Beranda Anak 3 Olahraga Yang Baik Untuk Kesehatan Si Kecil

3 Olahraga Yang Baik Untuk Kesehatan Si Kecil

Siapa bilang anak-anak nggak butuh olahraga? Apakah Bunda tahu, faktanya, olahraga dapat membantu pertumbuhan tulang dan otot serta meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil lho. Selain manfaat kesehatan, olahraga juga dapat membuat Si Kecil tidur lebih nyenyak. Sehingga mereka lebih mampu menangani tantangan fisik dan emosional, mulai dari ujian fisik di sekolah sampai belajar untuk ujian.

Jika Bunda berfikir kegiatan olahraga orang dewasa dan Si Kecil itu sama, Bunda salah besar, aktivitas olahraga yang biasanya dilakukan oleh Si Kecil adalah bermain dan aktif secara fisik. Biasanya, aktivitas olahraga Si Kecil dilakukan saat kelas olahraga di sekolah, latihan menari, latihan sepak bola, atau saat mengendarai sepeda.

Pada intinya, ada tiga elemen kebugaran yang harus diterapkan ketika Si Kecil berolahraga, yakni daya tahan, kekuatan, dan fleksibilitas. Bunda  dapat mendorong anak-anak untuk melakukan berbagai kegiatan, sehingga mereka dapat melakukan ketiga elemen tersebut. 

Berikut jenis olahraga yang baik untuk kesehatan si kecil

  1. Aktivitas Aerobik

Aerobik merupakan salah satu aktivitas yang dapat diterapkan dengan tujuan untuk meningkatkan daya tahan tubuh si kecil. Melalui latihan ini, otot-otot besar bergerak, detak jantung menjadi jauh cepat sehingga Si kecil akan bernafas lebih keras. Efek yang timbul dari aktivitas tersebut adalah peningkatan kemampuan tubuh untuk mengalirkan oksigen ke seluruh sel dalam tubuh, kegiatan aerobik dapat berupa:

  • Berlari
  • Joging
  • Berjalan
  • Bersepeda
  • Bermain bola basket
  • Ice skating
  • Sepak bola
  • Berenang
  • Tenis
  1. Latihan Kekuatan

Dalam meningkatan kekuatan tidak selamanya dengan melakukan latihan angkat beban seperti orang dewasa pada umumnya. Latihan kekuatan yang dapat dilakukan anak-anak dapat berupa, push-up, sit up, pull-up, maupun latihan lainya yang dapat membentuk dan memperkuat otot seperti memanjat, handstand, maupun bergulat. Dan kegiatanya harus dibawah pengawasan orang dewasa.

  1. Latihan Peregangan

Latihan peregangan memiliki tujuan untuk meningkatkan fleksibilitas Si kecil dan memungkinkan otot dan persendian untuk menekuk dan bergerak dengan mudah. Latihan peregangan memiliki peluangnya di setiap hari, seperti saat mereka akan meraih mainan, berlatih split maupun melakukan jungkir balik.

Lalu Berapa Lama Waktu Olahraga yang Ideal untuk Si Kecil?

Waktu yang baik untuk melakukan olahraga pada bayi setidaknya 60 menit bermain aktif di tiap harinya, sedangkan pada anak-anak prasekolah memiliki 120 menit setidaknya untuk bermain aktif setiap hari. Melalui waktu ini mencangkup aktivitas fisik yang terencana dan adanya permainan bebas. Namun yang harus Bunda ingat, anak-anak sebaiknya tidak terlalu aktif dalam jangka waktu yang lama seperti melebihi 1 jam.

Akan tetapi, dimasa seperti ini, sebagian anal-anak lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan berbaring sambil menonton atau melihat handphone, kegiatan yang tidak banyak melakukan aktivitas otot ini, memiliki risiko obesitas sejak dini.

Akan tetapi resiko yang ada dapat dicegah dengan membuat anak lebih aktif dan disertai dengan pembatasan atau pengurangan jumlah waktu untuk menonton tv atau main game. Bunda juga dapat menjauhkan TV, komputer dan peralatan game lainya dari kamar anak-anak, serta mematikan layar Tv selama waktu makan agar Si kecil lebih fokus pada makan yang ia makan.