Beranda Kehamilan Hamil Tetap Puasa, Yakinkan Janin Tetap Sehat Ya Bunda

Hamil Tetap Puasa, Yakinkan Janin Tetap Sehat Ya Bunda

Bulan Ramadhan tiba, artinya semua umat muslim diseluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa. Bisakah bunda yang sedang hamil ikut berpuasa? Bunda yang sedang hamil tetap bisa berpuasa kok, tapi ada beberapa kondisi yang perlu bunda perhatikan. Apa saja itu?, Simak ulasanya berikut ini yuk bunda.

Enam Kondisi yang Perlu Bunda Perhatikan Saat Sedang Berpuasa

Meski tidak makan dan minum selama belasan jam, hal ini dapat memengaruhi kondisi bunda dan janin. Karena itu, agar bunda dan janin tetap sehat, ada beberapa aturan yang perlu bunda taati selama berpuasa, diantaranya:

  • Perhatikan Usia Kandungan 

Sebenarnya, anjuran bunda bisa berpuasa saat kandungan bunda telah memasuki trimester kedua atau sekitar 14–27 minggu. Trimester kedua dianggap sebagai waktu yang tepat untuk berpuasa karena kondisi fisik bunda biasanya sudah beradaptasi dengan baik terhadap kehamilan. Gangguan yang terjadi selama kehamilan, seperti mual dan muntah pun juga sudah berkurang. Jadi, bunda bisa dengan nyaman menjalankan puasa.

Saat kehamilan bunda telah memasuki trimester ketiga, maka fase pertumbuhan janin sedang berlangsung dengan cepat, sehingga janin membutuhkan kadar gizi dan nutrisi yang cukup banyak. Jadi, bunda tidak disarankan berpuasa pada waktu tersebut.

  • Penuhi Nutrisi Harian Bunda

Jika bunda ingin berpuasa, maka bunda perlu memenuhi kebutuhan nutrisi, yaitu sebesar 2500 kilo kalori per hari. Kalori tersebut terdiri dari 50 persen karbohidrat, 30 persen protein hewani dan nabati, serta 20 persen lemak. Bunda bisa memenuhi kebutuhan kalori tersebut dengan mengatur asupan makanan yang dikonsumsi saat sahur dan buka puasa.

  • Aturan Makan Saat Sahur

Saat santap sahur, bunda disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan lemak, seperti daging dengan porsi yang cukup ya, artinya tidak berlebihan. Alasannya, karena kedua jenis zat gizi ini akan membuat bunda tidak mudah lapar, terutama di siang hari. Hindari mengkonsumsi makanan yang manis-manis saat sahur, karena dapat menyebabkan insulin shock yang malah membuat tubuh bunda menjadi lemas dan mudah merasa lapar.

  • Aturan Makan Saat Sedang Berbuka

Dan saat waktu berbuka, bunda bisa mengawalinya dengan minuman yang hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah. Hindari berbuka dengan minuman dingin, karena dapat menurunkan kerja lambung. Setelahnya, bunda bisa mengkonsumsi kolak atau kurma yang merupakan karbohidrat kompleks yang dapat membantu memulihkan kembali energi bunda. Kira-kira 30 menit kemudian atau setelah shalat magrib, baru bunda bisa menyantap makanan berat, tapi sebaiknya dalam porsi yang tidak berlebihan ya.

  • Penuhi Kebutuhan Cairan

Puasa dapat menyebabkan tubuh bunda dehidrasi, apalagi bulan puasa jatuh di musim panas. Kekurangan cairan akan mempengaruhi cara kerja ginjal bunda dan jumlah cairan di sekitar janin. Itulah mengapa bunda disarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih setidaknya 8 gelas setiap hari. Atau bunda bisa minum 4 gelas pada sahur dan 4 gelas sesudahnya.

  • Hindari Aktivitas Berat

Saat sedang berpuasa, baiknya bunda tidak melakukan aktivitas yang menguras banyak energi. Bukan hanya itu saja, bunda juga perlu hindari pikiran yang bisa membuat bunda menjadi stres, serta beristirahatlah yang cukup agar kondisi bunda dan kandungan tetap terjaga.

Bila saat ini bunda sedang berpuasa, dan bunda mengalami keluhan tertentu, jangan ragu untuk bertanya ke dokter.