Beranda Fakta dan mitos Pelumas Seks Membuat Sulit Hamil, Fakta atau Mitos?

Pelumas Seks Membuat Sulit Hamil, Fakta atau Mitos?

Melakukan hubungan seksual pada pasangan suami istri tentu ditujukan bukan hanya untuk kesenangan semata, melainkan untuk menghasilkan keturunan. Kenikmatan dalam berhubungan seksual dipengaruhi oleh lendir yang dihasilkan oleh vagina. Kerana vagina yang kering akan membuat wanita merasakan nyeri. 

Beberapa pasangan akan memberikan sedikit pelumas saat berhubungan untuk menambah kenikmatan hubungan. Namun tahukah Bunda penambahan pelumas pada saat hubungan seksual akan menurunkan potensi terjadinya konsepsi atau kehamilan. 

Alasan pelumas seks bisa membuat susah hamil?

Meskipun pelumas wanita buatan pabrik bisa membantu pasangan yang ingin cepat hamil saat berhubungan seks, hati-hati dengan resikonya. Berbagai penelitian membuktikan bahwa pelumas vagina bikin susah hamil.

Salah satu studi yang dilakukan oleh American Society for Reproductive Medicine membuktikan bahwa pelumas tertentu bisa menghentikan atau memperlambat laju sel sperma menuju sel telur dan merusak DNA sel sperma laki-laki.  

Tak seperti cairan vagina alami yang diproduksi wanita, tingkat keasaman (pH) pelumas vagina yang diproduksi di pabrik lebih tinggi. Karena keasaman ini, kualitas sel sperma pun akan menurun. Akibatnya, sel sperma mungkin tak akan bisa mencapai rahim dan membuahi sel telur. Bahkan beberapa produk pelumas wanita kadar keasamannya begitu tinggi sampai-sampai bisa membunuh sel sperma.

Selain itu, pelumas wanita yang Bunda beli di toko-toko juga lebih kental dan pekat daripada cairan vagina. Ketika dioleskan pada area di sekitar vagina, lubrikan ini justru akan menghalangi sel sperma masuk dan melakukan pembuahan.

Oleh karena biasanya mengandung air, besar kemungkinan air mani pria yang mengandung sel sperma akan tercampur dengan kandungan air tersebut. Kualitas sperma pun menurun karena sudah terkontaminasi.

Pengganti pelumas saat mencoba hamil

Supaya Bunda dan pasangan bisa tetap berhubungan seks tanpa rasa sakit ketika mencoba hamil, Bunda perlu menyiasati masalah vagina yang terlalu kering.

Salah satu caranya adalah dengan melakukan pemanasan atau foreplay yang lebih lama bersama pasangan. Tak perlu buru-buru langsung penetrasi kalau wanita belum benar-benar basah karena gairah. Mencoba berbagai posisi baru atau menggunakan sex toy juga bisa jadi trik agar seks tak terasa hambar lagi.

Jika cara tersebut belum juga berhasil, pilih pelumas seks untuk wanita yang lebih alami. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility pada 2014 berhasil membandingkan berbagai alternatif pelumas pabrik yang aman bagi peluang kehamilan.

Pelumas tersebut adalah baby oil dan minyak canola. Kedua minyak ini tidak memberikan efek samping bagi sel sperma pria. Namun, pilihlah yang paling murni dan kualitasnya terjamin. Beberapa jenis produk minyak canola dan baby oil sudah diberi tambahan pewangi atau bahan kimia yang bisa mengubah struktur serta tingkat keasaman pelumas tersebut.