Beranda Anak Manfaat IMD (Inisiasi Menyusui Dini)

Manfaat IMD (Inisiasi Menyusui Dini)

IMD (Inisiasi Menyesui Dini) merupakan gerakan nasional yang dilakukan pemerintah untuk memberikan edukai pemberian ASI (Air Susu Ibu) sejak dini yang sangat bermanfaat untuk bayi dalam masa keemasannya.

Badan kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan proses IMD dilakukan satu jam pertama segera setelah bayi lahir. Proses IMD dilakukan dengan menempatkan Bayi dalam posisi tidur tengkurap di antara perut dan dada Bunda, meletakan jati – jari bayi di kedua payudara Bunda.

Secara alami bayi akan mencari puting Bunda tanpa dibantu, kemudian dengan alamiah pula bayi akan menghisap puting Bunda. Lakukan dan biarkan bayi melakukan proses ini sampai 1 jam pertama. Keberhasilan bayi mencari puting secara alamiah pada umumnya setelah 1 jam, atau adapula yang lebih cepat.

IMD merupakan langkah pertama untuk bayi memulai proses menyusui. Dan tahap yang sangat bermanfaat untuk bayi dan juga Bunda. Apasajakah manfaat IM, yuk kita simak sahamat Bunda.

Mendapaatkan Kesempatan Bayi Mendapatkan Kolostrum

Kolostrum merupakan tetesan ASI pertama yang keluar dari payudara Bunda yang memiliki banyak manfaat yang bernutrisi dan meningkatkan daya tahan tubuh bayi  secara alamiah. Kolostrum memiliki warna kuning pekat, ketal dan hanya dihasilkan sebanyak kurang lebih 1 sendok teh saja.

Setelah kolostrum keluar maka selanjutnya akan di ikuti ASI dengan warna kuning pula namun tidak pekat dan kental seperti kolostrum. Seiring berjalannya waktu ASI akan berubah dari kekuningan menjadi putih.

Memberikan Kehangatan Pada Bayi

Sesuai cara IMD yaitu bayi diletakan dengan tidur tengkuran di antara perut dan dada Bunda, maka disitulah tempat yang sangat hangat yang mendekati kehangatan (suhu) saat bayi masih didalam rahim.

Suhu yang ideal untuk menghangatkan bayi merupakan dekapan di dada Bunda. Dekapan dan suhu tubuh Bunda merupakan suhu yang memiliki rupa yang mirip dengan suhu rahim. Saat bayi baru lahir akan merasakan suhu yang sangat berbeda. Jika dibiarkan mendapatkan suhu yang dingin maka bayi akan mengalami hipotermia, maka suhu tubuh di antara dada dan perut Bunda lah, suhu yang sangat baik untuk menghindari terjadinya hipotermia.

Mendukung Keberhasilan ASI Esklusif

Inisiasi menyusui dini diketahui menunjang keberhasilan ASI eksklusif hingga setidaknya bayi berusia 4 bulan. Pemberian ASI eksklusif dianjurkan hingga bayi berusia 6 bulan, namun boleh dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun. Masa-masa emas usia bayi sangat membutuhkan nutrisi yang pas dan tidak berlebih. Makanan terbaik untuk bayi sampai 6 bulan adalah ASI saja. Dan Bunda dapat melanjutkan dengan MP-ASI (makanan pendamping ASI) sampai usia 2 tahun. Setelah 2 tahun Bunda dapat melatih untuk menghentikan pemberian ASI pada bayi Bunda.

Memperkuat Hubungan Antara Bunda dan Bayi

Bukti menunjukkan bahwa kulit bayi yang bersentuhan langsung dengan kulit Bundanya (skin-to-skin contact) segera setelah lahir,  dapat menciptakan keintiman yang lebih dalam dengan sang Bunda. Lebih jauh, kulit tubuh bayi yang bersentuhan langsung dengan kulit tubuh Bundanya merupakan cara efektif untuk menenangkan bayi sakit, yang dapat dilakukan kapan saja.  Tatapan Bunda dengan Bayi juga merupakan memberikan interaksi batin dan mencurahkan kasih sayang dengan Bayi. Hal ini juga membuat sang Bunda nyaman, bahkan bayi akan merasakan curahan kasih sayang yang diberikan oleh Bunda.

Meningkatkan Kesehtan Bayi

Inisiasi menyusui dini dapat mengurangi angka kematian bayi baru lahir. Selain itu, dapat meningkatkan kesehatan, tumbuh kembang, dan membantu membangun daya tahan tubuh bayi. Kemudian, ASI juga sangat baik untuk kesehatan sistem pencernaan bayi.

Inisiasi menyusui dini harus Bunda dan Ayah diskusikan dengan tenaga kesehatan yang membantu proses persalinan Bunda. Agar dapat mewujudkan IMD 1 jam pertama segera setelah lahir. Yakinkan pada diri  bahwa Bunda dapat melakukannya.

Adapun kondisi tertentu seperti tindakan operasi caesar, yang membuat Bunda tidak bisa melakukan IMD segera setelah bayi lahir. Karena kondisi Bunda, Maka yakinkan pada Bunda tetap memulai menyusui setelah Bunda memiliki kekuatan dan diizinkan oleh Dokter setelah melihat kondisi Bunda.

Komunikasikan pada Keluaraga dan tempat pelayanan kesahatan Bunda agar memberikan ASI saja pada Bayi Bunda dan sebisa mungkin menghindari susu formula, jika Bunda tidak memiliki kelainan. IMD dan ASI Esklusif akan berhasil jika Bunda yakin dan keyakinan Bunda didukung oleh seluruh keluarga.

2 KOMENTAR