Beranda Kehamilan Manfaat Jagung Untuk Ibu Hamil

Manfaat Jagung Untuk Ibu Hamil

Jagung – merupakan makanan yang mudah didapat dan dikelola sesuai selera. Beberapa orang yang sedang melakukan diet, biasanya akan menggantikan karbohidrat yang didapat melalui nasi dialihkan ke jagung.

Selain sebagai pengganti nasi saat proses diet, jagung juga besar manfaatnya untuk kesehatan Bunda yang sedang hamil. Berikut beberapa manfaat jagung untuk Bunda yang mengkonsumsinya saat hamil, diantaranya:

 

  • Mengatasi Anemia

 

Manfaat jagung untuk ibu hamil adalah bisa mengatasi anemia. Anemia adalah salah satu masalah yang sering terjadi pada ibu hamil. Ibu hamil membutuhkan sel darah merah yang lebih banyak untuk membantu pertumbuhan janin. Jagung mengandung zat besi, vitamin B dan folat yang tinggi. Semua jenis zat ini berperan untuk mengatasi anemia sehingga ibu hamil memiliki kondisi yang lebih sehat.

 

  • Menjaga berat badan janin

 

Beberapa bayi yang dilahirkan dari Bunda yang kekurangan nutrisi biasanya memiliki berat badan yang rendah. Konsumsi jagung bagi Bunda saat hamil akan mencegah bayi kekurangan nutrisi sehingga bayi lahir dengan sehat dan berat badan yang cukup.

 

  • Mendukung perkembangan tulang dan otot

 

Janin membutuhkan beberapa asupan mineral seperti zat besi, tembaga, fosfor, dan magnesium untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi. Semua mineral ini ternyata ditemukan dalam jagung. Manfaat jagung untuk ibu hamil sangat mendukung perkembangan tulang pada janin, mencegah cacat tulang dan sekaligus memelihara fungsi ginjal.

 

  • Memelihara kesehatan jantung

 

Manfaat jagung manis yang bisa didapatkan tubuh adalah berkat kandungan kaliumnya. Dalam setiap 100 gram jagung mengandung sekitar 389 mg kalium. Kalium berperan untuk memelihara kesehatan denyut jantung dan mengurangi risiko penimbunan plak pada arteri. Selain itu, manfaat jagung untuk ibu hamil penting untuk meningkatkan pembangunan sistem sinyal jantung dan saraf pusat pada janin.

 

  • Sumber energi untuk ibu hamil

 

Jagung dipercaya bisa meningkatkan tenaga ibu hamil yang biasanya merasa lemah karena gangguan mual dan muntah yang terjadi pada 3 bulan pertama. Dalam setiap 100 gram jagung mengandung sekitar 5 mg protein, ini adalah jumlah protein yang cukup untuk membantu asupan makanan ibu hamil.

 

  • Memacu fungsi otak janin

 

Jagung menjadi sumber thiamin yang sangat tinggi. Thiamin diperlukan oleh janin untuk membentuk perkembangan sel-sel otak dan mendukung fungsi kognitif pada bayi. Perkembangan otak pada janin sudah dimulai sejak dalam kandungan. Bahkan cara menjaga kehamilan dengan asupan thiamin yang cukup akan mendukung kecerdasan yang sangat baik untuk bayi.

 

  • Mencegah sembelit

 

Sembelit adalah gangguan yang sangat umum terjadi pada periode awal kehamilan. Produksi hormon progesteron mempengaruhi usus sehingga pencernaan ibu hamil menjadi lebih lambat. Masalah ini bisa diatasi dengan konsumsi jagung yang cukup selama kehamilan. Manfaat jagung untuk ibu hamil ini bisa rasakan berkat kandungan seratnya yang tinggi yang membuat usus ibu hamil bekerja lebih baik dan mencegah sembelit.

 

  • Mencukupi kebutuhan folat

 

Folat adalah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh ibu hamil terutama pada trimester pertama. Folat diperlukan oleh janin untuk pembentukan sel saraf. Bayi yang dilahirkan dengan kondisi kekurangan folat biasanya mengalami cacat tabung saraf dan sulit untuk ditangani. Bunda dapat mengkonsumsi jagung untuk mencukupi kebutuhan folat.

 

  • Membantu mengontrol gula darah

 

Manfaat jagung yang terakhir adalah kemampuannya mengontrol kadar gula darah. Jagung termasuk dalam kelompok makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga baik untuk Bunda yang mengalami prediabetes, suatu keadaan yang menunjukkan Bunda berisiko mengalami diabetes melitus tipe 2.

Sumber karbohidrat yang didapatkan dari sayuran yang mengandung pati dapat menjadi salah satu pilihan yang baik, jagung adalah salah satunya. Pilihan lainnya adalah kentang, lobak, dan pisang.

Saatnya jadikan jagung sebagai variasi menu sehat harian Bunda dan keluarga di rumah yah. Jangan lupa seimbangkan menu sehat lainnya sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang Bunda.