Beranda Keluarga Pantangan Makanan Untuk Pengidap Kista Ovarium

Pantangan Makanan Untuk Pengidap Kista Ovarium

Bagi perempuan kista ovarium adalah hal yang dihindari. Dimana kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang berkembang di dalam ovarium atau di permukaannya. Jenis kista ini cukup umum terjadi di antara para perempuan. Untungnya, sebagian besar kista ovarium tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya.

Walaupun tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya, tapi adakah dampak lain yang ditimbulkan dari kista ovarium ini? untuk lebih lanjut berikut ulasannya.

Sekilas Tentang Kista Ovarium

Perempuan diciptakan dengan memiliki dua ovarium, dimana masing-masing ovarium memiliki ukuran dan berbentuk seperti kacang almond, yang terletak di setiap sisi rahim. Telur (ovum) yang berkembang dan matang di ovarium, dilepaskan dalam siklus bulanan selama usia subur. 

Kebanyakan kista ovarium berkembang sebagai akibat dari siklus menstruasi bunda (kista fungsional). Ovarium perempuan biasanya menumbuhkan struktur seperti kista yang disebut folikel setiap bulan.

Folikel menghasilkan hormon estrogen dan progesteron, serta melepaskan sel telur saat bunda berovulasi. Bila folikel bulanan normal terus tumbuh, hal itu dikenal sebagai kista fungsional. Kista fungsional biasanya tidak berbahaya, jarang menimbulkan rasa sakit dan sering menghilang dengan sendirinya dalam dua atau tiga siklus menstruasi.

Namun, ada juga jenis kista ovarium yang tidak berkaitan dengan fungsi normal dari siklus menstruasi, seperti kista dermoid, kistadenoma, dan endometrioma. Jenis kista tersebut sangat jarang terjadi, tapi kista dermoid dan kistadenoma bisa berbahaya dan terasa menyakitkan.

Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seorang perempuan mengalami kista ovarium:

  • Memiliki masalah hormonal.
  • Kehamilan.
  • Mengalami endometriosis.
  • Mengalami infeksi panggul yang parah.
  • Pernah mengalami kista ovarium sebelumnya.
  • Baca juga: 10 Hal Ini Bisa Menyebabkan Kista Ovarium

Pantangan Makan untuk Pengidap Kista Ovarium

Tahukah bunda, jika nutrisi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi setiap hari bisa mempengaruhi fungsi ovarium dan hormon yang mengatur sistem reproduksi. Itulah mengapa pengidap kista ovarium dianjurkan untuk mengatur pola makan untuk membantu mengobati kondisi kesehatan tersebut.

Bagi bunda yang memiliki kista ovarium, dianjurkan untuk menghindari daging merah dan keju karena bisa meningkatkan risiko jenis kista ovarium tertentu. Sementara memperbanyak konsumsi sayuran hijau bisa memberi perlindungan terhadap kista tersebut. 

PCOS juga bisa menyebabkan seorang perempuan memiliki beberapa kista kecil dalam ovarium. Sebagian perempuan yang mengidap PCOS memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Oleh karena itu, menurunkan berat badan dan menjaga berat badan tetap normal adalah salah satu cara yang bisa membantu mengatasi PCOS. 

Cara agar bisa menurunkan berat badan, pengidap PCOS perlu mengurangi asupan karbohidrat olahan dan makanan olahan, seperti roti putih, kentang, dan apa pun yang dibuat dengan tepung putih. 

Selain itu, bagi buda yang memiliki kista ovarium akibat PCOS biasanya juga mengalami resistensi insulin. Oleh karena itu, pengidap PCOS juga perlu menghindari asupan gula, seperti kue kering, makanan penutup, muffin, dan makanan manis lainnya.

Itulah pantangan makanan untuk pengidap kista ovarium. Bila kamu merasa memiliki kista ovarium, seperti mengalami sakit perut, perdarahan vagina yang parah, atau perdarahan setelah berhubungan seksual, sebaiknya bicarakan dengan dokter. Meskipun menerapkan pola makan sehat adalah hal yang baik, hal itu tidak bisa menggantikan kebutuhan akan obat-obatan atau operasi dalam mengatasi kista ovarium.