Beranda Fakta dan mitos Mitos Seputar Ibu Menyusui

Mitos Seputar Ibu Menyusui

Banyak Bunda mendengar nasehat tentang larangan-larangan saat menyusui, lalu bagaimanakah larangan tersebut berdasarkan teori ibu menyusui?

Halaman Bunda akan membahas tentang seputar fakta dan mitos pada Ibu menyusui, agar Bunda menjadi lebih percaya diri dalam memberikan ASI, diantaranya :

Fakta atau Mitos ?

Payudara kecil tanda ASI sedikit dan kurang, sehingga bayi tidak kenyang 

Mitos : faktanya banyak dan sedikitnya ASI tidak dipengaruhi oleh besar kecilnya payudara ni Bunda. Namun dipengaruhi oleh sering/ konsistennya mengeluarkan ASI/ payudara dirangsang untuk mengeluarkan ASI dengan hisapan mulut bayi atau dengan pompa ASI secara konsisten.

ASI yang sering dikeluarkan membuat tubuh merespon terhadap kebutuhan bayi, otak akan bekerja untuk memproduksi ASI sebanyak yang dibutuhkan / yang dikeluarkan. Jika pemberian ASI tidak teratur/ tidak dikeluarkan, tubuh akan merespon dengan mengurangi produksi ASI. Prinsipnya adalah ASI akan keluar sesuai dengan kebutuhan bayi, dan cukup untuk tumbuh kembang bayi selama 6 bulan. Semakin sering dikeluarkan akan semakin banyak. 

Menyusui menyakitkan 

Mitos : faktanya jika Bunda melakukan perlekatan yang benar, menyusui tidak merasakan apapun/ tidak akan terasa sakit. Pastikan area yang dihisap bayi adalah puting dan areola (lingkarang hitam sekitar puting). 

Pada awal Bunda menyusui memang akan merasakan aneh dan tarikan, namun setelah satu minggu – satu bulan kemudian akan merasakan nyaman, karena puting sudah lebih elastis. Terkecuali saat puting lecet ya Bunda, pasti akan sakit dan puting akan sembuh kurang lebih 4-8 minggu jika lecet pada puting parah. 

Bayi selalu minta susu/ ASI setiap 1-2 jam sekali

Fakta : pada umumnya bayi akan meminta susu setiap 1-2 jam sekali, namun bayi akan meminta kembali saat ia butuhkan, bahkan hanya selang 15 menit bayi pun akan meminta ASI, hal tersebut adalah normal.

Sama seperti pola makan orang dewasa, bayi akan meminta sesuka hatinya, sebaiknya Bunda tidak mematok jam/ menjadwalkan secara kaku jadwal menyusui. Yang perlu Bunda pahami adalah menjadi Bunda yang responsif terhadap kebutuhan bayi. Berikan ASI setiap kali bayi meminta, meski belum 1-2 jam. 

Menyusui membuat payudara kendur

mitos : faktanya adalah Payudara turun bukan karena menyusui tapi terjadi sejak hamil. Kondisi ini terjadi karena perubahan hormon yang menyebabkan ligamen di payudara kendur dan meregang.

Menurut asisten profesor bedah plastik di Mount Sinai School of Medicine, New York, Matthew R. Schulman ketika pertama kali ibu mulai menyusui, payudara terasa penuh karena berisi susu dan membuatnya terlihat turun.  

ASI yang mengenai kemaluan akan membuat bayi mandul 

Mitos : faktanya tidak ada hasil penelitian yang membuktikan pernyataan tersebut. Tidak ada pengaruh kemandulan dengan ASI yang mengenai kelamin bayi. Jadi Bunda tidak perlu khawatir dan panik untuk hal ini ya. 

Kemandulan / infertilitas sangat dipengaruhi oleh sistem organ reproduksi, dan faktor riwakat kesehatan keluarga atau keturunan.