Beranda Anak Anak Sering Buang Air Kecil, Waspada Penyakit Ini

Anak Sering Buang Air Kecil, Waspada Penyakit Ini

Buang air kecil merupakan aktivitas yang wajar, karena buang air kecil merupakan proses yang alami dilakukan tubuh untuk membuang zat yang tidak lagi diperlukan. Namun, bagaimana jika buang air kecil terjadi terlalu sering padahal bunda tidak sedang banyak minum atau cuaca sedang tidak dingin? Bagaimana pula jika hal ini terjadi pada anak? Apa penyebabnya? Untuk lebih tahu bunda bisa simak ulasanya berikut.

Waspada Kondisi Medis Berikut Ini

Memang, anak-anak cenderung lebih sering buang air kecil dibandingkan dengan orang dewasa. Akan tetapi, Jika frekuensinya berlebihan, bunda tetap patut waspada. Bisa jadi, ini mengindikasikan kondisi medis tertentu yang sedang ia alami. Usia kurang dari 3 tahun menjadi waktu yang wajar jika anak-anak tidak mampu menahan keinginan buang air kecil alias ngompol. Setelah 3 tahun, baru mereka bisa belajar menahan keinginan untuk buang air kecil ini. 

Berikut Ini beberapa kondisi medis dengan indikasi buang air kecil yang berlebihan pada anak:

  • Kebiasaan

Bunda, coba amati, apakah ada kebiasaan yang sering dilakukan anak yang berdampak pada keinginannya untuk selalu buang air kecil? Misalnya, ketika ia minum terlalu banyak atau makan es krim berlebihan. Bisa jadi pula, anak tidak ingin menghabiskan banyak waktu di toilet karena ingin kembali bermain dengan teman atau mainan kesukaannya. Nah, ini mungkin membuat proses buang air kecilnya tidak tuntas, jadi ia akan lebih cepat kebelet buang air kecil.

  • Diabetes Insipidus

Diabetes insipidus terjadi ketika anak mengalami kekurangan hormon ADH atau hormon diuretik yang berperan dalam mengendalikan cairan pada tubuh. Kondisi ini menyebabkan ginjal anak tidak mampu berfungsi sebagaimana mestinya dan produksi urine menjadi berlebihan. Gejala lain yang bisa bunda amati ketika anak mengidap penyakit ini adalah anak lebih sering haus dan mengonsumsi lebih banyak air.

  • Stres

Ketakutan, kecemasan berlebihan, atau stres juga dapat berpengaruh pada keinginan anak untuk buang air kecil. Bisa jadi, ia sering buang air kecil, atau tidak sama sekali. Jika anak mengalami hal ini, bunda harus lebih peka dan bertanya padanya, mungkin ada hal-hal yang membuatnya cemas dan takut. Atau, bunda bisa membawa sang buah hati ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan segera.

  • Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih dapat menjadi penyebab paling umum anak menjadi lebih sering buang air kecil. Terlebih jika sang buah hati merasakan adanya gejala lain, seperti rasa sakit ketika pipis, demam, nyeri pada bagian pinggang, dan urine yang keluar berwarna lebih gelap. Pada beberapa kondisi, ISK yang terjadi juga bisa membuat anak mual dan muntah.

  • Diabetes Melitus

Ya, diabetes melitus dapat membuat anak menjadi lebih sering berkemih. Masalah yang berkaitan erat dengan gula darah ini disebut juvenile diabetes, dengan gejala berupa peningkatan kadar gula darah karena polifagia atau keinginan untuk makan secara berlebihan dan polidipsia yang menyatakan anak selalu merasa haus, tetapi berat badan justru berkurang. 

Itulah beberapa jenis penyakit yang ditandai dengan sering buang air kecil. Segera periksakan anak ke rumah sakit terdekat jika terjadi gejala-gejala di atas.