Beranda Kehamilan Biar Janin Tetap Sehat, Ini Aturan Puasa Bagi Ibu Hamil

Biar Janin Tetap Sehat, Ini Aturan Puasa Bagi Ibu Hamil

Berpuasa selama sebulan bisa menjadi tantangan tersendiri bagi bunda yang tengah menjalani kehamilan. sebelum bunda memutuskan untuk berpuasa, sebaiknya bunda memeriksakan diri ke dokter untuk tahu bagaimana kondisi fisik dan janin. Apakah siap untuk menjalani puasa, atau justru malah bisa membahayakan kesehatan bunda dan janin. Untuk itu, bunda perlu mengetahui aturan puasa bagi ibu hamil lewat ulasan berikut ini. 

Aturan Puasa Untuk Ibu Hamil

saat bunda dalam masa kehamilan, sebenarnya bunda diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Namun, saat bunda telah merencanakan untuk ikut berpuasa, pastikan dokter atau bidan tahu, berapa lama bunda akan berpuasa. 

Di tahap awal kehamilan, biasanya bunda akan mengalami:

  • Kelelahan
  • Sembelit
  • Sakit kepala dan sakit kepala ringan

Hal ini dapat menjadi lebih jelas, jika bunda tidak makan atau minum untuk waktu yang lama. Sebab, puasa mengubah rutinitas, karena tidak makan dan minum selama berjam-jam dapat menyebabkan stres.

Namun, berikut ini ada beberapa tips untuk membuat bunda tetap fit dan janin tetap sehat selama puasa:

  • Minum Banyak Air Mineral

Pastikan bunda terhidrasi dengan baik, dengan banyak minum. Selain minum, pastikan bunda juga makan saat sahur untuk menjaga tingkat energi di siang hari. Hal ini bisa mengurangi rasa lapar, sakit kepala, dan mengantuk. Sahur harus terdiri dari makanan sehat yang akan mengisi dan menyediakan energi yang cukup untuk bertahan selama puasa.

  • Makan-Makanan Tinggi Serat dan Karbohidrat Kompleks

Tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk memecah dan menyerap makanan-makanan ini, sehingga dapat memberikan tubuh bahan bakar yang lebih baik selama jam puasa. Makanan sehat dapat meliputi roti gandum dengan sedikit selai, keju, sereal berserat tinggi dengan susu semi-skim, buah segar dan kering, termasuk pisang dan kurma, kacang tawar, dan granola bar.

  • Hindari Mengkonsumsi Kopi dan Teh

Kandungan kafein dalam kopi bisa membuat bunda kehilangan lebih banyak air saat buang air kecil. Sedangkan minum teh dengan makan berat dapat mengurangi jumlah zat besi yang dapat diserap tubuh, jadi tetaplah minum air mineral saat makan. Jika air terasa membosankan, bunda bisa berikan tambahan lemon!

  • Hemat Energi

Jangan memaksakan diri dengan pekerjaan yang terlalu berat. Bunda perlu mendengar tubuh bunda, jika bunda merasa pusing, segera minum. Jika otak tidak mendapatkan cukup aliran darah dan oksigen, kemungkinan bayi dalam kandungan bunda juga merasakan hal sama. 

Jika bunda mulai mengalami kontraksi rahim (perasaan menggembung atau mengencang, atau kram menstruasi), bunda perlu minum beberapa cairan. Dehidrasi dapat menyebabkan kontraksi preterm dan kemungkinan persalinan prematur. Waktu paling sensitif dalam kehamilan adalah trimester terakhir. Jika kontraksi tidak berhenti dengan istirahat dan cairan hubungi dokter atau bidan atau pergi ke rumah sakit.