Beranda Persalinan Ibu Menyusui Puasa Bikin Anak Diare? Ini Faktanya

Ibu Menyusui Puasa Bikin Anak Diare? Ini Faktanya

Bagi bunda yang berpuasa di masa menyusui pasti pernah mendengar kalau menyusui saat berpuasa bisa menyebabkan Si Kecil mengalami diare. Tapi benar tidak sih kabar itu? Adakah hubungan antara berpuasa dengan menurunnya kualitas ASI yang menyebabkan diare? atau hanya mitos belaka? Dari pada bunda bertanya-tanya, bunda bisa simak ulasanya berikut ini. 

Puasa Bagi Ibu Menyusui 

Jawabanya adalah mitos. Puasa sama sekali tidak akan menyebabkan kualitas air susu ibu (ASI) berubah. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat bunda ingin menyusui dan juga saat menjalankan puasa, yaitu kecukupan asupan nutrisi serta faktor psikologis. Pasalnya, ASI mungkin tidak mau keluar jika kondisi psikologis bunda sedang tidak stabil, misalnya sedang merasa cemas, marah, atau ketakutan.

Hal lain yang perlu bunda ketahui, kalau diare dapat anak, terjadi karena infeksi virus, bakteri, parasit, alergi makanan, hingga keracunan. Dan hal-hal tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan perubahan ASI, karena bunda menjalani puasa. Walaupun Si Kecil mengalami diare saat bunda sedang berpuasa, bukan berarti hal itu terjadi, akibat kualitas ASI yang berubah. Tapi, bunda tetap perlu memastikan kebutuhan nutrisi harian tetap tercukupi agar bunda dan Si kecil sama-sama sehat selama menjalani puasa.

Pada dasarnya, tubuh bunda akan secara alami menyesuaikan perubahan yang terjadi, termasuk dalam menentukan kualitas dan kuantitas ASI. Tubuh bisa menyesuaikan dengan kebutuhan Si kecil, dan dari sumber makanan yang ada. Maka dari itu, sangat penting bagi bunda untuk selalu memperhatikan kecukupan zat gizi selama berpuasa. Jika bunda kekurangan nutrisi, maka ASI yang dihasilkan bisa saja ikut terpengaruh.

Menyiasati Asupan Nutrisi Selama Berpuasa

Pola dan waktu makan menjadi hal yang pasti berubah saat berpuasa. Bunda yang tengah menyusui harus bisa menyiasati hal tersebut, agar ASI yang dikeluarkan tetap berkualitas dan kesehatan bunda maupun Si kecil selalu terjaga. Caranya adalah dengan mengonsumsi lebih banyakan makanan sehat, terutama saat sahur dan berbuka puasa.

Jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi meliputi buah, sayuran, dan makanan sehat lain yang memiliki banyak kandungan zat gizi. Selain makan makanan bergizi, bunda juga perlu memenuhi kecukupan air dalam tubuh selama berpuasa. Selain itu, dilengkapi juga dengan konsumsi vitamin atau multivitamin tambahan agar kesehatan tetap terjaga dan puasa yang dijalani selalu lancar.

Agar Bayi Senantiasa Merasa Nyaman Saat Ibu Berpuasa

Selama berpuasa, ada beberapa hal yang sebaiknya bunda perhatikan agar Si kecil senantiasa merasa nyaman. Alih-alih menyalahkan perubahan ASI karena puasa, beberapa hal ini malah bisa menjadi pemicu Si Kecil rewel dan mudah sakit. Diantaranya:

  • Periksa popok Si kecil

Saat Si kecil rewel, bisa jadi ada sesuatu yang membuatnya merasa tidak nyaman, misalnya popok yang sudah penuh. Maka dari itu, bunda bisa pastikan untuk selalu memeriksa popok Si kecil secara berkala dalam beberapa jam sekali. Jika popok sudah penuh, segera ganti dengan yang baru agar Si Kecil selalu merasa nyaman.

  • Perhatikan warna kotoran 

Cara lainnya untuk memastikan Si kecil tetap sehat adalah dengan memperhatikan perubahan warna pada feses alias kotoran Si kecil. Jika kotorannya berubah menjadi warna hijau tua, segera bawa Si kecil ke dokter untuk melakukan pemeriksaan.

  • Berat badan berkurang

Salah satu tanda ada yang tidak beres dengan kesehatan Si kecil adalah berat badan yang menurun. Hal itu bisa menjadi tanda bahwa Si Kecil kekurangan gizi.