Beranda Persalinan Ibu, Cegah Anemia Pada Bayi Dengan Menyusui

Ibu, Cegah Anemia Pada Bayi Dengan Menyusui

Bayi bisa terkena anemia? Tentu saja bisa bunda. Anemia terjadi akibat kekurangan zat besi di dalam tubuh. Penyebab anemia ini akibat Si kecil terlahir dengan berat badan rendah, lahir secara prematur, atau kembar. Selain itu, anemia yang terjadi pada Si kecil juga berasal dari konsumsi sufor dengan kandungan zat besi yang rendah atau juga akibat bunda yang mengalami anemia selama masa kehamilan.

Lalu, apakah kegiatan menyusui dapat mencegah terjadinya anemia? Ini dia penjelasanya untuk bunda.

Menyusui Mampu Mencegah Anemia pada Bayi

Kegiatan menyusui dapat mencegah terjadinya anemia pada Si kecil. Umumnya gejala anemia ditandai dengan pucat, lemas, mudah lelah, serta penurunan daya tahan tubuh terhadap infeksi. Untuk menghindari hal tersebut, bunda perlu memberikan ASI selama mungkin untuk Si kecil.

Bagi bunda yang memberikan ASI eksklusif, yaitu selama enam bulan tanpa bantuan susu formula, maka Si kecil memiliki kandungan hemoglobin yang lebih tinggi. Dengan mengkonsumsi ASI secara eksklusif, maka Si kecil memiliki cadangan zat besi yang cukup hingga usianya sembilan bulan. Karena ASI merupakan bagian penting dari makanannya beberapa bulan setelah lahir, hingga Si kecil bisa mengkonsumsi makanan padat.

Selain Susu, Ini Cara lain Mencegah Anemia pada Bayi

Jika bunda tidak bisa memberikan ASI, bunda masih bisa memberikan susu formula yang diperkaya dengan zat besi, untuk mengetahui kandungan zat besi dalam susu formula, bunda bisa melihatnya dalam label kemasan. Akan tetapi, ada catatan untuk bunda, yaitu jangan memberikan susu sapi pada Si kecil yang masih dibawah satu tahun. Karena susu sapi mengandung zat besi yang rendah serta dapat mengiritasi lapisan usus.

Selain memberikan susu formula, bagi bunda yang memiliki Si kecil yang telah berusia enam bulan, bunda bisa mengkombinasikan makanan yang akan dikonsumsinya. Salah satu zat besi yang diserap dengan cepat oleh tubuh adalah daging, telur, kacang-kacangan, dan sayuran hijau seperti bayam atau brokoli. 

Tak hanya memberikan Si kecil makanan yang kaya akan zat besi. Bunda bisa melakukan kombinasi dengan pemberian makanan yang kaya akan vitamin C. Apakah bunda tahu, jika penyerapan zat besi akan tergantung dari makanan yang dikonsumsi. Beberapa makanan yang kaya akan vitamin C adalah jeruk, lemon, kiwi, pepaya, jambu biji, stroberi, nanas, dan juga mangga.