Beranda Keluarga Benarkah Keluarga Jadi Penentu Kesehatan Mental?

Benarkah Keluarga Jadi Penentu Kesehatan Mental?

Penentu kualitas mental, perilaku, dan kesehatan fisik seseorang dipengaruhi dari hubungan antar keluarga. Bagaimana bisa? Hubungan antar keluarga dapat membuat seseorang merasa aman dan dicintai, serta memberikan rasa miliki. Bahkan hal yang bisa kita dapatkan dalam melakukan keterampilan untuk mengelola kesulitan hidup di keluarga.

Dampak Hubungan Positif dalam Keluarga pada Kesehatan Mental 

Saat hubungan sebuah keluarga stabil dan mendukung anggota keluarganya yang memiliki masalah atau gangguan kesehatan mental, mungkin lebih responsif terhadap pengobatan. Melalui persahabatan, dukungan emosional dan dukungan ekonomi memiliki dampak positif terhadap seseorang yang sedang menghadapi masalah kesehatan mental.

Sementara bagi sebagian orang yang mengidap masalah kesehatan mental, memerlukan dukungan keluarga yang kuat, seperti bantuan transportasi agar mendapatkan perawatan dan pendampingan setiap hari dalam proses pemecahan masalahan kesehatan.

Dampak Hubungan Negatif dalam Keluarga pada Kesehatan Mental

Melalui hubungan keluarga yang negatif dapat menyebabkan stres, yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan juga mengalami gejala gangguan fisik. Bagi keluarga yang tidak dapat mendukung penyembuhan, maka dapat memperburuk penyakit tersebut.

Perawatan yang biasanya diandalkan oleh penderita kesehatan mental adalah keluarganya. Saat anggota keluarga menolak untuk membantu penyembuhan, maka proses pemulihan yang sedang dijalankan akan berdampak negatif bagi penderita. Berikut jenis masalah kesehatan mental yang dapat terjadi akibat keluarga yang tidak baik, diantaranya:

Tindak Kekerasan

Tindakan kekerasan bukanlah yang baik bagi mental dan fisik, apalagi jika hal ini dialami oleh anak-anak. Saat seorang anak mendapatkan tindakan kekerasaan, kemungkinan ia akan mengalami kesehatan mental dan ia juga memerlukan manajemen seumur hidup. Semua hal ini bergantung pada keseriusan kekerasan atau pelecehan, serta jumlah waktu yang terjadi. Gejala gangguan mental bisa sangat mendalam dan memerlukan perawatan bertahun-tahun. 

Stress Kronis

Stres kronis bisa mengurangi kualitas kesehatan mental dan fisik. Seiring waktu, stres ini mengarah pada pengembangan masalah kesehatan mental seperti kecemasan atau depresi. Stres kronis dalam keluarga adalah masalah khusus karena sering membuat pengidapnya tidak memiliki banyak pilihan untuk menghilangkan stres.

Stres kronis dapat mempengaruhi kualitas mental dan fisik, dengan berjalanya waktu, stres dapat mengarah pada pengembangan masalah  kesehatan mental, salah satunya adalah masalah kecemasan atau depresi. Idealnya, stres dapat diatasi jika anggota keluarga mau mencari konseling. Akan tetapi, jika stres tersebut menjadi kronis maka kita memerlukan sebuah terapis individu untuk mempelajari cara mengatasi keadaan mereka.