Beranda Persalinan 4 Gangguan Kesehatan yang Sering Dialami Ibu Menyusui

4 Gangguan Kesehatan yang Sering Dialami Ibu Menyusui

Setelah Bunda melakukan persalinan dan melahirkan Si kecil, Bunda akan membutuhkan banyak dukungan dan pertolongan dari orang-orang sekitar. Sebab akan banyak masalah yang mungkin akan terjadi di dua pekan pertama setelah kelahiran karena masalah menyusui. Permasalahan ini perlu ditangani dengan segera, jika tidak akan menghambat pemberian ASI kepada Si kecil.

Berikut beberapa masalah yang mungkin dapat terjadi pada ibu menyusui:

  1. Puting Lecet

Permasalah semua Bunda baru saat menyusui adalah rasa nyeri pada puting karena lecet. Proses menyusui memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Rasa nyeri ini terasa perih pada bagian ujung puting hingga ke pangkalnya. Kondisi ini terjadi karena Bunda belum menemukan posisi yang tepat untuk menyusui Si kecil.

Posisi menyusui yang benar, ketika mulut Si kecil mencengkram sebagian besar areola (bagian berwarna gelap pada payudarah) dan bukan hanya di bagian puting Bunda saja. puting yang lecet dapat sembuh dengan sendirinya saat posisi dan peletakan tepat. Jika kondisi lecet tidak membaik, Bunda dapat mengkonsultasikan kepada dokter tentang kondisi Bunda.

  1. Mastitis

Mastitis adalah kondisi payudara terasa keras dan sakit jika disentuh, hal ini ditandai denganĀ  kemerahan dan pembengkakan akibat peradangan payudara. Pembengkakan akibat mastitis, umumnya hanya terjadi pada satu bagian payudara saja, tetapi hal ini juga bisa terjadi pada kedua payudara Bunda. Kondisi ini terjadi pasca 2-3 minggu setelah kelahiran.

Peradangan ini terjadi karena proses menyusui yang kurang tepat, sehingga proses pengosongan payudara tidak efektif. Pada awalnya, mastitis terjadi karena ASI terlalu lama berada di dalam payudara, sehingga menyebabkan sumbatan atau mastitis non infektif. Selain itu, hal ini juga terjadi akibat tekanan berlebihan pada payudarah atau jeda menyusui yang terlalu lama.

  1. Abses

Terjadinya abses pada payudarah, ditandai dengan rasa nyeri yang luar biasa pada payudara, disertai dengan perubahan warna pada bagian yang membengkak, lalu keluarnya nanah dari dalam puting Bunda. Gejala ini terjadi akibat kondisi mastitis yang memburuk. Dalam kasus ini, dokter akan melakukan prosedur pembedahan ringan untuk mengeluarkan nanah dari dalam payudara. Setelah beberapa waktu pasca proses pembedahan rasa sakit yang Bunda rasakan akan berkurang dan dokter akan memberikan ijin Bunda untuk menyusui kembali

  1. Kelebihan Pasokan ASI

Memastikan posisi dan peletakan Si kecil dengan benar. Saat Bunda sedang menyusui Si kecil, usahakan hingga salah satu payudara hingga terasa kosong. Lalu Bunda bisa memindahkannya ke sisi yang lain. Memaksimalkan hindmilk yang diminum Si kecil, karena jika ia terlalu banyak mengkonsumsi foremilk, bisa jadi ia akan mengalami kolik, perut kembung dan BAB yang tidak lancar.

Berbagai masalah tersebut biasanya yang akan dialami para Bunda yang menyusui. Saat Bunda mengalami atau gejala tersebut, Bunda dapat melakukan konsultasi kepada dokter untuk mengetahui prosedur apa yang bisa Bunda lakukan. Bunda juga harus tetap semangat untuk terus memberikan nutrisi terbaik bagi si buah hati, ya Bunda.