Beranda Anak Mengenal Penyebab Karies Gigi Pada Anak

Mengenal Penyebab Karies Gigi Pada Anak

Karies gigi adalah kerusakan gigi yang ditandai dengan munculnya lubang. Karies gigi tidak diatasi dengan benar akan menjadi masalah yang panjang. 

Tanda karies gigi

Tanda karies gigi diantaranya:

  • Sakit gigi
  • Gigi sensitif
  • Nyeri ringan hingga tajam saat mengonsumsi makanan manis, panas, atau dingin
  • Lubang yang terlihat pada gigi
  • Noda berwarna cokelat, hitam, atau putih pada permukaan gigi
  • Nyeri saat Anda menggigit makanan.

Penyebab karies gigi

Penyebab utama karies gigi adalah plak yang menumpuk di permukaan gigi. Plak terbentuk dari sisa-sisa makanan, kotoran, dan bakteri di dalam mulut.

Jarang sikat gigi dan sering mengonsumsi makanan yang manis dapat mempercepat pertumbuhan plak. Ketika Anda makan makanan manis, bakteri di dalam mulut akan menghasilkan asam. Asam pada plak mengikis mineral pada enamel luar gigi yang keras. 

Proses terkikisnya enamel ini disebut dengan erosi enamel. Lama-lama proses erosi ini dapat menyebabkan lubang-lubang kecil pada enamel gigi. Nah, lubang inilah yang disebut dengan karies.

Faktor karies gigi

Faktor-faktor resiko munculnya karies gigi, antara lain :

  • Makanan manis dapat memicu lubang pada gigi. Bakteri di dalam mulut sangat menyukai gula. Ketika Anda makan makanan yang manis, bakteri akan menggerogoti sisa gula pada gigi. Semakin banyak gula yang dimakan bakteri, maka semakin banyak pula asam yang dihasilkannya. Ludah yang bercampur dengan asam inilah yang dapat membentuk plak gigi. Bila Anda tidak membersihkan gigi dengan benar, plak akan mengikis enamel gigi sehingga menghasilkan lubang kecil di permukaan gigi.
  • Makanan asam, sering makan makanan yang asam juga dapat memicu gigi berlubang. Paparan asam yang tinggi pada rongga mulut dapat mengikis lapisan enamel gigi. Enamel gigi yang terus-terusan terkikis dapat menyebabkan gigi sensitif gigi berlubang.
  • Refluks asam lambung, orang yang punya riwayat penyakit asam lambung, seperti GERD atau maag, lebih mungkin mengalami karies. Asam lambung yang naik sampai ke mulut dapat mengenai gigi, dan lama-lama dapat memicu kerusakan gigi.
  • Air liur yang sedikit, air liur berperan penting untuk menjaga kelembapan rongga mulut Anda. Di samping itu, air liur juga membantu membersihkan sisa-sisa makanan dari gigi dan mengurangi bakteri pada mulut. Bila produksi air liur Anda sedikit, maka plak akan mudah terbentuk dan menyebabkan pembusukan.

Pengobatan karies gigi di rumah

Supaya lubang pada gigi tidak semakin besar, berikut beberapa hal yang perlu Bunda lakukan, diantaranya:

  • Sikat gigi setidaknya 2 kali sehari pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.
  • Gunakan sikat gigi berbulu lembut dengan kepala sikat yang kecil atau pas di rongga mulut.
  • Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Fluoride adalah mineral yang bermanfaat untuk melindungi sekaligus menjaga kekuatan enamel gigi.
  • Bersihkan gigi dengan benang (floss) untuk membersihkan sela-sela gigi setidaknya 1 kali sehari setelah menyikat gigi. 
  • Bersihkan pula lidah Anda secara rutin untuk mencegah penumpukkan plak di permukaan lidah.
  • Kumur dengan air atau obat kumur setelah mengonsumsi makanan dan cemilan. 
  • Banyak minum air putih untuk merangsang produksi air liur.
  • Batasi makanan yang terlalu manis, asin, berlemak, dan mengandung banyak minyak.
  • Perbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan.
  • Rajin konsultasi ke dokter gigi untuk pembersihan dan pemeriksaan gigi.