunda lakukan :

  • Bagi Bunda yang akan bekerja kembali setelah masa cuti, jangan pikir panjang untuk segera memompa dan menyimpannya ke kulkas secara teratur setiap 2-3 jam sekali meski malam hari, hal ini akan menjaga produksi ASI tetap banyak dan persediaan ASI terjamin. Meski Bunda memompa ASi maka Bunda wajib tetap menyusui secara langsung, dan lakukanlah pompa setelah Bunda menyusui secara langsung. 
  • Bagi Bunda yang full day 24 jam dengan si kecil, sebaiknya tetap melakukan pompa ASI minimal sampai usia si kecil 6 Bulan, agar produksi tetap banyak. Meski hasil pompa tidak diberikan ke anak, Bunda tetap dapat menyimpannya ke kulkas dan memberikannya ke yang membutuhkan (menjadi donor ASI). 
  • Lakukan pompa secara konsisten setiap 2-3 jam sekali, saat anak sudah dapat MPASI, dan Bunda berkeinginan memberikan ASI genap 2 tahun, Bunda dapat melonggarkan jadwal memompa menjadi 3-4 jam sekali setelah anak usia 6 bulan. 
  • Terapkan pola hidup sehat dengan istirahat yang cukup, hindari stres, tidak merokok dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Bunda boleh makan apapun tanpa ada pantangan, karena jika Bunda happy dan nutrisi terpenuhi maka kelancaran ASI akan terjaga. 

Selain cara diatas pastikan juga Bunda mencukupi kebutuhan cairan tubuh, karena sejatinya komposisi utama ASI adalah air, maka Bunda harus mencukupi cairan tubuh. Bila diperlukan Bunda dapat mengonsumsi pelancar ASI, madu, susu kacang-kacangan yang dapat menunjang produksi ASI Bunda. Jangan pernah menyerah ya Bunda, jika kondisi tidak memuaskan bagi Bunda, segeralah melakukan konsultasi ke tenaga kesehatan untuk memecahkan masalah yang Bunda hadapi. 

Baca : Tips Memperbanyak ASI