Beranda Konsepsi Tak Sengaja Minum Pil KB Saat Hamil, Apakah Berbahaya?

Tak Sengaja Minum Pil KB Saat Hamil, Apakah Berbahaya?

Bunda tanpa sadar sedang mengandung dan tak sengaja meminum pil KB? Lantas, bagaimana efek minum pil KB saat hamil? Apakah berbahaya bagi janin? Apa yang akan terjadi akibat minum pil KB saat hamil? Apakah kondisi ini bisa mengancam keselamatan janin dalam kandungan?. Untuk lebih lanjutnya, bunda bisa simak ulasanya berikut ini.

Efek Minum Pil KB saat Hamil

Meminum pil KB saat hamil bisa menyebabkan gangguan kadar vitamin A dan asam folat, sehingga pembentukan struktur organ dan tubuh janin menjadi tidak maksimal. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai efek minum pil kb saat hamil:

  • Konsentrasi Asam Folat Turun

Asam folat merupakan nutrisi penting dalam proses pembentukan struktur tubuh janin dan organ dalamnya. Terlanjur minum pil KB saat hamil berpotensi menurunkan konsentrasi asam folat di tubuh bunda. Alhasil, proses tumbuh kembang janin dalam kandungan berisiko mengalami gangguan.

  • Konsentrasi Vitamin A Meningkat

Berbeda dengan asam folat yang menurun, pil KB justru akan membuat konsentrasi vitamin A naik drastis. Hal ini dapat meningkatkan risiko kerusakan retina pada bayi. Dengan tingginya kadar vitamin A dalam tubuh, dapat berpotensi menyebabkan kelainan sistem saraf pusat, jantung, telinga, dan tengkorak pada janin.

  • Kesimbangan Hormon Terjanggu

Hormon merupakan faktor penting dalam kehamilan agar janin terpelihara dengan baik. Pil KB mengandung hormon estrogen dan progesteron sintetis. Efek minum pil KB saat hamil 1 bulan atau trimester pertama akan menyebabkan gangguan keseimbangan hormon. Perkembangan janin pun juga bisa berisiko terganggu.

  • Cacat Lahir 

Minum pil KB saat hamil juga dapat meningkatkan risiko cacat lahir pada bayi. Kendati demikian, terlanjur minum pil KB bukanlah satu-satunya faktor penyebab cacat lahir. Masih ada faktor lain yang mempengaruhi hal ini bunda.

  • Kelahiran Ektopik

Risiko kehamilan ektopik dapat meningkat apabila bunda mengonsumsi pil KB mini saat hamil. Pil tersebut hanya berisi hormon progesteron. Ketika kehamilan terjadi di area yang tidak semestinya, embrio sulit bertahan hidup. Ukuran tuba falopi juga tidak cukup besar untuk menampung perkembangan embrio. Kebutuhan darah plasenta pun tidak akan tercukupi, sehingga dapat meningkatkan risiko kematian embrio.

Selain hal-hal tersebut, efek minum pil KB saat hamil yang diduga juga bisa terjadi adalah kelahiran prematur dan keguguran. Namun, hingga saat ini, kelahiran prematur dan keguguran akibat minum pil KB saat hamil masih bersifat dugaan alias belum pasti kebenarannya bunda.

Hal yang perlu bunda ingat, tiap ibu hamil punya kondisi yang berbeda-beda. Jadi, guna menghindari atau mencegah perburukan kondisi saat terjadi efek samping, lebih baik konsultasikan lebih lanjut kepada dokter kandungan.