Beranda Konsepsi Pentingnya Pengetahuan Tentang Kontrasepsi Bagi Remaja

Pentingnya Pengetahuan Tentang Kontrasepsi Bagi Remaja

Salah engga sih memberikan pengetahuan tentang kontrasepsi untuk remaja? Apakah pengenalan ini terlalu dini? Hemmm. Sebenarnya pengenalan alat kontrasepsi untuk remaja sudah bisa dilakukan. Karena, informasi mengenai kesehatan seksual, termasuk penggunaan kontrasepsi. Dimana kehamilan dan infeksi penyakit menular seksual sangat rentan dialami oleh remaja. 

Lalu bagaimana cara menjelaskan kontrasepsi kepada anak-anak? Untuk lebih lanjut, yuk simak ulasanya!

Kontrasepsi dan Remaja

Dimasa sekarang, penjelasan tentang kontrasepsi tidak bisa dipungkiri kalau hal ini perlu. Penggunaan kontrasepsi untuk mencegah penularan infeksi menular seksual atau kehamilan yang tidak diinginkan. Ada beberapa metode kontrasepsi, diantaranya adalah metode barier, hormonal, dan nonhormonal. Metode ini digunakan sebelum atau selama berhubungan. Selain itu, penggunaan kondom, satu-satunya pilihan untuk mencegah kehamilan sekaligus infeksi menular seksual. 

Bagi remaja perlu mengetahui kontrasepsi bukan jaminan satu-satunya, melainkan hanyalah sebagai proteksi. Ingatkan mereka kalau akan ada konsekuensi dan risiko yang mungkin terjadi saat melakukan hubungan seksual, baik menggunakan atau tidak menggunakan kontrasepsi. 

Berbicara tentang seks, terutama kepada remaja, terkadang menjadi hal yang tabu. Pasalnya, hal tersebut bertentangan dengan berbagai aspek, mulai dari norma, agama, hingga kesehatan. Apalagi pembicaraan ini terjadi di ruang keluarga, tak banyak orangtua yang kerap menghindari obrolan mengenai seks dengan anak.

Point penting yang bunda dan ayah harus ketahui, dimana sumber terbaik anak untuk mendapatkan informasi tentang seks adalah keluarga. Pentingnya peranan orang tua agar anak-anak tidak perlu malu ataupun ragu menanyakan perihal perubahan fisik dan pengetahuan seksual kepada orang tua. Tanamkan pada anak remaja bunda, untuk berpikir panjang sebelum berani melakukan hubungan seks. Karena ada banyak begitu risiko di balik perbuatan tersebut. 

Risiko Melakukan Hubungan Seks di Usia Remaja

Dengan organ reproduksi yang berkembang dan mengalami perubahan, tentunya mengundang rasa penasaran bagi remaja. Hal ini merupakan, hal yang normal di usia mereka. Ada baiknya remaja mengetahui risiko di balik melakukan hubungan seks di usia yang masih dini. Banyak anak muda terlibat dalam perilaku dan pengalaman risiko seksual yang dapat menyebabkan dampak kesehatan yang tidak diinginkan. 

Seks di usia dini, kerap tidak diiringi rasa tanggung jawab, sehingga risikonya jauh lebih besar. Menyinggung risiko penyakit fisik dan kehamilan yang tidak diinginkan. Belum lagi kondisi mental dan kejiwaan yang mengiringi seperti menurunnya penghargaan terhadap diri sendiri, tidak memiliki konsep hubungan yang benar, serta tekanan sosial dan ekonomi. Pengetahuan mengenai seks sangat penting di usia remaja. Namun, mendapatkan informasi mengenai seks yang benar jauh lebih penting.