Beranda Anak Tips Mendidik Anak Menjadi Mandiri

Tips Mendidik Anak Menjadi Mandiri

Menjadikan anak mandiri adalah hal yang dijadikan point utama pada orang tua dalam mendidik anak. Proses menjadikan anak mandiri membutuhkan waktu dan kerjasama dengan anggota keluarga lain seperti suami, nenek, kakak.

Tips Menjadikan Anak Mandiri

Berikut tips yang Bisa Bunda dan Ayah lakukan untuk menjadikan sang buah hati mandiri, diantaranya :

  • Memberi kemerdekaan

Bagaimana anak bisa mandiri, jika Bunda terbiasa mengekangnya? Kemerdekaan di sini, bukan berarti Bunda melepaskannya sama sekali. Namun, memberinya kesempatan untuk belajar atau mencoba apa yang diminatinya. Tentu saja sesuai dengan usia dan kemampuan anak ya sahabat Bunda.

Merdeka itu bebas yang bertanggung jawab, bukan bebas tanpa aturan.  Dengan mendapat kemerdekaan, anak dapat mencoba banyak hal termasuk merasakan kegagalan. Dari sini anak akhirnya dapat mengetahui apa-apa saja yang menjadi kekuatan dirinya.

  • Memberi dukungan

Dukunglah anak secara membangun. Bunda bisa memuji tiap perilaku atau kemajuan baiknya. Memuji yang membangun artinya membuat anak mengerti apa yang telah dilakukannya dengan baik dan kenapa itu berarti. Sebaliknya Bunda juga memberikannya teguran jika si kecil melakukan kesalahan serta membimbingnya membenarkan hal apa yang seharusnya ia lakukan.

  • Memberi Waktu

Jangan paksa anak untuk selalu berhasil dan menumpahkan kekesalan ketika anak gagal. Itu justru akan membuatnya tertekan dan dapat merasa rendah diri. Beri anak waktu, hargai prosesnya dan rayakan setiap pencapaiannya.

  • Amati

Dahulukan mengamati sebelum memberi bantuan. Anak tahu batas kemampuannya dan mereka akan memberi tahu Bunda jika sudah siap melakukan suatu tugas perkembangan.

  • Jadilah sekutunya

Berikan bantuan yang sesuai dengan daya pikir, emosi dan kemampuan usia anak. Bonnie Harris, pengarang buku Confident Parents, Remarkable Kids, menyarankan, “Daripada memaksanya membereskan mainan, lebih baik ajak anak bermain,  ‘Aku akan mengambil yang berwarna merah, dan kamu yang biru, ya.” Jangan lupa memujinya saat ia berhasil melakukan permintaan yang diberikan oleh Bunda.

  • Tegakkan peraturan

Anak perlu belajar mengenai peraturan (dan mematuhinya) sejak kecil. Apa pun peraturannya, hal yang lebih penting adalah penegakannya. Kalau hari ini Bunda melarang si kecil minum air dingin karena dia sedang batuk, maka seterusnya harus konsisten. Jangan karena besok dia merengek, lalu dibolehkan. Pesan yang ditangkap anak nantinya adalah “Peraturan bisa berubah.” Sedangkan jika Bunda konsisten, anak akan belajar menghargai peraturan, bekerja sama, dan memiliki kontrol diri.

  • Ajarkan anak mengelola uangnya sendiri

Salah satu tugas terpenting dalam kehidupan anak adalah mengatur uangnya sendiri. Bunda dapat mencoba memberikan uang saku selama sepekan dan membicarakannya berapa lama uang ini boleh dihabiskan. Dengan kebiasaan pengaturan uang ini, sang anak tidak akan mudah menghabiskan uang yang diberikan.

Jangan biasakan memberikan uang saku sebagai upah ya Bunda, karena anak akan selalu melakukan sesuatu yang diminta Bunda jika ada imbalannya.