Beranda Persalinan Masalah Medis Yang Dapat Menghambat Proses Menyusui

Masalah Medis Yang Dapat Menghambat Proses Menyusui

Kegiatan menyusui adalah proses pemberian nutrisi dari Bunda kepada anaknya, agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Pemberian ASI yang optimal dan mengandung nutrisi yang berkualitas menjadi penentu bagi kehidupan awal Si kecil. 

Akan tetapi apakah Bunda tahu, jika ada beberapa kondisi dimana Bunda tidak bisa memberikan ASI dengan optimal, hal tersebut adalah:

  • Bunda mengidap sepsis, yaitu komplikasi akibat infeksi yang ditimbulkan dari tekanan darah turun drastis, serta menimbulkan banyak kerusakan organ.
  • Mengidap HSV-1 (Herpes Simplex Virus Type 1), yang merupakan penyakit kelamin, penyakit ini disebabkan dari virus HSV. hal ini ditandai dengan lesi pada alat kelamin, anus, ataupun mulut.
  • Bunda sedang menjalani sitotoksik kemoterapi, merupakan prosedur pengobatan yang dilakukan dengan menggunakan bahan kimia kuat untuk menghambat atau menghentikan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.
  • Bunda dalam masa pengobatan tertentu, seperti obat psikoterapi, obat epilepsi, dan opioids. Hal ini dapat menimbulkan efek kantuk dan depresi. 
  • Penggunaan topical iodine dan radioactive lidine-131 juga membuat Bunda untuk berhenti menyusui sementara waktu.

Jika Bunda berada dalam kondisi tersebut, Bunda disarankan pergi ke dokter untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat dan cepat. Sehingga Bunda dapat kembali menyusui Si kecil.

Bunda dapat menyusui dengan ketentuan tambahan

Beberapa kondisi medis berikut ini, dapat memungkinkan Bunda untuk memberikan ASI kepada Si kecil. Akan tetapi, ada sejumlah kondisi yang perlu Bunda patuhi. Diantaranya:

  • Bunda mengidap abses payudarah. Di Kondisi ini Bunda masih memiliki kesempatan untuk menyusui melalui salah satu payudaranya yang sehat. Sedangkan payudara lainya mendapatkan pengobatan.
  • Bunda mengidap hepatitis. Kesempatan lainnya juga dimiliki oleh Bunda dengan hepatitis. Akan tetapi hal yang perlu Bunda catat, di mana Si kecil sudah mendapatkan vaksin hepatitis dalam waktu 48 jam sejak kelahirannya.
  • Bunda mengidap mastitis. Pemberian ASI dari Bunda dengan mastitis dilakukan dengan cara memerah dan Bunda bisa memberikan ASI kepada Si kecil melalui botol.
  • Bunda mengidap TBC. Bunda masih bisa menyusui Si kecil, selama Bunda melakukan pengobatan TBC yang benar

Kondisi lainya pada Bunda yang memiliki kecanduan terhadap alkohol maupun narkotika. Bunda harus berhenti untuk mengkonsumsi hal tersebut. Jika Bunda merasa berat untuk melepaskannya, Bunda bisa meminta bantuan medis. Bagi Bunda yang kecanduan, maka dokter akan menyarankan untuk melakukan pemberhentian untuk memberikan ASI sementara waktu.