Beranda Persalinan Tips Membangunkan Bayi Agar Mau Menyusu

Tips Membangunkan Bayi Agar Mau Menyusu

Melihat dan memandangi si kecil yang sedang tidur pulas tentu terasa membahagiakan. Bahkan, mungkin Bunda merasa tidak tega untuk membangunkan dan mengganggu tidur nyenyaknya. Namun, bagaimana kalau sekarang sudah masuk waktu bayi untuk menyusu? Bagaimana cara yang tepat untuk membangunkan bayi saat jadwal menyusui sudah tiba?

Kenapa perlu membangun kan bayi untuk menyusu?

Sebelum mencari tahu cara membangunkan bayi untuk menyusui, sudahkah Bunda tahu alasan mengapa bayi perlu dibangunkan di waktu makannya?

Sebenarnya di awal kehidupan seperti sekarang ini secara tidak langsung bayi sedang belajar untuk menemukan jadwal menyusu dan jam tidur hariannya.

Sebuah pendapat dilontarkan oleh Jennifer Shu, MD, seorang dokter anak di Atlanta, Amerika Serikat. Menurutnya, membiarkan bayi tidur dan bangun dengan sendirinya sebenarnya dapat membantu mereka untuk menemukan jadwal tidurnya.

Namun, bukan berarti Bunda bisa diam saja membiarkan si kecil tetap tertidur meski sudah masuk ke jam menyusunya. Melansir dari laman Mayo Clinic, pilihan untuk membangunkan bayi baru lahir yang sedang tidur tergantung dari beberapa hal.

Hal yang harus diperhatikan meliputi usia, berat badan, serta kesehatan tubuh bayi secara keseluruhan. Ketika beberapa hari atau minggu setelah lahir, bayi mungkin akan kehilangan sedikit berat badannya.

Itu sebabnya, tidak masalah untuk membangunkan bayi agar mau menyusu asalkan dengan cara yang tepat. Terlebih lagi saat bayi sudah tidur terlalu lama dan belum menyusu, maka jangan ragu untuk membangunkannya.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan Bunda untuk membangunkan bayi baru lahir yang sedang tertidur pulas, apabila sudah genap 4 jam belum menyusu.

Selain membiasakan bayi untuk mengerti jadwal makan hariannya, hal ini juga bertujuan untuk merangsang produksi ASI pada payudara. Ini karena semakin sering ASI dikeluarkan, entah dengan cara menyusui maupun dipompa, akan semakin banyak pula ASI yang dihasilkan dalam payudara.

Ketika berat badan bayi dirasa sudah mengalami peningkatan yang kian membaik, Bunda bisa menyesuaikan kembali waktu tidur dan makannya. Itulah alasan mengapa penting untuk mengetahui cara membangunkan bayi yang benar agar mau menyusu.

Berapa jam waktu tidur yang dibutuhkan bayi?

Secara umum, bayi biasanya membutuhkan waktu tidur yang cukup lama, bahkan bisa sampai semalaman. Hal ini kerap terjadi di 1-2 minggu awal setelah bayi lahir.

Namun, kebanyakan bayi lainnya lebih banyak tidur di siang hari dan terjaga di malam hari. Si kecil mungkin tidak akan tidur terlalu lama, tapi kemudian bangun untuk menyusu dan melanjutkan tidur kembali.

Di siang hari, jam tidur bayi dapat berkisar antara 1-2 jam. Akan tetapi, jam tidur bayi ini tidak selalu sama antara satu dan lainnya. Jika waktu tidur bayi tidak terlalu lama dan lebih sering terjaga, Bunda bisa membantunya untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup.

Cara yang bisa dilakukan yakni dengan membiarkan bayi tidur nyenyak, menjaga suasana tetap tenang, dan tidak membangunkan bayi untuk menyusu selama belum mencapai 4 jam.

Cara Membangunkan Bayi

Ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk membangunkan bayi yang sedang tertidur lelap, yakni:

  1. Ajak si kecil bicara

Sama halnya seperti membangunkan orang dewasa yang sedang tidur nyenyak, Bunda juga bisa berusaha untuk mengajak bayi bicara sebagai cara agar mau menyusui.

Cara ini bertujuan agar saat Bunda membangunkan si kecil bisa sadar dari tidurnya hingga kemudian bangun perlahan-lahan. Cara membangunkan bayi untuk menyusui biasanya tidak selalu sama.

Meski begitu, tidak ada salahnya untuk memanggil nama bayi dengan lembut sembari mengatakan bahwa ini sudah masuk waktu menyusui sebagai cara membangunkan dirinya. Dengan mendengar suara ibunya sebagai cara membangunkan ini, bayi bisa saja langsung tersadar dan terbangun untuk siap menyusu.

  1. Sentuh si kecil perlahan-lahan

Terkadang memanggil namanya dan mengajaknya bicara saja tidak mempan untuk membangunkan bayi. Jika tidak berhasil, Bunda bisa mencoba untuk menyentuhnya perlahan.

Jika satu atau dua kali sentuhan tidak kunjung bisa menyadarkannya, coba sedikit gerakkan tubuhnya sebagai cara membangunkan bayi. Bunda juga dapat mengusap-usap bagian lengan, kaki, maupun punggungnya untuk membantu membangunkan bayi dari tidur.

  1. Lepaskan selimut dari tubuh bayi

Jika bayi menggunakan selimut yang menghangatkan tubuhnya, coba lepaskan selimut tersebut secara perlahan agar ia terbangun dari tidur lelapnya.

Cara yang satu ini akan membuatnya merasa tidak hangat dan nyaman karena tidak lagi menggunakan selimut. Dengan begitu diharapkan ia dapat bangun untuk kemudian menyusu.

  1. Bawa dan arahkan bayi ke payudara

Sudah bingung dan hampir menyerah karena si kecil tidak kunjung mau bangun? Cobalah cara yang lain dari biasanya supaya ia mau bangun.

Untuk membangunkannya, cobalah menggendongnya yang masih tertidur, kemudian arahkan tubuhnya ke dekat payudara Bunda seperti hendak menyusu. Walaupun kondisi bayi masih tertidur, coba dekatkan mulut bayi tepat di depan puting susu Bunda dan sentuh sedikit demi sedikit.

Selain itu, Bunda juga bisa menyentuh pipi bayi sambil menggendongnya seolah memberi “kode” bahwa ini sudah saatnya untuk menyusu. Refleks rooting alami pada bayi mungkin dapat membuatnya terbangun dan sadar untuk menyusu, meski masih dalam keadaan mengantuk.

  1. Ganti popok bayi

Adanya gerakan dan perubahan posisi tubuh saat Bunda berusaha menggantikan popok si kecil dapat membuatnya terbangun. 

  1. Usap wajah bayi dengan lembut

Sebelum atau sembari menggantikan popok, Bunda bisa menggunakan kain maupun waslap yang sudah dibasahi kemudian usapkan pada wajah bayi.

Cara ini sebenarnya sama seperti saat Bunda membasuh wajah setelah bangun tidur. Rangsangan ini diharapkan dapat membuat bayi merasa segar sehingga terbangun dari tidurnya.

Jika dilakukan dengan benar, bayi juga akan merasa lebih sadar dan tidak lagi mengantuk usai wajahnya dibasahi dengan kain. Namun perhatikan, sebaiknya basahi kain sedikit saja agar bayi tidak terlalu kaget ketika dibangunkan dengan cara ini.

  1. Pangku dan bangunkan bayi

Cara lain untuk membangunkan bayi yang bisa Bunda coba yakni dengan mengangkat tubuhnya dan kemudian meletakkannya di pangkuan Bunda.

Cara ini bisa dilakukan dengan menidurkan bayi di atas paha Bunda dengan posisi kaki di dekat perut dan kepalanya di atas lutut. Langkah selanjutnya, angkat tubuhnya ke posisi duduk secara perlahan seperti sedang melakukan sit-up.

Ulangi gerakan ini beberapa kali sampai bayi benar-benar tersadar. Sembari melakukan gerakan tersebut, Bunda juga bisa mengajak bayi bicara.