Beranda Anak Memahami Kesehatan Anak dengan Warna Feses

Memahami Kesehatan Anak dengan Warna Feses

Selama menjadi orang tua baru, pasti Bunda saat ini sudah sering membersihkan BAB si kecil dan mendapati warna feses yang berbeda-beda. Sejak baru lahir hingga tumbuh besar warna feses berbeda-beda.

Ternyata warna feses memiliki arti yang berbeda dan merupakan sinyal dari kondisi tubuh. Berikut warna feses dan arti dari warna tersebut :

Hitam Pekat 

Warna feses hitam pekat dan berbentuk lengket adalah bentuk feses pada bayi baru lahir. Feses ini akan keluar selama kurang lebih 3 hari sejak bayi dilahirkan, beberapa kasus ada yang lebih cepat atau lebih lama. 

Feses tersebut adalah mekonium, kotoran yang tersimpan dalam tubuh bayi selama dalam kandungan. Hal ini warna feses yang normal ya Bunda. 

Kuning Keemasan Hingga Kecoklatan

Warna ini merupakan warna yang umum dan menunjukan kondisi tubuh sehat. Karena warna kuning merupakan warna yang dihasilkan oleh empedu, sehingga jika warna feses kuning maka makanan yang dikonsumsi dapat dicerna secara optimal oleh tubuh. 

Kehijauan

Jika feses anak berwarna kehijauan, maka disebabkan oleh warna empedu. Pada keadaan normal, makanan saat berada di usus halus akan bercampur dengan empedu. Nah, makanan tersebut kemudian akan mengalami penyerapan dan sisanya akan diteruskan ke usus besar. Saat di usus besar, feses kemudian akan mengalami suatu proses yang akan menyebabkan perubahan warna menjadi kuning atau cokelat.

Tetapi, bila feses di usus besar hanya bertahan dalam kurun waktu yang singkat, maka feses tidak akan memiliki kesempatan atau waktu untuk mengalami perubahan warna tersebut. Kondisi ini sering disebut dengan rapid transit atau penurunan waktu singgah di usus besar, yang akhirnya membuat warna feses anak menjadi hijau.

Putih atau seperti dempul 

Feses juga bisa berwarna putih seperti dempul. Hal ini disebabkan tidak adanya warna empedu yang mewarnai. Jika hal ini terjadi, maka kemungkinan besar ada gangguan pada saluran empedu atau yang disebut sebagai atresia bilier.

Jika warna feses anak seperti dempul, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.  

Kemerahan atau kehitaman 

Warna feses kemerahan atau kehitaman, umumnya karena adanya perdarahan saluran cerna. Feses yang berwarna merah bercampur lendir dengan konsistensi cair, merupakan pertanda disentri. 

Namun, jika warna feses anak hitam, ini merupakan tanda perdarahan saluran cerna di bagian atas seperti kerongkongan dan lambung. Sedangkan, jika warna feses merah segar seperti darah dan menetes, umumnya karena adanya kelainan pada usus besar bagian bawah, seperti polip, hemoroid, luka di daerah anus (fisura ani).

Secara umum, warna feses normal bervariasi antara kuning, kecoklatan, dan kehijauan dan tidak terlalu berkaitan langsung dengan penyakit pada bayi dan anak. Bila ditemukan warna feses yang putih seperti dempul, merah darah, hitam seperti ter atau kopi, hijau tua disertai diare, barulah Bunda perlu curiga adanya penyakit yang serius pada si kecil.