Beranda Kehamilan Berniat Puasa Saat Hamil 8 Bulan, Ikuti 3 Tips Aman Ini

Berniat Puasa Saat Hamil 8 Bulan, Ikuti 3 Tips Aman Ini

Benda memilih berpuasa saat kandungan memasuki usia delapan bulan? Dalam kondisi tersebut, sebaiknya bunda melakukan konsultasi pada dokter. Bila dokter menyatakan bahwa kondisi ibu dan kandungan baik-baik saja, itu berarti ibu boleh berpuasa. Bunda bisa mengikuti tips aman berikut ini, saat menjalani puasa. 

Saat usia kehamilan sudah mencapai 8 bulan, itu berarti ibu sudah memasuki trimester ketiga atau trimester terakhir dari masa kehamilan. Pada trimester ini, ibu mungkin sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan diri untuk menghadapi proses persalinan nanti.

Puasa Di Trimester Akhir

Puasa adalah aktivitas yang aman untuk dilakukan oleh bunda, selama kebutuhan asupan bunda terpenuhi. Dimana Jumlah asupan yang perlu bunda penuhi setiap harinya adalah sekitar 2200–2300 kalori.Akan tetapi, sebaiknya bunda tetap melakukan konsultasi pada dokter kandungan sebelum memutuskan akan berpuasa atau tidak. 

Secara umum, usia kehamilan yang paling memungkinkan bunda untuk berpuasa setelah memasuki minggu ke-16 sampai 28 atau saat usia kandungan bunda sudah berkisar 4–7 bulan. Pada masa inilah, tubuh ibu sudah beradaptasi dengan perubahan hormonal yang terjadi, sehingga keluhan selama kehamilan sudah mulai berkurang.

Tips Berpuasa Saat Hamil 8 Bulan

Agar kondisi kesehatan bunda dan janin tetap terjaga, sebaiknya perhatikan tips-tips berikut ini, bila bunda ingin berpuasa saat hamil 8 bulan:

  • Perhatikan Asupan Makanan

Bunda perlu mengatur pola makan dengan seksama, karena bunda harus memenuhi kebutuhan makan untuk dua orang selama berpuasa. Jadi, usahakan untuk tidak melewatkan santap sahur. Bunda juga dianjurkan untuk makan dengan porsi sedikit, tapi sering mulai dari waktu buka puasa.

Bukan hanya porsi makan yang bunda perhatikan, bunda juga perlu memperhatikan kandungan nutrisi dari makanan yang bunda konsumsi. Makanan yang baik bunda konsumsi seperti susu dan protein lebih banyak selama masa kehamilan. Jangan lupa juga untuk memperhatikan keseimbangan nutrisi antara karbohidrat, protein, lemak, dan mineral serta vitamin. 

Tak hanya itu, hal lainnya yang perlu bunda penuhi selama berpuasa di masa kehamilan yaitu asam folat, zat besi dan kalsium. Asam folat bisa bunda dapatkan dari kacang-kacangan, ikan salmon, maupun suplemen. Zat besi paling banyak ditemukan pada bayam, buah berwarna merah, ikan, dan daging merah. Sumber kalsium bisa didapatkan dari susu dan ikan.

  • Batasi Asupan Tinggi Gula

Memasuki trimester ketiga, bunda mungkin mengalami kesulitan dalam beraktivitas, karena berat badan yang meningkat. Kenaikan berat badan ini wajar dialami. Namun, bila bunda mengalami kelebihan berat badan, maka bisa mempengaruhi bayi, kemungkinan Si kecil akan lahir dengan berat badan yang berlebih.

Jadi, patikan untuk menjaga berat badan tetap seimbang selama bulan puasa. Salah satunya dengan menghindari makanan yang mengandung tinggi gula, seperti kolak yang dapat memicu kegemukan.

  • Perbanyak Minum Air Putih

Selama berpuasa mungkin bunda bisa mengalami kekurangan cairan, karena tidak minum selama belasan jam. Kondisi ini bisa berbahaya bagi kondisi janin di dalam kandungan. Sehingga bunda perlu memenuhi kebutuhan cairan selama puasa dengan minum air putih, setidaknya 8 gelas setiap hari atau bunda bisa minum 4 gelas pada sahur, dan 4 gelas sesudahnya.

Sekian tips aman untuk bunda yang ingin menunaikan puasa di trimester ketiga ini. Meski demikian, ada baiknya bunda tidak memaksakan diri untuk berpuasa. Bila bunda sudah merasa sangat lemas, detak jantung meningkat, dan serasa ingin pingsan, maka stop puasa dan segera hubungi dokter.