Beranda Anak Membedakan Jerawat dan Eksim Pada Kulit Bayi

Membedakan Jerawat dan Eksim Pada Kulit Bayi

Masalah kulit seringkali dialami oleh bayi, hal ini karena kulit bayi yang tipis dan sensitif. Masalah kulit yang sering muncul seperti jerawat dan eksim. Namun dua masalah kulit ini sulit dibedakan oleh orang tua.

Masalah kulit seperti jerawat merupakan masalah ringan dan akan mudah hilang dengan sendirinya, sedangkan eksim akan menimbulkan rasa gatal yang hebat sehingga sangat mengganggu kenyamanan bayi.

Perbedaan Ciri Jerawat dan Eksim

Jerawat dan eksim sama-sama ditandai dengan bercak kemerahan pada kulit, tapi keduanya disebabkan oleh hal yang berbeda. Jerawat pada bayi muncul akibat perubahan hormon pada tubuh Bunda.

Sementara itu, eksim merupakan kondisi genetik ketika tubuh hanya dapat memproduksi sel lemak yang disebut ceramide dalam jumlah sedikit. Dan berikut perbedaan ciri keduanya :

Jerawat 

  • Warna dan penampilan

Jerawat yang timbul pada bayi memiliki dua jenis yaitu jerawat neonatal alias bayi baru lahir tampak seperti jerawat putih, komedo, atau bintil kemerahan yang mungkin berisi nanah pada kulit. Sementara jerawat infantil (yang muncul pada usia 3-6 bulan) bisa muncul dalam bentuk komedo hitam, komedo putih, atau membentuk kista.

  • Usia bayi saat gejala muncul

Pembentukan jerawat pada bayi berbeda sesuai jenisnya. Jerawat neonatal muncul dalam waktu 6 minggu pertama setelah kelahiran. Berbeda dengan jerawat neonatal, jerawat infantil biasanya baru muncul saat bayi berusia 3-6 bulan.

  • Tempat munculnya gejala

Jerawat lebih banyak muncul pada area tertentu seperti dahi, dagu, kulit kepala, leher, dada, dan punggung.

  • Pemicu gejala

Ada berbagai faktor yang dapat membuat gejala jerawat pada bayi semakin parah. Faktor tersebut di antaranya paparan susu formula, bahan pakaian yang dicuci dengan detergen kuat, atau produk kebersihan yang justru menimbulkan iritasi.

Eksim

  • Warna dan penampilan

Kulit yang terkena eksim biasanya tampak memiliki bercak merah dengan permukaan yang kering, kasar, dan gatal. Jika terinfeksi, eksim akan tampak berwarna kuning dengan benjolan berisi nanah pada bagian tengahnya.

  • Usia bayi saat gejala muncul

Eksim dapat terjadi pada beberapa bulan awal usia bayi, terutama pada bulan pertamanya. Namun, ciri-ciri eksim pada bayi umumnya muncul di antara usia 6 bulan hingga 5 tahun.

  • Tempat munculnya gejala

Selama enam bulan pertama kehidupan si kecil, penyakit ini muncul pada wajah, pipi, dan kulit kepala. Beberapa bayi pun bisa mengalaminya pada persendian lengan dan kaki.

  • Pemicu gejala

Berbeda dengan jerawat, eksim dapat bertambah parah bila kulit bayi menjadi kering, terpapar pemicu iritasi dan pemicu alergi, serta terkena panas dan keringat. Kondisi seperti stres juga dapat memperparah iritasi dan rasa gatal.

Jerawat dan eksim pada bayi memiliki ciri-ciri yang hampir mirip. Gejalanya pun hanya berlangsung selama sementara dan Bunda bisa mengatasinya dengan mudah.

Perbedaannya, eksim merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Pengobatan eksim hanya bertujuan untuk menghilangkan gejala dan mencegahnya muncul kembali. Namun eksim akan menghilang seiring pertumbuhan si kecil. Menjaga kelembaban kulit si kecil sangat  membantu untuk menghindari terjadinya jerawat dan eksim.