Beranda Keluarga Inilah Kunci Utama Dalam Menghadapi Keluarga Disfungsional

Inilah Kunci Utama Dalam Menghadapi Keluarga Disfungsional

Apakah bunda tahu arti disfungsional? Jika belum, disfungsional adalah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Apa yang akan terjadi jika kondisi disfungsional terjadi di keluarga?. Dengan kata lain, keluarga menjadi tidak bisa memenuhi beberapa fungsi seharusnya. Intinya adalah, keluarga yang disfungsional, rentan menghadapi konflik, prilaku buruk, bahkan yang terburuknya pelecehan pada anggota keluarga. 

Lalu apa yang terjadi jika keluarga dikatakan disfungsional? Semak pembahasanya di bawah ini!

Dampak Keluarga Disfungsional pada Anak

Saat bunda dan pasangan menjadi egois terkadang tidak melihat bagaimana dampaknya pada keluarga kecil bunda. Anak-anak bunda bisa mendapatkan dampak dari keluarga yang tidak berfungsi ini sampai dewasa. Kemungkinan dampak yang akan mereka alami seperti:

  • Kesulitan menata emosi dan hubungan
  • Mengalami masalah kepercayaan
  • Komunikasi yang buruk
  • Kepekaan yang berlebihan
  • Menjadi perfeksionis
  • Memiliki perasaan yang tidak berdaya dan tidak berharga

Memang impian semua orang untuk memiliki keluarga yang normal dan bahagia. Akan tetapi jika memiliki keluarga disfungsional, bukan berarti tidak dapat disikapi dengan baik. Ada beberapa cara untuk mengatasi keluarga yang mengarah disfungsional, yaitu:

Menyadari Bahwa Kamu Tidak Bisa Mengubah Seseorang

Hal yang perlu diketahui adalah kamu tidak bisa mengubah seseorang sesuai dengan apa yang kamu inginkan atau harapkan. Bahkan sebagai orang tua, kerap kali mengedepankan ego untuk tidak melakukan perubahan sikap. Dalam kondisi ini, tidak apa untuk menjaga jarak dan komunikasi, kerena kesehatan mental juga harus diperhatikan dan dijaga.

Jangan Pernah Berusaha Mengubah Masa Lalu

Jika kamu selalu menyesali masa lalu, maka kamu tidak bisa melangkah maju. Masa lalu biarlah berlalu, karena kamu pun tidak bisa mengubahnya. Fokus lah menata masa depan dan jadilah pribadi yang lebih baik tanpa dihantui bayang-bayang masa lalu

Jangan Menyalahkan Masa Lalu untuk Perilaku Masa Kini

Bertambahnya usia membuat kita memiliki banyak cara untuk memandang dan menghadapi kehidupan. Hal ini membuat kamu memiliki pandangan sendiri, pola pikir sendiri, bahkan keputusan untuk mengatasi masa lalu sebagai dampak dari keluarga disfungsional atau tak berhasil. 

Mungkin ada beberapa perilaku yang terbawa dari efek keluarga disfungsional, kamu tidak bisa menyalahkan masa lalu yang bahkan bukan pilihan mu, tetapi kamu bisa menentukan sikap untuk masa kini.

Jangan Membuat Siklus yang Sama

Kebencian yang kamu miliki akibat masa lalu dan amarah bisa berdampak pada keluargamu sendiri. Ingat, jangan mengulang siklus yang sama, jika kamu tidak ingin merasakan luka yang sama. Cobalah untuk memberikan suasana yang penuh dengan kasih sayang dan terbuka serta menghargai satu sama lain, terlebih pada anak-anak.