Beranda Persalinan Tips Memilih Obat Puting Lecet Para Bunda Saat Menyusui

Tips Memilih Obat Puting Lecet Para Bunda Saat Menyusui

Selama proses menyusui bayi akan menghisap puting secara terus menerus, mengakibatkan adanya luka pada puting karena hisapan bayi. Terutama pada Bunda yang pertama kali menyusui karena puting belum lentur seutuhnya. 

Drama puting lecet pada Ibu menyusui akan membuat Bunda tidak nyaman selama proses menyusui berlangsung karena akan terasa nyeri dan membuat Bunda trauma setiap kali akan memberikan payudara ke bayi jika puting lecet. 

Namun masalah puting lecet sesungguhnya akan sembuh dengan sendirinya nih Bunda, jika kondisi luka ringan maka luka akan sembuh dalam 7-14 hari, jika luka parah sampai terbuka kemungkinan akan mencapai 1-2 bulan. 

Beberapa obat puting dapat membantu proses penyembuhan luka menjadi lebih cepat, dan membuat Bunda kembali nyaman saat menyusui, berikut obat yang dapat Bunda pilih sebagai pengobatan puting lecet, diantaranya :

  • Pengobatan sederhana dengan ASI

Pengobatan sederhana dengan ASI ini dapat Bunda lakukan saat puting lecet dan mencegah puting lecet. Hisapan pada puting akan menyisakan air liur bayi yang menempel pada puting, karenanya puting akan mudah kering dan luka saat dihisap bayi. 

Oleh sebab itu sebaiknya Bunda memberikan perahan ASI sedikit dan ratakan seluruh puting dan areola sebelum dan sesudah menyusui. Cara ini akan membantu puting tetap lembab dan tidak pecah saat di hisap. 

Selain menjaga kelembaban,  ASI juga mengandung antibiotik alami yang dapat membersihkan area puting, dan mengobati puting saat luka. Nah jika luka parah memang pengobatan ini tidak secepat obat antibiotik buatan ya Bunda. Namun cara ini sebaiknya Bunda lakukan selama menyusui untuk menghindari puting susu lecet. 

  • Obat jenis antibiotik topikal

Antibiotik topikal merupakan salah satu penanganan utama pada puting lecet yang disebabkan karena infeksi bakteri. Antibiotik yang biasanya digunakan untuk mengatasi keluhan puting lecet saat menyusui yaitu mupirocin.

Obat mupirocin bertugas untuk menghambat perkembangan bakteri, seperti Staphylococcus, yang menjadi penyebab puting lecet saat menyusui.

Namun pada dasarnya, mupirocin bisa membantu mengobati infeksi bakteri apa pun yang menimbulkan puting lecet dan rusak. Dalam hal ini, Bunda juga bisa menggunakan obat steroid topikal dengan kekuatan rendah guna mengatasi peradangan.

Jangan lupa, sebaiknya gunakan muciporin dan steroid topikal dosis rendah sesuai dengan aturan dari dokter. Bukan itu saja, pastikan juga Bunda selalu membiasakan untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum mengoleskan antibiotik mupirocin pada puting yang lecet.

  • Obat puting lecet dengan antibiotik sistemik

Pilihan obat untuk meredakan puting lecet lainnya yakni antibiotik sistemik. Obat ini biasanya dianjurkan ketika muncul cairan atau nanah yang disebabkan infeksi bakteri. Kondisi puting yang tampak kering dan memerah juga umumnya dapat diatasi dengan menggunakan obat antibiotik.

Biasanya, infeksi pada puting payudara tersebut disebabkan oleh bakteri Staphylococcus Aureus. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik sistemik golongan penisilin seperti flucloxacillin dan dicloxacillin. Selain itu, jenis anibiotik lain yang bisa diresepkan dokter yaitu golongan sefalosporin seperti cefazolin dan cefalexin.

  • Obat puting lecet dengan antijamur topikal

Berbeda dengan dua obat minum (oral) sebelumnya, obat antijamur juga bisa digunakan untuk mengatasi puting lecet. Infeksi puting yang lecet dapat disebabkan karena jamur.

Salah satu pilihan pengobatan yang dapat digunakan adalah clotrimazole. Clotrimazole merupakan obat dengan sediaan topikal yang dioleskan langsung pada area kulit yang bermasalah.

Clotrimazole aman dan tidak membahayakan untuk dipakai selama masa menyusui. Namun, clotrimazole yang disarankan untuk digunakan oleh ibu menyusui biasanya dalam bentuk krim.

Sebelum menyusui, pastikan puting payudara telah bersih dari krim clotrimazole sehingga tidak akan termakan oleh bayi.

  • Obat pereda nyeri

Terdapat banyak pilihan obat pereda nyeri untuk mengurangi gejala puting lecet. Namun demikian, tidak semua obat aman digunakan untuk ibu menyusui.

Terdapat dua pilihan obat yang cukup aman untuk ibu menyusui, yaitu:

  • Acetaminophen (Tylenol)

Acetaminophen (Tylenol) adalah golongan obat pereda nyeri yang bisa Anda dapatkan secara bebas di apotek alias obat over the counter (OTC).

Obat ini bisa membantu meredakan nyeri akibat lecet pada puting susu. Obat acetaminophen (Tylenol) biasanya hadir dalam sediaan tablet. Namun sebelum meminumnya, sebaiknya perhatikan tata cara penggunaan obat ini.

Bunda tidak perlu khawatir untuk minum obat ini meski sedang dalam masa menyusui. Pasalnya, berdasarkan Mayo Clinic, acetaminophen (Tylenol) aman untuk diminum oleh ibu menyusui. Dengan catatan, obat ini diminum sesuai dengan dosis dan takaran yang tepat. 

  • Ibuprofen (Advil)

Pilihan obat lainnya yang dapat membantu mengatasi nyeri akibat lecet pada puting yakni ibuprofen (Advil). Sama seperti acetaminophen (Tylenol), ibuprofen (Advil) juga bekerja dengan cara menekan rasa sakit atau nyeri pada puting yang disebabkan oleh lecet.

Sedikit berbeda dengan beberapa obat yang disebutkan sebelumnya, acetaminophen dan ibuprofen tidak secara langsung berpengaruh terhadap masalah puting saat menyusui.

Akan tetapi, kedua obat ini setidaknya bisa membantu meredakan gejala, khususnya nyeri pada puting lecet. Ini karena ibuprofen (Advil) mampu menurunkan produksi hormon yang menyebabkan nyeri pada tubuh.

Risiko obat ibuprofen (Advil) untuk bercampur dengan ASI sangat rendah. Jadi, obat ini terbilang aman untuk diminum oleh ibu menyusui.

Beberapa Pilihan Merk Salep Puting Lecet 

Obat topikal untuk puting lecet sebaiknya Bunda pilih yang aman terhisap bayi, karena mungkin saja beberapa waktu Bunda lupa untuk membersihkannya. Berikut beberapa merk yang dapat jadi pilihan Bunda:

  • Medela purelan 100 bisa jadi solusi puting lecet sekaligus bebas was-was buat para Bunda karena terbuat dari 100% lanolin murni yang aman jika tertelan bayi
  • Lansinoh HPA Lanolin juga bisa jadi pilihan aman karena juga mengandung 100% bahan alami lanolin yang tetap nyaman jika tak sengaja dikonsumsi bayi
  • Mothercare It’s Your Body Lanolin Balm yang jadi pilihan karena tak mengandung bahan-bahan berbahaya bagi Bunda dan si kecil di masa menyusui. Ada dua varian untuk produk ini yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.
  • Pure Mom Nipple Cream dari brand Pure Baby ini juga bisa jadi pilihan kalau Bunda butuh krim puting lokal dengan harga terjangkau dan mudah didapat di berbagai gerai kebutuhan ibu dan anak di daerah Bunda.
  • Pigeon Nipple Cream ini pun dibandrol dengan harga relatif terjangkau. Pun fungsinya sama-sama melembabkan area puting sehingga bisa menenangkan dan mengatasi puting yang lecet dan retak.