Beranda Persalinan Normal Gak Sih, ASI Hanya Keluar Di Satu Payudara Saja?

Normal Gak Sih, ASI Hanya Keluar Di Satu Payudara Saja?

Memiliki ASI yang berlimpah dan berkualitas memang dambaan semua Bunda pada masa menyusui, terutama saat 6 bulan pertama. Karena Bunda hanya dapat memberikan ASI saja pada si kecil.  Lalu bagaimana jika hanya satu payudara saja yang keluar?

Penyebab Payudara tidak menghasilkan ASI

Ada banyak masalah yang muncul saat menyusui, salah satu yang cukup unik adalah ASI hanya keluar sebelah payudara saja. Mengapa ini bisa terjadi?

Payudara sebenarnya memiliki ukuran yang tidak simetris. Dengan kata lain, sepasang payudara Bunda tidak selalu berukuran sama persis. Namun, perbedaan ukuran ini biasanya sangat tipis sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Nah, meskipun Bunda memiliki dua payudara, nyatanya keduanya mungkin saja memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda.

Berikut beberapa penyebab ASI keluar disalah satu sisi saja, diantaranya :

  • Pernah menjalani operasi pada payudara. seperti implan payudara, biopsi payudara, hingga pengangkatan payudara. Kondisi tersebut bisa membuat jaringan kelenjar susu yang berhubungan dengan saluran keluarnya ASI rusak. Akhirnya, membuat ASI sulit keluar atau bahkan tidak keluar sama sekali.
  • Payudara belum berkembang dengan sempurna, sehingga mengakibatkan jaringan kelenjar susu tidak mampu menghasilkan ASI.
  • Sejak awal menyusui si kecil lebih senang menyusu hanya di satu payudara saja. Atau memang Bunda yang cenderung lebih sering untuk menyusui dari salah satu payudara. Itu sebabnya, payudara yang jarang atau mungkin tidak digunakan untuk menyusui sama sekali, tidak dapat memproduksi ASI secara optimal.

Apa yang harus dilakukan saat ASI hanya keluar sebelah payudara saja?

Pertama-tama, cari tahu dulu apa yang jadi penyebab utama ASI hanya keluar dari salah satu payudara saja. Bila ini disebabkan oleh kebiasaan si kecil yang hanya menyusui di salah satu payudara, coba untuk mulai membiasakannya menyusu pada kedua payudara secara bergantian.

Bunda bisa menyusui dari payudara yang tidak menghasilkan ASI, agar merangsang keluarnya ASI. Jika si kecil tampak resah dan mulai menangis karena ASI tak kunjung keluar, Bunda bisa mengganti posisi menyusui ke payudara lainnya. Setelah itu, lanjutkan kembali ke payudara yang tidak memproduksi ASI.

Pilihan lainnya Bunda bisa berusaha memompa ASI dan melakukan pijatan lembut pada sisi payudara yang sulit menghasilkan ASI. Lagi-lagi, tujuannya untuk memberi rangsangan pada salah satu payudara tersebut.

Namun jika kapasitas menyusu bayi tidak terlalu banyak sehingga hanya cukup dengan satu sisi payudara saja untuk setiap satu sesi menyusui, Bunda bisa mencoba menyusui di payudara tidak menghasilkan ASI pada sesi menyusui berikutnya.

Yang terpenting, pastikan Bunda telah berusaha untuk menyusui secara bergantian dari kedua sisi payudara. Jika cara tersebut dirasa tidak mempan untuk membuat produksi ASI di salah satu payudara lancar, konsultasi dengan dokter, bidan, atau konsultan laktasi mungkin bisa membantu menjawab keluhan terkait masalah menyusui Bunda.