Beranda Kehamilan Mengenali Kram Perut Saat Hamil Trimester III

Mengenali Kram Perut Saat Hamil Trimester III

Memasuki kehamilan trimester III Bunda akan merasakan perut yang mulai membesar dan sesekali merasakan perut terasa kram dan kencang. Terdapat beberapa penyebab yang membuat perut menjadi kram dan terasa kencang. 

Penyebab Perut Kram Saat Hamil Trimester III

Berikut beberapa penyebab timbulnya kram perut saat hamil trimester III, diantaranya :

  • Perubahan ukuran rahim

Seiring dengan tumbuhnya janin dalam rahim, jaringan ikat atau ligament yang menghubungkan tulang panggul dan rahim akan meregang sehingga rahim terasa kencang.

Kram perut juga mungkin muncul saat kamu melakukan aktivitas sehari-hari seperti saat sedang berolahraga, berusaha bangun dari kursi atau tempat tidur, bersin, tertawa, batuk dan beberapa aktivitas lain yang kerap membuat gerakan secara tiba-tiba. Pada saat hamil tua, kram perut karena hal sepele juga bisa saja terjadi.

  • Posisi rahim

Saat janin tumbuh, rahim juga bergerak miring ke kanan atau ke kiri. Akibatnya rahim bisa menjadi kencang atau mengalami kontraksi. Hal inilah yang memungkinkan Bunda merasakan kram perut lebih sering saat hamil.

  • Gas berlebihan dalam perut

Karena kehamilan, proses pencernaan akan menjadi lebih lambat dalam mencerna makanan. Saat makanan lebih lama berada di usus besar, makin banyak gas yang diproduksi.

Gas tersebut biasanya bukan hanya di dalam perut, tapi menjalar di bagian punggung dan dada. Gas inilah yang membuat perut makin mengencang dan menyebabkan kram.

  • Setelah berhubungan seks

Sebagai induksi alami, dokter biasanya menyarankan Bunda dan Ayah untuk berhubungan seks. Akan tetapi, orgasme dapat menyebabkan kram perut saat hamil yang kerap diikuti dengan sakit pinggang ringan.

Cara Mengatasi Kram Perut Saat Kehamilan Trimester III

Beberapa tips untuk mengatasi kram perut yang dapat Bunda lakukan untuk mengurangi rasa sakit dan meredakan kram, diantaranya :

  • Rileks sejenak ya Bunda, jangan bergerak spontan saat kram karena akan memebuat nyeri dan sulit bergerak selanjutnya. 
  • Berbaring untuk meredakan nyeri. Jika nyeri di bagian kiri, berbaring ke arah kanan atau sebaliknya. 
  • Sebisa mungkin posisikan kaki lebih tinggi dari kepala dan gunakan bantal sebagai pengganjal. 
  • Hela nafas dalam sesering mungkin sampai kram berkurang dan menghilang.