Beranda Anak Perawatan Dini Anak Sakit Diare

Perawatan Dini Anak Sakit Diare

Saat anak mengalami diare memang membuat Bunda khawatir dan cemas, terlebih diare dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan), dan berikut yang dapat Bunda ketahui mengenai diare.

Diare merupakan sebuah penyakit dengan gejala / yang dirasakan seperti :

  • BAB lebih dari 3 x dan jeda antara diare sebelumnya sangat singkat .
  • Bentuk konsistensi BAB menjadi cair atau lembek.
  • Terkadang BAB sering disertai kram perut (sakit perut) hebat.

Perawatan Dini Diare

Setelah Bunda mengetahui anak mengalami gejala seperti diatas, maka Bunda dapat melakukan hal berikut sebagai upaya penanganan awal diare, diantaranya :

  1. Jika anak masih menyusu, terus berikan ASI, jika usia sudah lebih 6 bulan tetap beri MP-ASI dan air yang cukup.
  2. Berikan segera ½ – 1 gelas cairan oralit setiap anak BAB, jika tidak terdapat oralit berikan air matang, atau kuah sayur bening atau air tajin.
  3. Pemberian zinc setiap hari selama 10 hari berturut – turut, untuk anak usia <6 bulan berikan 1 X ½ tablet, untuk anak usia 6 Bulan – 5 tahun 1 X 1 tablet.
  4. Berikan MP-ASI atau makanan seperti biasanya.
  5. Jangan berikan obat apapun, kecuali dari petugas kesehatan.

Kapan Dibawa Ke Dokter?

Diare merupakan masalah serius jika dibiarkan tanpa penanganan yang baik, namun jika Bunda menemui gejala diare disertai salah satu atau lebih di bawah ini segeralah bawa ke dokter :

  1. Timbul demam
  2. Ada darah dalam tinja
  3. Diare makin parah
  4. Muntah terus menerus
  5. Anak terlihat sangat haus
  6. Anak tidak mau makan dan minum
  7. Diare berulang sampai hari ke 2

Jika diare dan disertai gejala di atas maka Bunda dan Ayah sebaiknya mengambil keputusan untuk membawa anak ke dokter.

Namun jika tidak ditemui tanda di atas dan diare tidak hilang setelah diberikan penanganan dini sampai hari ke 2, maka bawalah anak ke dokter ya Bunda untuk mendapatkan bantuan obat diare dan menghindari dehidrasi dan diare akut.