Beranda Konsepsi Cara Minum Pil KB Yang Benar

Cara Minum Pil KB Yang Benar

Metode kontrasepsi yang paling diminati adalah pil KB, sebab penggunaan pil KB tidaklah harus melakukan beberapa prosedur pembedahan seperti KB implan atau pemasangan IUD, maupun tidak membuat bunda pergi ke dokter sebulan sekali seperti KB suntik. 

Mengkonsumsi pil KB bisa bunda lakukan dimana saja dan kapan saja, yang penting harus diminum secara teratur dan tepat waktu setiap harinya, jangan sampai terlupa ya bunda. Tapi, tahukah bunda kalau penggunaan metode kontrasepsi, ini pastinya harus disesuaikan dengan kondisi dan preferensi penggunaannya masing-masing. 

Meski demikian, tak sedikit bunda yang masih bertanya-tanya: bagaimana sih cara meminum pil KB yang benar dan sesuai anjuran dokter?. Tanpa berlama-lama bunda bisa simak ulasanya berikut ini.

Pil KB sebagai Alat Kontrasepsi

Semua metode kontrasepsi yang ada, bertujuan untuk menunda proses kehamilan. Ada banyak alasan kenapa setiap pasangan menunda memiliki momongan, seperti sadar akan kesiapan total dari segi mental, kesehatan, dan status ekonomi dan lainya.

Sebagai pilihan populer dikalangan para bunda, pil KB merupakan jenis pil atau obat yang mengandung hormon reproduksi sintetik (progesteron dan kombinasi estrogen-progesteron), yang berfungsi untuk mengatur hormon dalam tubuh si pengguna sehingga bisa mencapai tujuannya, yaitu mencegah kehamilan.

Pil KB sendiri dinilai paling efektif dalam pencegahan kehamilan, dengan efektivitasnya mencapai 99 persen. Akan tetapi tingkat efektivitas pil KB bisa menurun hingga 92 persen. Jadi, bisa saja terjadi peningkatan kehamilan yang sebenarnya tidak diharapkan oleh bunda dan ayah yang sedang menggunakan kontrasepsi.

Cara Minum Pil KB yang Benar

Agar efektivitas pil KB yang bunda konsumsi tidak menurun, bunda harus memperhatikan jenis dari pil KB yang tengah bunda konsumsi ini. Bunda, pil KB sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu paket 21 hari dan 28 hari. Keduanya memiliki fungsi yang sama, yang berbeda hanya pada dosisnya kok. Pada pil KB 28 hari, terdapat 21 pil dengan hormon dan 7 pil tambahan yang berisi plasebo atau pil kosong.

Pil KB 28 hari sendiri lebih populer dibandingkan dengan pil KB 21 hari. Ini karena pil KB 28 hari dianggap lebih memudahkan wanita dalam mengkonsumsinya setiap hari sesuai jadwal tanpa jeda atau hari kosong. Sedangkan untuk pil KB 21 hari, semua pil mengandung hormon sehingga setelah 21 pil habis diminum, terdapat 7 hari kosong sebelum kembali mengonsumsi pil KB lagi.

Setelah bunda tahu dua jenis pil KB, bunda harus ketahui bagaimana cara meminum pil KB ini, dan tidak boleh hanya asal minum saja. Ada aturan pakai pil KB yang wajib bunda ikuti, berikut aturan minum pil KB yang perlu bunda ketahui:

  • Pil KB bisa bunda mulai diminum kapan saja, tapi harus dipastikan bahwa bunda sedang tidak hamil. Untuk memastikan hal itu, bunda bisa melakukan uji kehamilan melalui tes pack terlebih dahulu.
  • Pil KB mulai diminum pada hari pertama haid dan seterusnya (sesuai dengan paket pil KB mana yang bunda pilih).
  • Selain itu, cara minum pil KB yang benar harus pada jam yang sama setiap harinya dan mengikuti arah tanda panah yang tertera di bungkus pil.
  • Bunda bisa mulai mengonsumsi pil KB saat hari kedelapan haid, tapi dengan tambahan penggunaan kondom jika ingin berhubungan intim dengan pasangan ya. 

Perhatikan Ini Saat Pertama Kali Mengonsumsi Pil KB

Setelah bunda tahu bagaimana cara yang benar mengkonsumsi pil KB dan juga jenisnya. Hal lain yang perlu bunda ketahui adalah penyesuaian kerja hormon dalam tubuh, maka dalam beberapa hari atau 7-10 hari pertama disarankan tidak melakukan hubungan intim.

Jika bunda dan pasangan ingin berhubungan intim, ada baiknya gunakan selalu kontrasepsi cadangan seperti kondom. Bagi bunda yang sedang menyusui dan ingin menggunakan kontrasepsi, bunda bisa mempertimbangkan penggunaan pil KB progestin atau yang disebut dengan mini pil.

Tidak adanya kandungan estrogen di dalam pil ini dipercaya tidak akan mempengaruhi produksi ASI dan justru membantu melancarkan produksi ASI. Minum pil KB progestin ini bisa dimulai 6-8 minggu usai melahirkan atau selesai masa nifas.

Perlu diingat bunda, tak semua bunda yang meminum pil KB akan menunjukan efek samping, tapi efek pil KB sendiri bisa muncul di beberapa penggunanya, seperti:

  • Perubahan siklus haid
  • Flek-flek
  • Sakit kepala
  • Peningkatan berat badan
  • Perubahan cairan vagina
  • Penurunan gairah seksual
  • Perubahan suasana hati atau mood swing

Apa yang Terjadi Jika Pil KB Lupa Diminum?

Apa yang akan terjadi jika bunda lupa untuk meminum pil KB? Apakah akan terjadi pembuahan?. Tenang bunda, jika bunda lupa meminumnya selama sehari, bunda masih terlindungi dari resiko kehamilan, sehingga bunda disarankan untuk minum sekaligus dua dosis (dua butir) keesokan harinya sesuai jadwal.

Lantas, bagaimana jika Anda lupa mengkonsumsinya sebanyak dua dosis atau dua hari? Tentu efektivitas pil KB sudah berkurang sehingga kemungkinan hamil lebih besar. Segera minum dosis yang tertinggal begitu ingat, bahkan jika ini berarti bunda minum dua pil dalam satu hari, asal tidak lebih dari 12 jam di hari yang sama.

Seterusnya, bunda bisa lanjutkan penggunaannya dengan dosis seperti biasa. Jika bunda ketinggalan dosis lebih dari dua hari, penggunaan kondom diperlukan jika bunda berhubungan seks dengan pasangan.

Cara minum pil KB yang benar dapat efektif mencegah kehamilan. Selain informasi yang bisa bunda dapatkan dari buku, internet, atau rekomendasi dari teman atau keluarga, sebaiknya bunda melakukan konsultasikan metode kontrasepsi yang ingin dipilih dengan dokter kandungan, sesuai dengan kondisi dan kebutuhan bunda ya.