Beranda Anak Refleks Pada Bayi Yang Akan Terus Dimiliki Hingga Dewasa

Refleks Pada Bayi Yang Akan Terus Dimiliki Hingga Dewasa

Proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak disebut perkembangan motorik. Masa lima tahun kehidupan seorang anak adalah masa emas bagi perkembangan motoriknya, karena pada usia tersebut kondisi tubuh masih dalam keadaan lentur dan mudah diarahkan.

Secara umum perkembangan motorik bisa dibagi menjadi dua, yaitu motorik kasar dan motorik halus. Motorik kasar adalah bagian dari aktivitas motorik yang mencakup keterampilan otot-otot besar, dimulai dari tengkurap, duduk, merangkak, berdiri, hingga berjalan.

Perkembangan motorik yang kasar juga meliputi perkembangan sikap tubuh dan gerakan. Pada usia lima tahun pertama motorik kasar si kecil adalah yang lebih dominan berkembang, keterampilan motorik ini akan berkembang sejalan dengan kematangan koordinasi antara saraf dan otot.

Beberapa motorik berupa refleks yang dimiliki bayi dan dimiliki sampai dewasa, diantaranya;

  • Refleks Bernapas (Breathing Reflex)

Terjadi mulai: Usia 0-dewasa.

Penyebab: Si kecil berusaha bernafas. Jika wajahnya tertutup, ia akan berusaha menggerakkan tubuh dan kepalanya, dan bernapas.

Waspada jika: Nafasnya berat dan berbunyi. Segera periksakan ke dokter. Mungkin hidungnya tersumbat atau napasnya terganggu.

  • Refleks Berkedip (Eyeblink Reflex)

Terjadi mulai: Usia 0-dewasa.

Penyebab: Diberi sinar atau embusan. Refleks ini berfungsi melindungi mata. Bayi akan mengedip atau menutup matanya saat menerima rangsangan, seperti cahaya, embusan angin atau benda asing lain di area mata.

Waspada jika: Anak tidak berkedip dalam jangka waktu yang lama. Biasanya bayi mulai aktif berkedip di usia 2-3 bulan.

  • Reflek Pupil (Puppilary Reflex)

Terjadi mulai: Usia 0-dewasa.

Penyebab: Kondisi sekitar yang terlalu gelap atau terang. Bayi dapat menyesuaikan penglihatannya di segala kondisi. Saat kondisi terang, pupilnya akan mengecil, dan saat gelap pupilnya akan membesar.

Waspada jika: Si kecil tidak menutup mata atau berkedip ketika terkena paparan cahaya. Lakukan pemeriksaan secepatnya.

Refleks adalah gerakan yang terjadi tanpa disadari, gerakan yang dilakukan anak merupakan gerakan yang belum banyak terkoordinasi, menyeluruh dan tidak produktif. Posisi tubuh dan gerakan bayi baru lahir hingga usia 2 bulan umumnya didominasi oleh refleks primitif, misalnya refleks menggenggam begitu jari tangan disentuh telapak tangan anak akan menggenggam.  Namun ada beberapa refleks yang dimiliki bayi sampai dewasa, dan Bunda dapat mendeteksinya secara mandiri dirumah.

BACA JUGA : Refleks Bayi Usia 0-12 Bulan