Beranda Keluarga Ini Tanda Dan Cara Untuk Berhenti Menjadi “People Pleaser”

Ini Tanda Dan Cara Untuk Berhenti Menjadi “People Pleaser”

“Sebenarnya aku tidak malu, tapi aku tidak enak kalau menolak.” Apakah bunda biasa mendengar kalimat tersebut? Atau bunda suka mengatakan hal tersebut?. Jika iya, mungkin bunda adalah people pleaser. People pleaser sendiri bukan lah sifat yang baik loh bunda, karena bisa menurunkan kualitas hidup bunda.

Ini Tanda dan Cara untuk Berhenti Menjadi People Pleaser 

Arti dari people pleaser sendiri, merupakan seseorang yang berusaha untuk menyenangkan orang-orang disekitarnya. Bagi people pleaser, kecenderungan untuk melakukan apapun agar orang lain tidak kecewa padanya. 

Untuk penyebab pastinya, kenapa seseorang bisa tumbuh menjadi people pleaser belum ada. Akan tetapi yang perlu diketahui, kalau orang yang insecure atau memiliki trauma dimasa lalu seperti pelecehan seksual maupun broken home, cenderung akan tumbuh menjadi people pleaser. Lalu apa sih tanda dari people pleaser ini?.

Tanda yang paling nampak dari people pleaser adalah sulit untuk menolak atau mengatakan tidak pada permintaan seseorang. Para people pleaser, akan berusaha keras untuk melakukan hal yang diminta orang lain demi kebahagiaan orang tersebut. 

Bukan hanya berusaha untuk membahagiakan orang lain, tetapi ada beberapa tanda lainya yang bisa dikenali jika bunda atau anggota keluarga adalah people pleaser, diantaranya:

  • Merendah
  • Menyetujui pendapat orang lain dan mengabaikan pendapat pribadi untuk menghindari debat
  • Merasa bertanggung jawab pada perasaan orang lain
  • Selalu meminta maaf pada hal-hal yang Sebenarnya tidak perlu
  • Menyalahkan diri sendiri
  • Tidak memiliki banyak waktu luang untuk diri sendiri
  • Merasa takut jika orang lain marah
  • Membutuhkan pujian untuk merasa berharga 
  • Tidak pernah mengakui perasaan sendiri, baik marah atau senang
  • Suka membantu, tetapi sungkan menerima bantuan

Cara Berhenti Menjadi People Pleaser

Mungkin people pleaser terkesan positif, akan tetapi, memelihara sifat ini hanya membuat  bunda merasa lebih rendah dari pada orang lain. Sering kali people pleaser menjadi sasaran utama untuk dilimpahi suatu tugas, karena people pleaser akan senang hati untuk menerimanya.

Sering kali people pleaser menjadi sasaran pertama untuk dilimpahi suatu tugas, karena sudah dikenal akan menerima tugas dengan senang hati. Meski tidak semua orang berniat memanfaatkannya, lama-kelamaan seorang people pleaser akan merasa dirinya dimanfaatkan dan terlalu banyak berkorban.

Jika bunda atau anggota keluarga bunda terus dimanfaatkan dan terlalu banyak berkorban. Dampaknya seorang people pleaser bisa memendam rasa benci bahkan menjadi frustasi. Apalagi jika people pleaser berada di dekat orang manipulatif, kemungkinan people pleaser beresiko mengalami penipuan dan pelecehan yang membuat mereka mengalami gangguan kesehatan fisik dan mental.

Sifat people pleaser tidaklah baik jika selalu dipelihara. Bunda bisa berhenti menjadi people pleaser dengan melakukan beberapa langkah seperti dibawah ini:

  • Bersikap tegas kepda diri sendiri dan orang lain

Memiliki rasa tidak enak dan kurang tegas membuat bunda menjadi people pleaser. Mulai dari sekarang, bunda harus bersikap asertif atau tegas baik pada orang lain maupun diri sendiri. Jika ada yang meminta bantuan bunda diluar kapasitas atau bahkan merugikan, bunda bisa menolak dengan baik dan jelaskan alasanya.

  • Berfikir dahulu sebelum melakukan sesuatu untuk orang lain

Saling membantu satu sama lain merupakan sikap yang baik. Tetapi, bunda harus melihat terlebih dahulu sebelum melakukannya untuk orang lain. Apakah permintaan itu termasuk memanfaatkan bunda atau tidak.

  • Jangan meminta maaf jika itu bukan kesalahanmu

Meminta maaf atas kesalahan yang dibuat adalah hal yang benar. Tetapi jika meminta maaf bukan karena kesalahan sendiri, tetapi kesalahan orang lain, berarti bunda tengah melindungi pembuat kesalahan. Hal ini akan membuat mereka melepas tanggung jawab serta bisa merugikan bunda dan mempengaruhi nama baik bunda. Lebih baik bunda selesaikan segala kewajiban yang bunda miliki saja ya.

  • Prioritaskan kebahagiaan mu

Kamu tidak bisa memaksakan respons orang lain terhadap apa yang kamu perbuat. Jika ternyata orang yang kamu bantu sulit untuk puas dengan pekerjaanmu, kapan kamu bisa merasa bahagia? Jadi, carilah sesuatu dari dirimu dan untuk dirimu seorang yang bisa membahagiakanmu, tanpa membutuhkan orang lain.

Menolong merupakan hal yang baik. Akan tetapi, tidak perlu sampai berlebihan dan sampai merelakan segala cara serta mengesampingkan diri sendiri. tanamkan pada diri sendiri bahwa diri ini bukan alat pembahagia orang lain.

Jika beberapa langkah diatas belum bisa membuat bunda terhindar dari people pleaser, sebaiknya bunda melakukan konsultasi dengan psikolog, agar mendapatkan saran yang tepat dan bimbingan untuk merubah sikap buruk tersebut.