Beranda Konsepsi Makanan Penyubur Untuk Program Hamil

Makanan Penyubur Untuk Program Hamil

Merencanakan kehamilan saat ini mulai mudah nih sahabat Bunda, karena sudah terdapat klinik infertilitas yang khusus mengatasi infertilitas atau bagi pasangan yang ingin melakukan program bayi tabung beberapa rumah sakit sudah menyediakan fasilitas tersebut.

Program kehamilan yang dilakukan dengan tenaga ahli memang tidak murah ya sahabat Bunda, nah saat sebelum memutuskan untuk melakukan program kehamilan di klinik, bisa Bunda coba menggunakan makanan yang dapat meningkatkan kesuburan.

Produk susu dan turunannya

Susu dan turunannya seperti keju dan yoghurt dapat meningkatkan kesuburan nih sahabat Bunda, selain enak produk susu dan turunannya juga bermanfaat untuk kesehatan tulang dan gigi. Bunda dapat mencari susu murni yang lebih sedikit bahan tambahannya, sifatnya alami dan menyegarkan.

Kacang-kacangan 

Mengkonsumsi kacang-kacangan dan turunannya bermanfaat untuk kesuburan nih sahabat Bunda, karena kandungan proteinnya yang mengoptimalkan kematangan indung telur. Kacang-kacangan dan turunannya dapat mudah sahabat Bunda dapatkan di pasar dan swalayan seperti kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai, kacang almond, dan tauge.

Kerang 

Makanan ini sangat penting untuk meningkatkan kesuburan karena mengandung kadar zinc yang tinggi untuk membantu pembentukan sel telur. Selain itu, kandungan vitamin B12 yang ada juga berguna untuk menjaga hormon estrogen tetap dalam keadaan stabil serta membantu pelekatan sel telur yang sudah dibuahi.

Karbohidrat Kompleks 

Jika selama ini sering sering mengkonsumsi nasi putih atau roti tawar, coba ganti dengan produk yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti beras merah, roti gandum, atau sereal biji-bijian utuh untuk meningkatkan kesuburan. 

Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks lebih lama dicerna oleh tubuh sehingga membantu menjaga kestabilan gula darah serta insulin. Hal ini baik bagi sistem reproduksi, karena jika kadar insulin naik maka akan mengganggu produksi hormon yang berhubungan dengan reproduksi. Sebuah penelitian di Belanda menemukan bahwa wanita yang memiliki kadar gula darah tinggi memiliki kemungkinan 50 persen lebih kecil untuk hamil.

Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, selada, dan kale memiliki kandungan tinggi akan folat dan vitamin B. Sejumlah penelitian menemukan bahwa dua jenis zat gizi tersebut membantu meningkatkan ovulasi. Sayuran hijau juga baik untuk dikonsumsi pria karena kandungan folatnya dipercaya dapat meningkatkan kualitas sperma.

Daging

Daging sapi dan daging ayam yang memiliki kadar lemak rendah untuk dikonsumsi. Selain memiliki kadar protein tinggi, daging juga mengandung zat besi. Namun, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi daging lebih dari 3 porsi per hari, karena terlalu banyak mengonsumsi protein hewani malahan justru bisa menurunkan tingkat kesuburan.

Ikan

Lemak omega-3 merupakan zat yang baik untuk mengoptimalkan kinerja sistem reproduksi dan meningkatkan kesuburan dengan cara membantu hormon reproduksi dan memperlancar peredaran darah ke organ reproduksi. Zat ini bisa temukan pada ikan laut, seperti salmon, tuna, dan mackerel. Tapi, hindari mengonsumsi produk ikan kalengan karena mengandung pengawet. Bunda juga bisa mendapatkan omega-3 dari almond, kenari, atau telur yang diperkaya dengan omega-3.

Buah

Buah-buahan berwarna cerah seperti beri dan pisang juga bisa dikonsumsi untuk meningkatkan kesuburan. Beri kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk mengurangi kerusakan sel, meningkatkan kesehatan secara menyeluruh, dan meningkatkan kesuburan. Adapun pisang mengandung vitamin B6 yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan reproduksi karena bisa merawat sel telur dengan baik.