Beranda Fakta dan mitos Seputar Mitos dan Fakta Tentang Bayi Baru Lahir

Seputar Mitos dan Fakta Tentang Bayi Baru Lahir

Mitos dan fakta seputar bayi baru lahir sangat banyak ya Bunda. Bahkan beberapa hal yang merupakan mitos menjadi kepercayaan Bunda saat ini dan dilakukan terus menerus yang sebenarnya tidak bermanfaat.

Berikut fakta dan mitos yang sering Bunda dengar untuk bayi baru lahir, diantaranya: 

Bayi yang baru saja lahir menangis terus tanda bayi lapar dan ASI tidak Cukup 

Mitos : bayi baru lahir membutuhkan penyesuaian terhadap lingkungan barunya, bayi merasa tidak nyaman dengan suasana barunya, seperti suara bising, cahaya karena suasana yang sangat berbeda dengan rahim.

Perbedaan suasana tersebut membuat bayi sering menangis, dan merasa nyaman saat menyusui dengan Bunda. Karena bayi dapat merasakan aroma tubuh, sentuhan kulit yang hangat dan detak jantung Bunda, suasana tersebut membuat bayi nyaman dan selalu ingin menyusui atau didekap Bunda. 

Bayi baru lahir perlu rutin dipijat

Fakta : memijat bayi memang mendatangkan manfaat bagi bayi ya Bunda. Namun tidak wajib dan harus dilakukan secara rutin / dipaksakan memijat rutin, Bunda dapat menyesuaikan kondisi dan waktu untuk memijat bayi. 

Manfaat pijat pada bayi dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan Touch Research Institute, Miami mengungkapkan bahwa memijat bayi sejak lahir terbukti mampu menaikkan berat badan bayi 47%. Bayi juga menjadi lebih sehat dan responsif.

Bayi menangis terus karena perutnya kembung, buncit pada perut bayi berbahaya

Mitos : faktanya perut bayi memang lebih banyak berisi angin, dan akan menghilang (buncit) setelah usia 3 bulan. Buncit pada bayi bukan berarti kembung yang menyebabkan bayi menangis. Karena penyesuaian pencernaan yang membuat perut bayi buncit dan hal tersebut adalah normal. 

Bayi menangis memiliki banyak faktor dan sebab, bukan hanya kembung. Namun hal yang paling banyak disebabkan karena rasa tidak nyaman. Perbedaan suasana dan proses adaptasi membuat bayi menangis, dan beberapa sebab pasti seperti lapar, mengantuk, berisik, silau, popok basah/tidak nyaman. 

ASI dapat menyembuhkan sakit mata pada bayi

Mitos : Beberapa orang terdahulu percaya bahwa ASI dapat menyembuhkan mata merah pada bayi. Namun, ternyata hal ini tidak dibenarkan.

Dokter menjelaskan, mata bayi yang merah menandakan ia terkena infeksi. Namun, ASI tidak dapat mengobati sakit mata bayi. ASI yang diberikan di mata bayi dikhawatirkan malah bisa menyebabkan lebih banyak gangguan dan meningkatkan perkembangbiakkan bakteri pada mata.

Saat bayi menangis jangan langsung di gendong, dan jangan sering menggendong bayi

Mitos : Bunda pasti pernah mendapatkan nasehat dari orang yang lebih tua agar tidak cepat-cepat menggendong bayi yang menangis karena dikhawatirkan akan bau tangan atau dimanjakan. Kenyataannya saran tersebut tidak sepenuhnya benar. Darcia Narvaez, seorang profesor psikologi asal Notre Dame mengatakan metode ‘membiarkan bayi menangis’ justru berbahaya karena bisa membunuh sel otak bayi.

Narvaez menjelaskan, saat bayi stres, tubuh mereka melepaskan kortisol, hormon yang bisa membunuh sel otak. Sementara, saat baru lahir, otak bayi baru berkembang 25% dan bertumbuh sangat cepat di tahun pertama mereka. Sehingga jika si bayi menangis, sebagai salah satu reaksi saat mereka stres, tindakan tersebut bisa membunuh cukup banyak sel otaknya.

Bayi di bawah 6 bulan boleh diberikan air putih 

Mitos : faktanya bayi dibawah 6 bulan tidak boleh diberikan air putih ya Bunda. Karena pemenuhan mineral pada bayi sudah tercukupi melalui ASI. 

Pemberian air putih pada bayi sebelum 6 bulan dapat menyebabkan diare dan keracunan air. Air malah akan mengganggu penyerapan nutrisi pada bayi baru lahir serta dapat menyebabkan fenomena keracunan, hingga kejang.

Selalu perhatikan kesehatan bayi ya Bunda, membaca artikel tentang bayi baru lahir dan cara perawatan bayi baru lahir akan membuat Bunda semakin percaya diri dalam mengasuh sang buah hati.

BACA :