Beranda Anak Manfaat Kunyit Untuk Ibu Menyusui

Manfaat Kunyit Untuk Ibu Menyusui

Kunyit adalah rempah-rempah alami yang sering digunakan sebagai bumbu masakan dan juga bahan dari jamu tradisional Indonesia. 

Bagi Bunda yang sudah memasuki era modern dan banyak menemui vitamin untuk menyusui dengan kemasan yang menarik dan iming-iming kelengkapan nutrisi untuk menyusui, perlu Bunda ketahui manfaat kunyit untuk Ibu menyusui sangatlah baik dan sayang sekali jika di sia-siakan. 

Manfaat Kunyit

Jamu berbahan kunyit sejak dahulu selalu digunakan untuk konsumsi para Ibu pasca melahirkan, bukan karena tanpa sebab loh Bunda, ternyata kunyit mengandung manfaat yang baik bagi Ibu menyusui. 

Berikut manfaat kunyit jika Bunda konsumsi secara rutin saat proses menyusui, diantaranya :

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Menurut sebuah laporan tentang manfaat kunyit bagi kesehatan manusia, kandungan kurkumin pada kunyit terbukti dapat mengurangi risiko peradangan tubuh. 

Hal ini karena kunyit mengandung senyawa kurkumin yang bersifat antijamur, antibakteri, dan antivirus. Ketiganya berperan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga menjauhkan Bunda dari virus dan bakteri selama menyusui. Dengan begitu, si kecil pun akan jauh dari gangguan penyakit. 

  1. Mengurangi peradangan

Tidak hanya meningkatkan sistem imun, manfaat kunyit untuk Ibu menyusui ternyata juga dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan pada payudara. 

Pada beberapa kasus, seorang Bunda dapat merasakan nyeri saat menyusui bayinya akibat kelenjar susu yang tersumbat dan menyebabkan payudara membengkak. Nah, ternyata, krim topikal (salep) kurkumin mampu membantu mengatasi masalah tersebut. 

Pada tahun 2014 terdapat sebuah penelitian mengenai kemanjuran krim kurkumin untuk mengurangi peradangan terhadap penderita mastitis laktasi.

Di dalam penelitian tersebut dilibatkan 63 Ibu menyusui yang diolesi krim tersebut selama 3 hari setiap 8 jam. 

Hasil dari penelitian tersebut memang tidak menunjukkan perbedaan yang drastis, tetapi cukup meyakinkan. Setelah 72 jam, para Ibu menyusui tersebut melaporkan bahwa rasa nyeri dan ketegangan pada payudara mereka sedikit berkurang. 

Walaupun penelitian menunjukkan gejala mastitis laktasi pada Ibu menyusui berkurang, konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum menggunakan kunyit sebagai pengobatan alternatif. 

  1. Menjaga berat badan

Ibu menyusui mungkin agak kesulitan menjaga berat badannya karena nafsu makan yang besar demi kelancaran produksi ASI. Supaya berat badan mereka tetap stabil, tentu ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh Ibu menyusui. 

Olahraga hingga mengatur pola makan bisa jadi salah satu caranya. Namun, tahukah Bunda bahwa kunyit ternyata bisa membantu Bunda mengatasi masalah berat badan tersebut?

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2013, penggunaan kunyit sebagai pengobatan alternatif obesitas ternyata terbukti cukup efektif. Hal tersebut dikarenakan kurkumin yang ada pada kunyit dapat menekan peradangan yang menghambat perubahan jaringan adiposa (sel lemak).

Jika sel lemak diproduksi secara berlebihan, tentu dapat membuat lemak Bunda tertimbun di dalam tubuh (adipositas). Kondisi tersebut dapat berujung pada obesitas. 

Para Ibu menyusui dapat memperoleh manfaat ini hanya dengan mengonsumsi satu sendok teh bubuk kunyit untuk menjaga berat badan mereka tetap sehat. 

  1. Mengatasi masalah pencernaan

Tidak jarang Ibu menyusui mengalami masalah pencernaan karena perubahan dari masa kehamilan ke masa menyusui. Hal ini disebabkan karena tubuh kembali melakukan penyesuaian.

Biasanya, masalah konstipasi dan perut kembung menjadi salah satu yang sering dikeluhkan. Kunyit rupanya juga punya manfaat untuk meringankan masalah ibu menyusui yang satu ini.

Kandungan serat dalam kunyit dipercaya mampu mengurangi gas pada perut Bunda yang menjadi penyebab perut kembung dan konstipasi.

  1. Menyamarkan stretch marks

Selain baik untuk kesehatan Bunda, manfaat kunyit untuk Ibu menyusui lain yang bisa Bunda dapatkan adalah menyamarkan stretch marks. Setelah melahirkan, banyak wanita yang mengeluhkan semburat tipis yang ada di paha merusak penampilan mereka. 

Nah, selain dari krim dari dokter, mungkin Bunda dapat mencoba krim mengandung kunyit untuk memudarkan garis tersebut. Pasalnya, kunyit mempunyai antioksidan yang dapat meningkatkan fungsi sel membran kulit. 

Jika sel membran kulit bekerja dengan maksimal, Bunda bisa mengucapkan selamat tinggal pada stretch marks di tubuh Bunda.

Cara penggunaan:

  • Campurkan 1/2 sdt bubuk kunyit dengan 2 sdt minyak zaitun
  • Aduk menjadi pasta
  • Oleskan pada area yang terdapat stretch mark
  • Tunggu selama 15 menit dan bilas hingga bersih
  1. Membantu mengurangi risiko depresi postpartum

Depresi postpartum merupakan gangguan kesehatan mental yang sangat umum terjadi di kalangan wanita yang baru saja melahirkan. Penyebabnya pun beragam, seperti kurang tidur, stres, dan berawal dari rasa cemas yang berlebihan.

Nah, manfaat kunyit juga dapat digunakan untuk membantu Bunda yang habis melahirkan dan menyusui untuk mengatasi masalah ini. Rempah yang satu ini bisa meningkatkan fungsi otak dan hormon dopamin yang mampu meningkatkan suasana hati.

Belum ada penelitian yang benar-benar membahas pengaruh kunyit terhadap depresi setelah melahirkan (postpartum). Untuk itu Ibu menyusui perlu berkonsultasi lagi dengan dokter untuk manfaat kunyit yang satu ini.

  1. Membantu mencerahkan kulit

Setelah melahirkan dan menyusui, para Bunda cenderung mendapatkan berbagai masalah kulit. Pilihan pengobatannya pun terbatas karena obat-obatan tertentu dapat mempengaruhi produksi ASI. 

Biasanya, Ibu menyusui yang punya masalah kulit harus berkonsultasi dulu ke dokter sebelum memutuskan menggunakan pengobatan tertentu.

Nah, selain penggunaan obat dari dokter, Bunda juga dapat memanfaatkan kunyit sebagai cara lain untuk membantu mengatasi masalah kulit Bunda. Kunyit sendiri diketahui memiliki manfaat untuk mencerahkan warna kulit.

Manfaat kunyit ini akan berpengaruh jika Bunda gunakan secara rutin dan konsisten, namun jika ada reaksi alergi Bunda dapat menghentikan penggunaannya dan melakukan konsultasi ke dokter ya Bunda. 

Baca : Cara Efektif Menaikan Berat Badan Bayi