Beranda Keluarga Langkah Sederhana Untuk Mencegah Terjadinya Mata Ikan

Langkah Sederhana Untuk Mencegah Terjadinya Mata Ikan

Mungkin bunda sering sekali mendengar mata ikan, tapi apa sih mata ikan itu? mata ikan dikenal dalam istilah medis dengan clavus. Kondisi ini terjadi akibat tekanan dan gesekan yang terjadi secara berulang pada bagian kulit tertentu, hingga penebalan kulit pun terbentuk. Meski dapat terjadi di bagian tubuh manapun, mata ikan umum dialami di area tangan, kaki, juga jari. Adakah langkah efektif untuk mencegah mata ikan? Jawabannya, ada. Ketahui di sini tentang langkah sederhana mencegah mata ikan yuk.

Begini Langkah Sederhana Mencegah Mata Ikan 

Mata ikan memang terdengar sepele. Namun, kemunculannya dapat mengganggu kenyamanan, bahkan memicu munculnya rasa nyeri. Faktanya, mata ikan dapat dicegah dengan melakukan beberapa langkah sederhana berikut ini:

  • Mencuci kaki dengan air dan sabun secara rutin sebelum tidur. Gunakan sikat bila perlu.
  • Setelah mencuci kaki, oleskan krim pelembab khusus kaki.
  • Gunakan ukuran sepatu dan kaus kaki yang sesuai.
  • Disarankan untuk membeli sepatu pada sore hari, yaitu saat kaki berada pada bentuk terbesarnya. Kaki seseorang akan sedikit membengkak seiring berjalannya hari.¬†
  • Jika mengalami nyeri atau iritasi kulit pada kaki, segera lakukan langkah penanganan, ya.
  • Potong kuku kaki dengan lurus dan tidak miring.
  • Untuk mengikir kaki, gunakan batu apung. Lakukan secara teratur, dan bersihkan bagian kulit yang keras dengan lembut.
  • Gunakan kaos kaki bersih setiap hari. Ganti secara berkala. Kamu juga dapat menggunakan bedak sebelum memakai kaos kaki.
  • Gunakan pelindung tangan saat menggunakan perkakas, seperti sarung tangan tebal.

Mata ikan bukanlah kondisi yang dapat hilang dalam semalam. Namun, gangguan tersebut dapat dihindari dengan melakukan beberapa langkah pencegahan, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Jika kondisi yang kamu alami semakin parah, bunda bisa mendiskusikannya dengan dokter.

Hindari Juga Hal-Hal yang Memicu Mata Ikan

Seperti pada penjelasan sebelumnya, mata ikan dapat terbentuk karena terlalu banyaknya tekanan dan gesekan pada area kulit yang sama. Oleh karena itu, untuk mencegah mata ikan, kamu juga perlu menghindari berbagai hal yang dapat memicu atau meningkatkan risikonya.

Berikut ini hal-hal yang dapat menimbulkan tekanan dan gesekan, yang memicu terbentuknya mata ikan:

  • Memakai sepatu yang tidak nyaman. Sepatu yang ukurannya terlalu sempit, atau berhak tinggi bisa menekan beberapa bagian kaki. Sebaliknya, sepatu yang terlalu longgar pun dapat membuat beberapa bagian kaki bergesekan berulang kali dengan bagian dalam sepatu.
  • Sering menggunakan alat atau bermain musik yang melibatkan tangan. Penebalan kulit juga bisa muncul akibat gesekan tangan dengan sebuah alat atau instrumen musik digunakan sehari-hari.
  • Tidak pakai kaus kaki. Kebiasaan ini bisa menyebabkan terjadinya gesekan antara kaki dengan alas kaki.
  • Perokok aktif. Orang yang sering menggunakan pemantik api bisa memiliki mata ikan pada kulit jempol tangannya. Hal ini terjadi karena gesekan berulang pada saat menyalakan pemantik sebelum merokok.

Selain itu, ada juga beberapa kebiasaan dan kondisi medis lain yang bisa meningkatkan resiko seseorang terkena mata ikan, yaitu:

  • Hammertoe, yaitu kelainan atau cacat pada jari kaki yang bengkok dan berbentuk seperti cakar.
  • Kebiasaan tidak menggunakan sarung tangan. Menggunakan alat yang membutuhkan keterampilan tangan terlalu lama tanpa memakai sarung tangan bisa membuat kulit tangan bergesekan dengan alat kerja, sehingga berpotensi menyebabkan mata ikan.
  • Bunion, yaitu kondisi yang memicu munculnya penonjolan pada sendi pangkal jempol kaki yang terbentuk dari tulang.
  • Orang dengan kelainan kelenjar keringat.
  • Memiliki bekas luka atau kutil.
  • Mempunyai kebiasaan berjalan dengan sisi dalam atau sisi luar kaki.

Perlukah Mata Ikan Diobati?

Jika terasa sangat mengganggu, mata ikan tentu perlu diobati. Berikut ini beberapa langkah pengobatan untuk mata ikan yang umum direkomendasikan oleh dokter:

  • Prosedur menipiskan lapisan kulit yang menebal dengan pisau. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri, serta membentuk ulang kulit yang sudah menebal karena gesekan berlebihan.
  • Pemberian obat-obatan penghilang mata ikan dan kapalan. Obat-obatan ini bisa dijual bebas dalam bentuk krim atau salep yang berfungsi untuk melunakkan dan mengangkat kulit yang mati.
  • Menggunakan bantalan sepatu yang disesuaikan dengan bentuk kaki.
  • Operasi. Dokter dapat merekomendasikan prosedur ini guna memperbaiki posisi tulang yang mengakibatkan terjadinya gesekan. Namun, tindakan ini umumnya jarang dilakukan.

Itulah penjelasan mengenai bagaimana mencegah mata ikan. Jika bunda atau keluarga mengalami gejala yang tidak kunjung membaik, segera cari pertolongan ahli untuk mengatasi masalah yang bunda alami, ya.