Beranda Konsepsi Menyiapkan Generasi Terbaik Dimulai Sejak Rencana Kehamilan

Menyiapkan Generasi Terbaik Dimulai Sejak Rencana Kehamilan

Memiliki keturunan yang bermanfaat dan menjadi insan yang terbaik adalah dambaan setiap calon orang tua. Keberhasilan anak menjadi insan yang terbaik tidak hanya karena konsep pendidikan dan asuhan yang sempurna. Namun semua dimulai dari awal rencana penciptaan insan tersebut, yakni saat merencanakan kehamilan. 

Pasti banyak Bunda melihat saat hamil disarankan menjaga kesehatan, makan makanan bergizi dan memeriksakan kehamilan secara teratur agar janin tumbuh sehat dan cerdas. 

Tahukah Bunda, memiliki insan terbaik tidak saja dimulai saat hamil melainkan sejak merencanakan kehamilan. Karena sperma dan sel telur yang terbaiklah yang akan menjadi bekal insan terbaik. 

Berikut tips mempersiapkan kehamilan agar sel telur dan sperma yang terbaik yang dihasilkan oleh tubuh :

  • Menjaga Pola Tidur 

Hal yang pertama yang harus dirubah bagi pasangan baru dan akan merencanakan kehamilan adalah pola tidur. Karena saat tubuh tidur sel-sel tubuh melakukan regenerasi yang maksimal. Hindari begadang sepanjang malam dan terus menerus jika tidak ada hal yang penting. 

Pastikan tidur malam sebelum jam 10.00 malam, dan upayakan saat jam 10.00 malam sampai 02.00 dini hari tubuh sedang istirahat tanpa gangguan. Karena hormon yang menghasilkan sel telur dan sperma sedang bekerja, sering disebut dengan jam kesuburan. 

Wanita yang sering melewati jam ini untuk tidur, cenderung mengalami menstruasi yang tidak teratur. Artinya sel telur tidak matang secara teratur. Jika sel telur tidak dihasilkan maka mana mungkin bisa terjadi kehamilan ya Bunda.

  • Gaya Hidup Sehat

Memastikan gaya hidup sehat agar tubuh tidak terpapar bahan-bahan kimia berbahaya, seperti rokok, alkohol, makanan siap saji, minuman bersoda, gula berlebihan, polusi udara, kafein, narkoba, dan lain-lain. 

Bahan-bahan tersebut diatas secara langsung merusak sel-sel sehat tubuh dan merusak kinerja tubuh. Jika sel-sel yang sehat menghasilkan sel telur dan sperma yang sehat, maka sel-sel yang rusak dan terpapar bahan kimia berbahaya juga akan menghasilkan sel telur dan sperma yang rusak. 

Lakukan juga olahraga teratur, bangun saat sebelum matahari terbit atau saat subuh karena kelenjar tiroid sedang bekerja maksimal, berjemur matahari pagi minimal 5-10 menit. 

  • Mengatur Pola Makan 

Menjaga makanan merupakan faktor penting untuk kesehatan, karena makanan adalah sumber pertama sel-sel tubuh mendapatkan nutrisi. Bunda dapat mengkonsumsi makanan yang segar, tidak berpengawet, dan bervariasi. 

Makanan dengan empat bintang sangat disarankan, seperti terpenuhinya karbohidrat, protein hewani, protein nabati, serat (sayur dan buah). Makanan tersebut dapat dilengkapi dengan susu dan olahan susu seperti yogurt. 

  • Hindari Stres

Jika sahabat Bunda sedang bekerja dan memiliki tekanan yang hebat di tempat kerja upayakan menekan tingkatan stress, karena stress yang berlebihan akan menghambat pertumbuhan sel, seperti jumlah sperma akan berkurang, dan sel telur tidak matang (menstruasi tidak teratur/ terlalu sering).

  • Mengelola Suasana Hati 

Mengelola suasana hati sama halnya dengan pengelolaan stres nih Bunda, hanya saja Bunda harus melaksanakan prinsip ikhlas nih Bunda. Artinya Bunda senantiasa melakukan hal yang terbaik dalam menjalankan proses perencanaan kehamilan namun ikhlas terhadap hasil yang didapatkan nanti.  Karena hal ini sangat berpengaruh terhadap kerja otak ni Bunda. Selalu berdoa dan meminta insan yang terbaik pada penciptanya ya Bunda.

  • Menjamin Kebersihan Diri

Kebersihan adalah awal dari kesehatan jiwa, karena jika tidak bersih akan memicu terjadinya penyakit. Sebaiknya lakukan mandi minimal 2 kali sehari, mengganti pakaian setiap hari, gunakan celana dalam yang menyerap keringat, dan ganti saat basah. Pastikan saat Bunda menstruasi ganti pembalut maksimal setiap 4 jam, dan mencuci bersih area kewanitaan.

Jika hal diatas dilakukan dengan baik, maka proses kehamilan akan dengan mudah dilalui nih Bunda, karena kebiasaan hidup sehat sudah dilakukan sejak masa konsepsi dan saat hamil Bunda hanya melanjutkannya saja.