Beranda Anak Anak Belajar Puasa, Perlukah Diberi Hadiah?

Anak Belajar Puasa, Perlukah Diberi Hadiah?

Saat bunda ingin mengajarkan Si kecil untuk mulai berpuasa, baiknya ajarkan Si kecil dengan perlahan dan tidak terburu-buru meminta Si kecil untuk berpuasa penuh dalam sehari. Bunda bisa mengajarkan untuk berpuasa ¼ hari, kemudian ½ hari, sampai akhirnya sanggup berpuasa satu hari. Saat Si kecil berhasil menjalani puasa, perlukah bunda memberinya hadiah atau hanya ucapan “selamat” dan “ semangat” saja? untuk lebih lanjutnya, bunda bisa simak pembahasannya di artikel ini! 

Mengajarkan Anak Berpuasa 

Jika bunda dan ayah ingin memberikan hadiah kepada Si kecil, itu sah-sah saja. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu bunda perhatikan, sebelum memutuskan untuk memberi hadiah pada Si kecil yang sanggup menjalankan ibadah puasa. Hal yang perlu bunda perhatikan adalah memberikan Si kecil penjelasan tentang puasa yang merupakan kewajiban. Kelak, saat Si kecil sudah dewasa atau besar, saat menjalankan ibadah puasa harus tanpa mengharapkan imbalan apapun dari bunda dan ayah ataupun orang lain.

Pemberian hadiah baik saat berpuasa atau hal lainya, bukan semata-mata tanda kemenangan. Berikan penjelasan kepada Si kecil, bahwa hadiah yang diberikan sebagai makna pengharggan terhadapa proses yang telah Si kecil jalani. Jadi Si kecil tidak hanya belajar tentang menang atau kalah, tetapi juga ada proses dan perjalanan yang dilalui adalah hal yang lebih penting daripada semua itu. 

Ketika bunda dan ayah membiasakan Si kecil untuk menghargai setiap proses, akan berguna dalam menjalani kehidupan sosialnya. Untuk jangka panjang, Si kecil akan terbiasa untuk memegang pemahaman tersebut akan lebih siap dan bisa dengan positif memaknai kekalahan yang mungkin kelak akan dialami. Secara psikologi, hal itu baik untuk keseimbangan mental Si Kecil. 

Banyaknya keluhan yang akan disampaikan Si kecil saat puasa pertamanya atau munculnya godaan untuk berbuka puasa sebelum waktunya. Saat Si kecil menunjukan tanda tidak siap, bunda tidak bisa memaksakan kehendak. Selain itu bunda juga jangan memarahi Si kecil, terlebih membanding-bandingkannya dengan orang lain. Hal itu hanya akan melukai perasaan Si kecil dan membuatnya menjadi tidak percaya diri lagi untuk mencoba berpuasa. 

Untuk membuat Si kecil lebih bersemangat puasa, bunda bisa pastikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya saat sahur maupun berbuka puasa. Pastikan menu sahur Si kecil berisi makanan yang sehat dan seimbang. bunda juga harus memperhatikan kondisi kesehatan Si kecil. Bisa jadi, keluhan yang disampaikan bukan hanya karena lapar, tetapi ada hal yang terasa salah pada tubuhnya.