Beranda Anak Perawatan Gigi Anak

Perawatan Gigi Anak

Melakukan kebiasaan merawat gigi adalah hal penting yang harus Bunda dan Ayah lakukan sejak dini. Kesehatan gigi dan mulut sangat membantu proses anak mengkonsumsi sumber makanan yang sehat.

Berikut perawatan gigi yang Bunda dapat lakukan di rumah :

    • Jika gigi belum tumbuh atau gigi baru tumbuh, bersihkan gusi, lidah bayi dan gigi yang baru tumbuh dengan kain lembut bersih yang dibasahi dengan air matang hangat dengan gerakan ringan dan perlahan.
    • Setelah tumbuh gigi lebih banyak, gosok gigi lah setelah sarapan dan sebelum tidur dengan sikat gigi kecil khusus anak yang berbulu lembut, pakai pasta gigi mengandung flour.
    • Untuk anak usia 1-2 tahun, pasta gigi cukup selapis tipis (½ biji kacang polong).
    • Untuk anak usia 2-6 tahun, pasta gigi seukuran 1 biji kacang polong.
    • Ajari anak untuk menggosok giginya sendiri secara teratur selama 2 menit dampingi anak menggosok gigi sampai anak usia 8 tahun.

Kebiasaan yang harus dihindari :

Kebiasaan berikut akan berlanjut sampai besar jika Bunda tidak membiasakan untuk tidak melakukannya, dan berikut kebiasaan yang harus dihindari :

  • Jangan biasakan anak minum susu dengan botol sambil tiduran.
  • Jangan membiarkan anak melakukan kebiasaan menghisap ibu jari atau dot (mengempeng).
  • Hindari anak dari makan makanan manis dan bersifat lengket.

Cara Menyikat Gigi Dengan Baik

Berikut melakukan sikat gigi di rumah dengan benar yang dapat Bunda terapkan ke anak, diantaranya :

  1. Awali menyikat gigi pada seluruh permukaan kunyah gigi atas dan bawah dengan gerakan lurus ke arah depan dan ke belakang (maju mundur).
  2. Selanjutnya sikatlah permukaan luar gigi ( yang menghadap ke pipi dan bibir), letakan bulu sikat di daerah batas gusi dan gigi, lalu lakukan gerakan memutar (sirkuler) mulai dari sisi belakang kiri sampai ke sisi belakang kanan.
  3. Selanjutnya sikat permukaan dalam gigi (yang menghadap ke langit-langit dan lidah) atas dan bawah, dengan gerakan maju mundur.

Pastikan Bunda dan Ayah melakukan pemeriksaan gigi anak secara rutin setiap 3-6 bulan sekali ke dokter gigi atau perawat gigi di puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya.